Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat(Sumbar) menjamin seluruh ruas jalan yang dipergunakan dalam Tour de Singkarak (TdS), akan selesai diperbaiki sebelum acara tahunan itu dimulai pada Oktober 2015.

“Sudah rampung 90 persen, tinggal perbaikan di beberapa ruas di Kabupaten Sijunjung dan Solok Selatan,” kata Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman (Disprasjaltarkim) Sumbar, Suprapto di Padang, Jumat.
Menurut dia, secara umum kualitas jalan di Sumbar baik dan aman untuk dilewati.

“Tambal sulam untuk mengantisipasi lubang di jalan sudah selesai hingga pebalap nanti tidak perlu khawatir,” katanya.

Pekerjaan yang tersisa di Sijunjung menurut dia adalah betonisasi di beberapa titik. Sedangkan di Solok Selatan ada peninggian badan jalan yang rawan banjir.

“Peninggian badan jalan untuk antisipasi banjir ini hanya di bebarapa bagian jalan dan tidak terlalu parah. Di Sumbar memang tidak jalan yang tergenang banjir salama tiga hari,? katanya.

Dia menargetkan September 2015 semua sudah selesai 100 persen dan siap untuk digunakan.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumbar Burhasman Bur menginformasikan TdS 2015 dimulai di Pesisir Selatan, 3 Oktober 2015.

“Grand star etape I dilakukan di Pesisir Selatan kemudian para pebalap sepeda akan melewati Padang dan berakhir di Pariaman dengan rute yang dilalui sepanjang 136 kilometer,” kata dia.

Etape kedua, Minggu (4/10), TdS akan melalui rute sepanjang 120 kilometer dimulai dari Pantai Tiram, Padang Pariaman dan berakhir di Danau Singkarak, Solok. Jalur yang harus ditempuh para peserta yaitu, Pantai Tiram – Lubuk Alung – Padang – Sitinjau Laut – Lubuk Selasih – Solok Kota – Sumani – Dermaga Danau Singkarak.

Pada etape ketiga, Senin (5/10), TdS akan melalui rute sepanjang 157 kilometer. Rute dimulai dari Desa Wisata, Sijunjung dan berakhir di Koto Baru, Dharmasraya. Jalur yang harus ditempuh para peserta yaitu, Sijunjung – Air Paneh – Maloro – Kamang – Kiliranjao – Pulau Punjung – Koto Baru.

Etape empat, Selasa (6/10), TdS akan melalui rute sepanjang 160 kilometer. Rute dimulai dari Muara Labuh, Solok Selatan dan berakhir di Taman Wisata Kandi, Sawahlunto. Jalur yang harus ditempuh para peserta yaitu, Padang Aro – Muara Labuh – Surian – Danau Kembar Bukit Sileh – Solok – Muara Kalaban – Sawahlunto – Kandi.

Etape lima, Rabu (7/10), TdS akan melalui rute sepanjang 145 kilometer. Rute dimulai dari Jam Gadang, Bukittinggi dan berakhir di Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar. Jalur yang harus ditempuh para peserta yaitu, Jam Gadang Bukittinggi – Kapau – Ngarai Sianok – Panta – Malalak – Sicincin – Lembah Anai – Padang Panjang – Rambatan – Tanah Datar.

Pada etape keenam, Kamis (8/10), TdS akan melalui rute sepanjang 135 kilometer. Rute dimulai dari Ngalau Indah, Payakumbuh dan berakhir di Harau, Limapuluh. Jalur yang harus ditempuh para peserta yaitu, Ngalau Indah Payakumbuh – Pakan Rabaa – Balai Tangah – Puncak Pato – Batusangkar – Baso – Payakumbuh – Harau Limapuluh Kota.

Kemudian Etape tujuh, Jumat (9/10), TdS akan melalui rute sepanjang 98 kilometer. Rute dimulai dari Equator Bonjol, Pasaman dan berakhir di Simpang Ampat, Pasaman Barat. Jalur yang harus ditempuh para peserta yaitu, Equator Bonjol – Lubuk Sikaping – Rimbo Panti – Talu – Simpang Ampat.

Etape delapan, Sabtu (10/10), TdS akan melalui rute sepanjang 121 kilometer. Rute dimulai dari Simpang Ampat, Pasaman Barat dan berakhir di Puncak Lawang, Agam. Jalur yang harus ditempuh para peserta yaitu, Simpang Ampat – Kinali – Lubuk Basung – Muko muko – Kelok 44 – Puncak Lawang.

Etape terakhir, Minggu (11/10), TdS akan melalui rute sepanjang 110 kilometer. Rute dimulai dari Secata, Padang Panjang dan berakhir di Pantai Padang. Jalur yang harus ditempuh para peserta yaitu, Padang Panjang – Lembah anai – Sicincin – Padang – Universitas Andalas (Unand) – Pantai Padang.

 

Sumber: Antara/Oleh Agung Pambudi
loading...