24 C
Padang
Minggu, Januari 17, 2021
Beritasumbar.com

Pemimpin Tanah Datar Menurut Presfektif Ayat Ayat Politik
P

Kategori -

Memasuki tahun pilkada 2020 yang akan digelar desember mendatang, menjadikan provinsi sumatera barat dan beberapa kabupaten didalamnya sebagai peserta penyelanggara pesta demokrasi tersebut.
Melihat kondisi terkini petarungan para bakal calon yang sudah bermunculan dan memunculkan jargon kampanye masing masing dengan tujuan merebut dan meraih simpati rakyat.
Sejatinya jauh daripada itu, masyarakat tanah datar selain menginginkan pemimpin yang visioner yang mampu menata kabupaten tanah datar kearah lebih baik, bumi luhak nan tuo ini juga butuh beberapa karakter pemimpin, paling tidak 5 ciri ciri pemimpin yang dibutuhkan tanah datar saat ini.
1.) Memiliki Jiwa Keikhlasan.
Pemimpin harus memiliki jiwa ikhlas serta mampu memberi dengan banyak terhadap masyarakat. Memang benarlah demikian, pemimpin adalah orang yang paling banyak berkorban untuk rakyat, meminjam istilah organisasi besar di tanah Air ” BERJASALAH, JANGAN MINTA JASA” itulah karakter pemimpin yang sesungguhnya, sehingga ketika pemimpin berbuat untuk masyarakat, jangankan pujian ucapan terima kasihpun seorang pemimpin sejati jangan pernah mengharapkan dari rakyat.
2.) Memiliki jiwa Kesederhanaan.
Masyarakat tanah datar hari ini, butuh pemimpin yang sederhana. Sederhana yang dimaksud bukan pemimpin yang menderita atau tidak punya modal, namun sederhana yang dimaksud adalah pemimpin yang mampu melihat dan merasakan kondisi masyarakat serta mampu memberikan langsung sentuhan sentuhan untuk mengatasi masalah ditengah masyarakat.
3.) Berdikari.
Pemimpin harus mampu berkreasi sendiri tanpa mengharap atau mengiba pada orang lain. Seorang pemimpin yang kharismatik, tidak akan gentar ketika ditantang dan tidak akan goyah ketika dijatuhkan. Juga pemimpin tidak akan mampu bergerak dan memimpin dengan baik dan maksimal jika berada dibawah interfensi atau pengaruh pihak ketiga lainnya.
4.) Ukhuwah Islamiyah
Nilai nilai persatuan dan nilai nilai persaudaraan sangat dibutuhkan mengalir didalam darah seorang pemimpin, baik itu rasa persaudaraan yang tumbuh secara suku adat dan yang paling utama adalah agama.
Ukhuwah islamiyah bukan hanya sebatas nilai nilai keislaman namun setiap tindakan dan perbuatan yang merujuk pada norma norma agama islam, sehingga menjadikan pemimpin berkarakter agamis.
5.) Kebebasan
Pemimpin harus memiliki dan menampilkan jiwa jiwa kebebasan.
Bebas dalam hal ini adalah bebas dalam berfikir sehingga dituntut untuk berkreasi untuk kemajuan daerah. Dengan jiwa kebebasan ini, menjadikan pemimpin tidak kebal kritik dari masyarakat, Serta mampu mendobrak dan menciptakan gebrakan gebrakan yang selama ini menjadi batasan dalam memajukan daerah.
Oleh : Rezki Aryendi SH
Sumber : Dikutip Dari Berbagai Sumber

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Beberapa Ivent Besar di Disparpora Kota Payakumbuh Terancam Batal Dilaksanakan

Mengingat pandemi covid-19 di Payakumbuh belum sepenuhnya berakhir, beberapa event besar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kota Payakumbuh terancam batal di laksanakan di tahun 2021.
- Advertisement -

Pemko Payakumbuh Gelar Rapat Persiapan Pembentukan Kampung Dan Sekolah Tangguh

Menindaklanjuti hasil rapat Evaluasi Penanganan Covid-19, Pemko Payakumbuh menggelar rapat persiapan pembentukan kampung tangguh dan program sekolah tangguh yang bertempat di Ruang Randang Kantor Wali Kota Payakumbuh, Jumat(8/1/2021).

Momen Goro Di NDB, F-WIN Turun Tangan Bareng Nilmaizar

Momen langka terjadi di Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB). Wali Kota Riza Falepi dan Wakil Wali Kota Erwin Yunaz (F-Win) bersama mantan pelatih Tim Nasional Indonesia Nil Maizar turun lapangan bahu-membahu bergotong royong (Goro) bersama masyarakat setempat membersihkan pekarangan kantor lurah NDB, Jumat (08/01).
- Advertisement -

Seleksi LTMPT Terbuka untuk Jalur Vokasi

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) siap mendukung seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi vokasi se-Indonesia. Selain Politeknik, perguruan tinggi yang memiliki jalur vokasi dapat bergabung pada seleksi yang khusus dibuka untuk jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan.

Turun Tinjau Lokasi Banjir Dan Longsor, Kapolres Pessel Serahkan Bantuan

Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo, S.Ik turun menuju lokasi longsor di Kampung Langgai, Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. Lokasi longsor ini ada sekitar 35 km dari jalan nasional yang melintasi kabupaten ini.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Waspadai ! Perbudakan Intelektual dibalik Akreditasi Perguruan Tiggi

Perguruan Tinggi / Kampus adalah salah satu wadah pendidikan yang sangat berperan penting untuk kemajuan peradaban bangsa dengan mencetak para intelektual yang berkualitas. Melalui keilmuan yang dimilikinya mereka akan terjun kemasyarakat untuk menyelesaikan berbagai problem yang dihadapi.

Menkes: Bantu para Tenaga Medis dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Upaya keras pemerintah dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 di sisi hilir tidak akan lengkap bila tanpa dibarengi dengan upaya di sisi hulu atau pencegahan. Maka itu, kesadaran seluruh pihak untuk melakukan upaya proaktif mencegah penyebaran Covid-19 amat diharapkan.

Keuntungan Berbisnis Kotoran

Mungkin agak tekesan jorok istilah keuntungan berbisnis kotoran ini kita dengar. Tapi hal ini sangat membantu meningkatkan ekonomi para petani. Kotoran disini yang dimaksud adalah kotoran binatang ternak seperti sapi, kambing, kerbau atau lainnya yang banyak di pelihara masyarakat.

Universitas Bung Hatta Padang Tekan MoU dengan Yayasan Madani

Kamis 17 Desember 2020, bertempat di ruang Rektorat Universitas Bung Hatta Padang telah ditanda tangani kesepakatan atau MOU antara universitas Bung Hatta Padang dengan Yayasan Madani yang mempelopori gerakan Kembalikan Marwah Minangkabau.

Politik Dinasti dan Gerbang Meritokrasi

Bagi banyak individual, tata aturan kekerabatan tidaklah secara teoritis mengesampingkan aturan politik. Menurut definisi morgan terdahulu, kekerabatan megatur keadaan socitas dan yang kedua mengatur civitas. Atau menggunakan terminologi yang sering digunakan sekarang ini yang pertama merujuk pada struktur-struktur respositas dan kedua merujuk pada dikotomi yang jelas.

Simalakama Pandemi: Liburan atau Stay at Home?

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih - Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas Corona sudah menjadi beban dunia sejak pertama kalinya China melaporkan adanya penyakit...

Budidaya Sri Rejeki, Pilihan Bisnis Santai Namun Menjanjikan Saat Pandemi

Oleh: Iga Permata Hany & Jelita Putri Adisti Mari mengenal salah satu jenis tumbuhan yang sedang marak dibudidayakan dikalangan ibu-ibu saat ini, siapa lagi kalau...

Indikasi Bunuh Diri Relawan Covid-19 China di Brasil, Ada apa dengan Pengujian Klinis Vaksin Covid-19?

Oleh : Ramadhila Sari - Penulis adalah Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Kasus infeksi Covid-19 meningkat di 80 negara sebagian orang di belahan bumi utara menghabiskan...

Pandemi Covid-19 Dapat Mengancam Penurunan Populasi Hiu?

Oleh: Nada Julista. S - Mahasiswa Biologi FMIPA Unand Selama pandemi Covid-19 ini, tentunya kita dihadapkan dengan pencarian solusi terkait masalah ini dengan berbagai upaya...

Urgensi Vaksin Covid-19

Oleh: Ayu Resti Andrea Suri - Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Baru-baru ini masyarakat telah digencarkan oleh banyaknya vaksin yang beredar untuk mengatasi Covid-19, akan tetapi...
- Advertisement -