27 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Nauclea Orientalis, Bunga Yang Mirip Virus Corona.
N

Apakah Bunga yang Mirip Dengan Corona Ini Juga Bisa Menyembuhkan Penderitanya?

- Advertisement -

Oleh: Lidia Gusvita Nasra ~ Mahasiswa Biologi, Universitas Andalas, Padang

Tak hanya perkembangan kasus virus corona yang dibicarakan saat ini, namun dihebohkan juga dengan hadirnya bunga mirip virus corona. Walaupun bunga tersebut sudah lama adanya tetapi baru akhir-akhir ini dihebohkan karena adanya kemiripan bentuk dari bunga tersebut yang menyerupai virus corona. Namun, apakah manfaat dari bunga tersebut? Apakah bisa mencegah penderita corona? Atau hanya memiliki bentuk yang sama dengan virus corona?

Nauclea orientalis, itulah nama dari bunga yang disebut-sebut mirip bentuk virus corona. Bunga ini dikenal juga dengan nama Gempol dan jika dilihat sekilas bentuknya menyerupai seperti buah rambutan yang khas dengan ciricirinya yaitu memiliki rambut pada bagian luarnya, namun jika dilihat dengan jarak dekat bunga ini memang mirip seperti bentuk virus corona. Bentuknya yang bulat sempurna, didominasi dengan warna kuning dan terdapat serat-serat yang menjulur keluar. Gempol ini termasuk dalam suku Rubiaceae, satu kelompok dengan tanaman kopi, selain itu juga memiliki keunggulan dapat merehabilitasi lahan basah untuk mencegah erosi. Batang pohonnya yang besar dan kuat juga bisa digunakan sebagai bahan bangunan, dan tidak hanya itu bunga mirip virus corona ini kerap mengeluarkan aroma wangi di saat-saat tertentu.

Secara umum penanaman tanaman hutan seperti Gempol ini di hutan rakyat masih menggunakan benih yang rendah kualitasnya terutama kualitas genetik. Umumnya para petani hanya menggunakan sumber benih dari beberapa pohon saja secara terus-menerus. Kebiasaan tersebut berakibat pada penurunan kualitas genetik pada generasi berikutnya, yang selanjutnya akan berdampak terhadap rendahnya produktivitas tegakan di hutan rakyat. Untuk itu sangat penting memperhatikan keragaman pohon induknya.

Disebutkan dalam sebuah jurnal menurut Dayan (2010), Nauclea orientalis ini merupakan salah satu jenis pohon tropis yang multiguna, yaitu sebagai penghasil kayu untuk memenuhi kebutuhan industri perkayuan, bahan obat-obatan, serta sebagai tanaman untuk rehabilitasi lahan terdegradasi khususnya lahan basah. Tumbuhan ini memiliki kisaran habitat yang luas, baik di ekosistem lahan basah diantaranya di rawa, gambut, dan hutan sepanjang aliran sungai maupun lahan kering seperti savanna dan padang rumput. Tumbuhan ini dapat ditemukan mulai dari wilayah pantai sampai pada ketinggian 1400 m dpl, namun tumbuh pada tanah alluvial di sepanjang tepi sungai.

Nauclea orientalis mengandung kelompok bunga harum berbentuk bola yang berkembang menjadi buah yang bisa dimakan tapi pahit dan berukuran sebesar bola golf. Kayu lunak yang berwarna kekuningan sampai jingga juga digunakan untuk kayu dan ukiran kayu serta pengobatan tradisional.

Nauclea orientalis ini termasuk salah satu pohon yang memiliki banyak manfaat baik dari kayu, bunga, buah maupun daunnya. Menurut jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan (2014), tumbuhan ini dikenal sebagai penghasil kayu untuk memenuhi kebutuhan industri, antara lain perkayuan, pulp dan kertas, bahan obat, serta sebagai fitoremediasi. Selain itu juga dapat digunakan dalam rehabilitasi lahan yang tergenang air, namun dengan ketersediaan benih yang masih terbatas menyebabkan bibit tumbuhan ini masih sulit untuk diperoleh. Kegunaan lain yang tidak kalah penting adalah sebagai penahan erosi pada daerah sekitar sungai, sebagai tanaman reklamasi, dan juga tanaman hias.

Nauclea orientalis termasuk tumbuhan obat tradisional yang bersifat anti mikroba dan anti parasit. Sebagai tumbuhan obat, daun dan kulitnya dapat dimanfaatkan untuk obat sakit perut, mempercepat penyembuhan oleh gigitan hewan dan juga luka. Luka terbuka yang dibalurkan dengan ekstrak kulit kayu ini dapat mempercepat proses penyembuhan luka yang dialami. Selain itu, daunnya juga bisa digunakan untuk menyembuhkan sakit gigi dengan cara menempelkan daun langsung pada bagian gigi yang sakit. Itulah beberapa manfaat dari tumbuhan ini. Lalu, bagaimana dengan penyembuhan bagi penderita virus corona?

Bagi masyarakat yang baru mengenal tumbuhan ini akan mengira tumbuhan tersebut ada kaitannya dengan virus corona. Namun sejauh ini, para ahli dan tim medis lainnya belum menafsirkan tumbuhan ini dapat menyembuhkan penderita virus corona. Tak lain hanya bentuk bunga dari tumbuhan ini yang menjadi sorotan khalayak ramai sehingga disebar luaskan di sosial media karena bentuknya yang serupa dengan virus corona. Meskipun memiliki manfaat sebagai anti mikroba dan anti parasit tetapi penyebaran virus corona pada saat ini belum bisa dikatakan dapat disembuhkan dengan tumbuhan Nauclea orientalis ini.

Untuk tumbuhan Nauclea orientalis bukan hanya memiliki bentuk yang cantik dan unik, tetapi juga memiliki peristiwa yang bisa dianggap unik. Pada saat berbunga di akhir musim hujan, tumbuhan Nauclea orientalis menyajikan bunga semarak begitu indah dan tentunya akan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar yang melihat langsung peristiwa tersebut. Ditambahkan juga mampu menyerap logam berat dalam jumlah yang besar dan penyimpanannya di akar sehingga cocok untuk melakukan pembersihan tanah-tanah yang terkotaminasi logam berat.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img