29 C
Padang
Kamis, Oktober 28, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Pembangunan Ekonomi di Negara Berkembang
P

Kategori -
- Advertisement -

Oleh: Syaiful Anwar, SE., M.Si
(Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Kampus II Payakumbuh)

Sejak berakhirnya Perang Dunia II perhatian terhadap masalah-masalah dan isu mengenai pembangunan ekonomi berkembang dengan pesat. Ada beberapa faktor yang dapat dipandang sebagai penyebab bertambah meluasnya perhatian terhadap pembangunan ekonomi di negara berkembang. Penyebab utama perkembangan tersebut diterangkan dalam uraian berikut :

  1. Keinginan Negara Berkembang untuk Mengatasi Keterbelakangan

Faktor terpenting yang mendorong usaha lebih besar untuk mewujudkan pembangunan ekonomi bersumber dari keinginan negara-negara yang baru mencapai kemerdekaan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakatnya. Setelah mencapai kemerdekaan negara berkembang mulai menekankan kepada usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dan bercita-cita untuk mengejar ketinggalan-ketinggalan mereka dibanding prestasi kemajuan ekonomi yang dicapai negara bekas penjajah mereka. Beberapa negara baru yang muncul setelah Perang Dunia II berakhir adalah India, Pakistan, Srilanka, Myanmar, Filiphina, Indonesia dan Korea. Pada tahun 1950-an lebh banyak lagi daerah terjajah yang mencapai kemerdekaan seperti Malaysia, Singapura, Brunai dan berbagai negara di Afrika.

Beberapa negara tersebut  bukan saja negara yang realatif miskin tetapi juga merupakan negara yang menghadapi masalah penduduk yang serius yaitu jumlah penduduknya cukup besar dan tingkat pertambahannya relatif tinggi. Dalam keadaan seperti itu mewujudkan pembangunan ekonomi merupakan suatu kebutuhan yang sangat mendesak yaitu untuk mengatasi maslah pengangguran, menciptakan kesempatan kerja yang cukup besar dari waktu ke waktu, menigkatkan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pembangunan ekonomi diharapkan kemerdekaan dibidang politik dapat ilengkapi dengan kegiatan perekonomian yang semakin berkembang dan kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat.

  • Sebagai Usaha Membantu Mewujudkan Pembangunan Ekonomi untuk Menghambat Perkembangan Komunisme

Setelah Perang Dunia II timbul perubahan yang sangat besar dalam pola percaturan politik dunia. Paham komunisme telah melahirkan beberapa negara komunis baru. Rusia merupakan negara Komunis pertama yang muncul pada tahun 1917. Di Eropa, Jerman Timur terpisah dari Jerman Barat  dan menjadi negara komunis. Beberapa negara Eropa timur lainnya seperti Polandia, Hongaria, Cekoslovia, Bulgaria dan Rumania dikuasai pemerintahan komunis. Di Asa Vietnam, Korea Utara dan Cina juga dikuasai pemerintahan Komunis. Perubahan ini menimbulkan konflik ideologi yang dikenal sebagai Cold War atau “Perang Dingin”. Tetapi sejak akhir tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an kebanyakan negara tersebut telah mengubah sistem pemerintahan dan ekonominya menjadi sperti yang dijalankan negara-negara Barat. Sedangkan Jerman Timur bergabung dengan Jerman Barat.

Semenjak berkahirnya Perang Dunia II, “Perang Dingin” telah menimbulkan perubahan penting dalam hubungan antara negara maju dan negara berkembang. Sebagai salah satu usaha untu membendung perkembangan Komunisme, negara maju terutama Amerika Serikat  melakukan berbagai usaha untuk mempercepat pembangunan di negara berkembang. Usahanya yang pertama setelah Perang Dunia II tertumpu kepada memulihkan perekonomian di berbagai negara Eropa Barat dan Jepang. Bantuan Amerika serikat dalam membantu Korea. Taiwan dan Thailand banyak dilandaskan kepada pemikiran untuk membendung perluasan paham Komunisme di Asia. Dalam tahun 1950-an hingga tahun 1970-an as juga memberi bantuan pembangunan kepada negara-negara yang relatif netral (tidak pro Komunis atau pro As) seperti India, Indonesia, Mesir dan Ghana untuk menjga agar negara-negara tersebut tidak berubah menjadi negara Komunis.

  • Sebagai Usaha untuk Meningkatkan Hubungan Ekonomi

Bantuan negara maju kepeda usaha pembangunan ekonomi di beberapa negara berkembang juga merupakan sustu alat untuk mempererat hubungan ekonomi dikedua negara tersebut. Hal ini terutama dapat dilihat dengan nyata dalam hubungan negara berkembang dengan bekas jajahannya. Kedua negara ini masih mempunyai posisi yang istimewa dengan negara-negara yang pernah jajahan mereka. Dengan adanya hak istimewa tersebut, negara penjajah masih dapat mengembangkan pasar untuk hasil-hasil industri mereka. Disamping itu negara bekas penjajah maish bsa mempertahankan perusahaan-perusahaan yang telah beroperasi semenjak masa penjajahan. Walau bagaimanapun persaingan di pasar internasional yang semakin berkembang semenjak tahun 1980-an yang datangnya terutama dari Asia Timur mengurangi hubungan yang istimewa tersebut.

  • Berkembangnya Keinginan untuk Membantu Negara Berkembang

Satu faktor penting yang meningkatkan usaha pembangunan di negara berkembang adalah usaha negara maju untuk membantu negara berkembag secara keseluruhan mengatasi pengangguran, keniskinan, kekurangan modal dan berbagai masalah serius lain yang dihadapi.

Adanya keinginan untuk membantu tersebut dapat dilihat dari sifat pinjaman atau bantuan lain yang diberikan. Sebagian dari bantuan lain yang diberikan adalah dalam bentuk grant atau pemberian yang berarti negara berkembang yang menerimanya tidak perlu membayar kembali nilai bantuan yang diberikan. Bantuan yang bersifat pemberian dapat berupa bantuan dana, bantuan teknik dan tenaga ahli, bantuan penelitian dan bantuan dalam bentuk material sperti bahan makanan atau bantuan pembuatan infrastruktur.

#SyaifulAnwar #Unand #Payakumbuh

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img