24 C
Padang
Selasa, November 30, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Pembangunan Pasar Padang Panjang Menunggu Hasil Audit BPKP
P

Kategori -
- Advertisement -

Duduk sehamparan beramah tamah Pemko Padang Panjang, Muspida, Pimpinan DPRD beserta anggota Parlemen dengan sekitar dua ratusan anggota mewakili komunitas pedagang Pasar Padang Panjang guna membicarakan rencana pembangunan Pasar Pusat Padang Panjang, Sabtu (30/8) di gedung DPR setempat. Beramah tamah tersebut berlangsung lancar yang mengisyarakat penuh rasa kebersamaan menuju Padang Panjang lebi baik ke depannya.

Walikota Padang Panjang H.Hendri Arnis BSBA didampingi Wakil Walikota dr. H. Mawardi, M.KM serta Sekdako Drs. H. Muzwar berharap banyak pada masyarakat pedagang untuk bersabar sesaat kelanjutan rencana pembangunan Pasar Pusat Kota Padang Panjang, dimintanya pengertian masyarakat pedagang itu lantaran belum tebitnya rekomendasi dari hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumbar terhadap legal formal atau keabsahan dari dokumen perencanaan pembangunan pasar yang telah dirancang sebelumnya.

“Sesungguhnya amat saya sadari bahwa rencana pembangunan Pasar Pusat Kota Padang Panjang yang refresentatif, nyaman dan bersih merupakan salah satu program strategis dan menjadi prioritas utama dalam visi dan misi tahun 2013-2018 saat kami terpilih memimpin Pemerintahan Kota Padang Panjang. Meski demikian, kami pun sepenuhnya sangat menyadari bahwa untuk mewujudkan itu tidak sedikit pula persoalan yang harus dihadapi, kami tetap dengan spirit dan semangat serta keingginan yang bersungguh-sungguh bertekad untuk mewujudkannya lantaran telah menjadi dambaan kita semua, “ sebut Wako Hendri Arnis

Kendati selama ini telah diketahui oleh masyarakat luas bahwa pembangunan Pasar Pusat Kota padang Panjang sudah direncanakan sejak tahun 2007 yang digagas oleh walikota sebelumnya yang telah melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan, namun hingga saat ini masih saja belum terealisir. Diakui Hendri Arnis bahwa, dirinya pernah menyampaikan ke tengah masyarakat pedagang bahwa akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan pasar pada bulan Juli 2014.

“Dengan niat baik dan asumsi yang positif, awalnya kami semua berkeyakinan bahwa semua persyaratan ataupun yang berkaitan dengan rencana pembangunan sudah sesuai dengan mekanisme serta ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan pembangunan pasar sudah memenuhi aturan tersebut sehingganya peletakan batu pertama dapat dilakukan serta dilanjutkan dengan proses pembangunannya, “ Hendri Arnis memberi alasan.

Setelah diadakan persiapan, lanjut Hendri Arnis, kemudian meneliti semua aspek yang bertalian dengan dokumen perencanaan pembangunan pasar, baik dari segi keabsahan administrasi dan tahapan, mulai dari proses pengadaan, perencanaan dan pelaksanaan serta disingkronkan dengan kajian terjadap perundang-undangan yang berlaku, ternyata ada beberapa hal yang perlu ditinjau dan disempurnakan kembali.

Kajian-kajian tersebut yang dilakukan sejak tahun 2013 hingga saat ini prosesnya masih berlangsung yang melibatkan dukungan instansi BPKP. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa, jika pembangunan pasa dilaksanakan, dipastikan tidak ada aturan yang dilanggar, tidak berdampak pada perkara hukum yang pada gilirannya merugikan banyak pihak. Audit dari BPKP masih berproses dan pada akhinya nanti akan terbit rekomendasi untuk nantinya akan dijadikan pedoman untuk melaksananakn proses pembangunan pasar pusat Padang Panjang.

Kepada unsur Muspida dan DPRD Padang Panjang, Wako Hendri Arnis tertumpang harapan juga agar ikut mendukung dan saling bersinergi agar teralisir rencana pembangunan pasar pusat Kota Padang Panjang. Diyakini Hendri Arnis, tanpa adanya sinergitas yang kuat maka rencana tersebut tidak akan dapat berjalan dengan baik atau seperti yang diharapkan. Seperti yang dituturkan juga Hendri Arnis, apa yang menjadi curahan perasaan hasrat dan keingginannya untuk membangun kampung halamannya dengan ketulusan dan niat yang bersunguh-sunguh itu sempat menuai isak tangisnya, sehingga mampu menyeret keheningan saat ia tampil di mimbar.

Ketua Sementara DRPD Kota Padang Panjang Drs. H. Asril Kasoema melancar statemen berkepedulian sangat mendalam dan begitu memahami begitu kompleksitasnya persoalan yang dihadapi masa transisi pemerintahan yang dipimpin duet Hendri Arnis dengan Mawardi terhadap lanjutan rencana pembangunan pasar pusat Kota Padang Panjang. Secara kelembagaan DPRD akan mendukung upaya pemko untuk merealisasikan rencana pembangunan pasar.

Sisi lain, Kapolres Padang Panjang AKBP. Djoni Hendra turut memberikan spirit terhadap Pemko Padang Panjang dan masyarakat pedagang terhadap rencana pembangunan pasar terutama dalam menjaga dan mengatur ketertiban, rasa aman dan nyaman di Kota Padang Panjang demi terciptanya rasa berkesinambungan di Kota Seramb Mekah. Kapolres memuji semangat kebersamaan masyarakat dengan terbkti berkurangna berbagai tindakan pelanggaran hukum pada berbagai sektor.

Suara Pedagang

Sidi Zamzali mewakili koleganya mengapresiasi atas segala cara dan upaya Pemko Padang Panjang untuk bisa merealisasikan pembangunan pasar pusat Kota Padang Panjang namun masih tersandung dengan berbagai kendala, sehingga meminta bantuan BPKP untuk mengaudit dan akan menghasilkan rekomendasi pada pemerintah.

Namun Zamzali bersaran agar dalam membuat desain gambar bangunan untuk melibatkan masyarakat pedagang, tujuannya adalah agar nantinya pemerintah bisa membaca selera pedagang yang akan memanfaatkan, karena mereka yang akan memakai. Nantinya, jika sudah sama persepsi tidak terjadi lagi silang pendapat soal desainnya.

Sisi lain Ricki atau dikenal dengan sapaan Datuak Ike menyemangati Pemko Padang Panjang untuk sesegeranya membangun pasar pusat Padang Panjang karena sudah menjadi kebutuhan yang mendesak. Datuak Ike lebih cendrung mensuppor agar pembangunan pasar menggunakan pihak investor ketimbang dana APBD. Baginya, tidak ada jaminan kelancaran dan harga murah jika dibangun dengan dana APBD. Sementara B.St. Pangeran lebih memilih pasar bekas kebakaran dulu sebaiknya direnovasi saja dari pada rencana pembangunannnya tertunda berketerusan.

Selain itu Adit pedagang kaki lima, sangat telah bersepakat untuk mendukung rencana pemerintah untuk membangun pasar pusat Padang Panjang, hanya saja sangat berharap pula agar nantinya pemerintah lebih bijaksana dengan tidak memberangus pedagang kaki lima. Dia berpesan pada walikota agar tetap memberi kesempatan dan menyediakan tempat khusus bagi pedagang kaki lima jika pasar telah dibangun. (humas padang panjang)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img