27 C
Padang
Sabtu, April 17, 2021
Beritasumbar.com

Pandemi Covid-19 Dapat Mengancam Penurunan Populasi Hiu?
P

Kategori -

Oleh: Nada Julista. S – Mahasiswa Biologi FMIPA Unand

Selama pandemi Covid-19 ini, tentunya kita dihadapkan dengan pencarian solusi terkait masalah ini dengan berbagai upaya penelitian, terutama untuk penelitian vaksin Covid-19. Berbagai kandidat dari berbagai negara berpacu untuk memformulasikan vaksin ini yang tentunya melalui berbagai tahap uji klinis sebelum dapat diperbanyak dan disebarluaskan.

Lalu, apa hubungannya dengan menurunnya populasi hiu? Ya, tentu saja ini berhubungan. Telah diketahui bahwa 5 dari 42 kandidat vaksin Covid-19 ini menggunakan senyawa squalene yang berasal dari organ hati hiu. Penggunaan hiu ini tentunya menambah angka penurunannya yang bahkan sebelum pandemi ini telah hilang sebesar 90% dari jumlah yang pernah ada dalam sejarah. Kita tahu bahwa alam bekerja dalam prinsip keseimbangan, sehingga terganggunya salah satu komponen akan menghasilkan implikasi yang luas. Sebagian besar kita tidak akan memperdulikan hal ini sebelum dampaknya kita rasakan di waktu mendatang. Untuk itu, muncul tidaknya dampak tersebut bergantung kepada kita, karena ini adalah masalah kita bersama.

Menurut New York Times, squalene adalah senyawa kimia yang menginisiasi kerja sistem imun dan menstimulasi proteksi dalam tubuh sehingga tubuh lebih tahan terhadap serangan penyakit. Selain itu senyawa ini juga digunakan untuk vaksin Malaria, vaksin Flu, dan pada produk kosmetik, seperti tabir surya. Dari kegunaan senyawa tersebut dapat kita simpulkan bahwa pemakaian squalene ini sudah berlangsung sebelum adanya pandemi Covid-19 ini, yang berarti tingkat kerentanannya akan menurunnya jumlah populasi hiu tentu meningkat dengan bertambahnya kebutuhan akan senyawa ini untuk diformulasikan pada vaksin Covid-19.

Tentunya hal ini tidak dapat dibiarkan. Karena kebutuhan squalene ini untuk vaksin Covid-19 tidak sedikit, dimana untuk menghasilkan 1 ton squalene dibutuhkan 3000 individu hiu untuk diisolasi organ hatinya. Dan ahli konservasi telah menyatakan sekitar 500.000 hiu telah dibunuh untuk keperluan vaksin ini.

Lalu tentunya untuk memenuhi kebutuhan seluruh manusia di dunia akan cukup mengakibatkan pengurangan populasi ini secara besar-besaran bahkan punah, miris sekali. Bukan hanya itu, hal ini dapat merusak habitat hiu dan tentunya dengan pengurangan keberadaan hiu yang tajam ini akan berdampak pada rantai makanan di ekosistem laut. Menurunnya suatu populasi di suatu ekosistem dapat mengakibatkan ketidakseimbangan ekosistem terkait dengan rantai makanan di ekosistem tersebut.

Menurut jurnal Science yang berjudul Trophic Downgrading of Planet Earth (2011), populasi hiu telah berkurang hingga 90% dari jumlah yang pernah ada dalam beberapa dekade. Tidak hanya itu, serigala bahkan hampir punah. Singa yang pada awalnya berjumlah 450.000 individu menurun menjadi 20.000 individu dalam 50 tahun. Dan ini merupakan masalah kita bersama. Dengan menurunnya predator-predator puncak diatas, tentunya dapat menyebabkan perubahan ekosistem dunia secara drastis.

Seberapa besar dampak dari penurunan hingga punahnya predator puncak pada ekosistem dapat kita lihat pada hewan serigala yang sempat punah di kawasan Amerika. Punahnya serigala lokal tersebut mengakibatkan rusa bertumbuh secara liar, melahap vegetasi (pohon Aspen dan Willow muda).

Bukan hanya itu, mereka juga menghancurkan vegetasi sungai yang menyebabkan menurunnya jumlah burung dan berang-berang serta meningkatkan erosi tanah akibat kurangnya naungan dari pohon di tepi sungai. Contoh lainnya adalah menurunnya jumlah populasi macan tutul dan singa di kawasan Afrika yang menyebabkan populasi baboon menjadi berlimpah. Hal ini mengakibatkan baboon menginvasi populasi manusia. Dan yang lebih mengejutkan lagi, baboon ini membawa parasit usus kepada populasi manusia.

Dan tentunya pengaruh dari menurunnya populasi hiu juga telah diamati oleh para peneliti. Dengan menurunnya jumlah populasi hiu menyebabkan melimpahnya populasi ikan duyung (herbivora). Akibatnya, padang rumput laut hancur oleh ikan duyung yang tumbuh secara liar yang tentunya merusak keseimbangan ekosistem dan terganggunya rantai makanan pada ekosistem laut sehingga ikan duyung harus mencari alternatif lain setelah kehancuran padang rumput laut. Tidak hanya ikan duyung saja yang bergantung pada rumput laut, tetapi juga hewan lain seperti penyu, hiu martil, dan bahkan hiu kepala sekop (Bonnethead) meski masih dalam penelitian.

Dengan dampak yang telah muncul belakangan ini, sebaiknya kita dapat memulai upaya perbaikan dan pengawasan terkait hal ini. Kita dapat upayakan dari hal-hal yang dekat dengan kita, misalnya dengan menyosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya konservasi sumber daya ikan yang diatur dalam UU RI No. 45 tahun 2009. Karena pada kebanyakan kasus, para pelaku tidak memiliki pemahaman akan dampak yang ditimbulkan di waktu yang akan datang. Dengan demikian, maka akan timbul rasa kesadaran akan pentingnya eksistensi suatu jenis makhluk hidup terhadap ekosistem.

Kemudian, mungkin kita dapat mengupayakan penggunaan alternatif lain untuk semua produk yang menggunakan bahan dari hiu ini, jika memungkinkan dapat dikembangkan dalam bentuk sintetis. Kita sebaiknya menggunakan bahan lain yang jumlahnya masih berlimpah dan dapat digunakan secara berkesinambungan. Kita juga dapat menghindari mengonsumsi produk berbahan hiu ini untuk mendukung menurunnya kegiatan ilegal yang hanya memikirkan keuntungan pribadi saja. Dan yang terakhir, tidak memandang hewan ini sebagai hewan yang mengancam bagi manusia, sehingga kegiatan pembunuhan secara besar-besaran tidak dapat terjadi lagi.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.
- Advertisement -

Sarang Tawon Di Depan SPBU Ngalau Dibasmi Damkar Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Keberadaan sarang tawon di pohon pelindung tepatnya di depan SPBU Ngalau, Jalan Soekarno Hatta sangat meresahkan warga. Hal itu diketahui berawal dari postingan di grup facebook Informasi Payakumbuh dan Limapuluh Kota, ada warga yang mengingatkan pengendara untuk hati-hati dengan adanya keberadaan sarang tawon tersebut pada Sabtu, 10 April 2021 sore.

Pemko Payakumbuh Terima Penghargaan Dari BI Sumatera Barat

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, – Pemerintah Kota Payakumbuh menerima penghargaan dari Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat sebagai Kota yang telah melaksanakan pembentukan dan penandatanganan SK Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumatera Barat yang diserahkan secara langsung oleh Gubernur Sumatera Barat yang dalam hal ini diwakilkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Benni Warlis di Kantor Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat, Jumat (9/4).
- Advertisement -

Bupati Padang Pariaman Kukuhkan H. Mahyudin Putra Minang, SE Cs Jadi Koordinator Pengurus Ranah dan Rantau Secara Nasional

JAKARTA - Ranah dan Rantau harus bersinergi untuk kemajuan kampung halaman. Acara Silaturahmi Ranah dan Rantau dengan Pemkab Padang Pariaman dilaksanakan di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta pada Sabtu malam (10-04-2021)

Pemko Payakumbuh Terima Penghargaan Dari BI Sumatera Barat

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, – Pemerintah Kota Payakumbuh menerima penghargaan dari Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat sebagai Kota yang telah melaksanakan pembentukan dan penandatanganan SK Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumatera Barat yang diserahkan secara langsung oleh Gubernur Sumatera Barat yang dalam hal ini diwakilkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Benni Warlis di Kantor Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat, Jumat (9/4).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -