30 C
Padang
Kamis, Desember 2, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Pemkab Agam tawarkan 4 Opsi Atasi Kemacetan Akut di Padang Lua
P

Kategori -
- Advertisement -

Pemkab Agam menawarkan empat opsi yang ditawarkan ke masyarakat dan pedagang Padang Lua, yang diharapkan bisa dijadikan solusi mengatasi kemacetan di Padang Lua Kabupaten Agam-Sumbar.

“Kondisi di sekitar Padang Lua, khusus pada hari tertentu, mengalami macet total. Opsi pertama untuk mengantasi masalah ini adalah penertiban lalu lintas. Sebenarnya kami telah mencoba melakukannya, namun tampaknya cara tersebut kurang efektif, karena kepadatan arus lalu lintas itu sudah sangat luar biasa. Tapi kalau memang itu yang diinginkan, kita akan maksimalkan lagi,” ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto, Rabu 25 Februari 2015.

Revitalisasi pasar, menurut Martias Wanto merupakan opsi kedua yang sangat memungkinkan, dimana kawasan Pasar Padang Lua digeser ke dalam hingga beberapa meter. Namun kendala untuk opsi ini menurut Martias Wanto adalah masalah tanah, karena sebagian tanah di Pasar Padang Lua itu merupakan tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Luas tanah PT KAI di kawasan Padang Lua ini mencapai sekitar 2,2 hektare, sementara baru sekitar 5.000-an meter yang dipakai pasar. Ketika melakukan revitalisasi pasar ini, aset PT KAI akan terpakai lebih luas lagi. Jika bisa, semua lahan PT KAI kita manfaatkan. Kalau pasar nantinya sudah direvitalisasi, maka akan dibuat terminal untuk mengantisipasi macet,” tutur Martias Wanto.

Martias Wanto mengatakan, Pemkab Agam telah melakukan perbincangan dengan pihak PT KAI untuk masalah tersebut. Namun Ia mengakui, dibutuhkan pembicaraan tingkat lanjut jika opsi ini merupakan pilihan terbaik. Namun Pemprov Sumbar menurut Martias Wanto telah berjanji akan memfasilitasi Pemkab Agam dengan PT KAI pusat.

Sementara untuk opsi ketiga menurut Martias Wanto adalah memperlebar jalan pada bagian sisi kiri dan kanan, dengan menambah ruas jalan selebar delapan hingga 10 meter. Jika saat ini lebar jalan di Padang Lua hanya delapan meter, nantinya akan diperlebar empat meter pada sisi kiri dan empat meter lagi pada sisi kanan. Jalan inipun nantinya akan dibuka dua jalur.

Namun opsi ini lagi-lagi harus berhadapan dengan PT KAI, karena ada bagian jalan dari arah Kota Padang yang nantinya meggunakan tanah PT KAI.

Jurus pamungkas Pemkab Agam yang menjadi opsi terakhir adalah pembangunan jembatan layang atau fly over sepanjang satu kilometer, yang dimulai sekitar 400 meter sebelum simpang empat lampu merah dari arah Kota Padang hingga 600 meter menuju arah Kota Bukittinggi.

 

Editor: Ronal .B
Sumber: KlikPositif
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img