27 C
Padang
Senin, Januari 18, 2021
Beritasumbar.com

Nauclea Orientalis, Bunga Yang Mirip Virus Corona.
N

Apakah Bunga yang Mirip Dengan Corona Ini Juga Bisa Menyembuhkan Penderitanya?

Oleh: Lidia Gusvita Nasra ~ Mahasiswa Biologi, Universitas Andalas, Padang

Tak hanya perkembangan kasus virus corona yang dibicarakan saat ini, namun dihebohkan juga dengan hadirnya bunga mirip virus corona. Walaupun bunga tersebut sudah lama adanya tetapi baru akhir-akhir ini dihebohkan karena adanya kemiripan bentuk dari bunga tersebut yang menyerupai virus corona. Namun, apakah manfaat dari bunga tersebut? Apakah bisa mencegah penderita corona? Atau hanya memiliki bentuk yang sama dengan virus corona?

Nauclea orientalis, itulah nama dari bunga yang disebut-sebut mirip bentuk virus corona. Bunga ini dikenal juga dengan nama Gempol dan jika dilihat sekilas bentuknya menyerupai seperti buah rambutan yang khas dengan ciricirinya yaitu memiliki rambut pada bagian luarnya, namun jika dilihat dengan jarak dekat bunga ini memang mirip seperti bentuk virus corona. Bentuknya yang bulat sempurna, didominasi dengan warna kuning dan terdapat serat-serat yang menjulur keluar. Gempol ini termasuk dalam suku Rubiaceae, satu kelompok dengan tanaman kopi, selain itu juga memiliki keunggulan dapat merehabilitasi lahan basah untuk mencegah erosi. Batang pohonnya yang besar dan kuat juga bisa digunakan sebagai bahan bangunan, dan tidak hanya itu bunga mirip virus corona ini kerap mengeluarkan aroma wangi di saat-saat tertentu.

Secara umum penanaman tanaman hutan seperti Gempol ini di hutan rakyat masih menggunakan benih yang rendah kualitasnya terutama kualitas genetik. Umumnya para petani hanya menggunakan sumber benih dari beberapa pohon saja secara terus-menerus. Kebiasaan tersebut berakibat pada penurunan kualitas genetik pada generasi berikutnya, yang selanjutnya akan berdampak terhadap rendahnya produktivitas tegakan di hutan rakyat. Untuk itu sangat penting memperhatikan keragaman pohon induknya.

Disebutkan dalam sebuah jurnal menurut Dayan (2010), Nauclea orientalis ini merupakan salah satu jenis pohon tropis yang multiguna, yaitu sebagai penghasil kayu untuk memenuhi kebutuhan industri perkayuan, bahan obat-obatan, serta sebagai tanaman untuk rehabilitasi lahan terdegradasi khususnya lahan basah. Tumbuhan ini memiliki kisaran habitat yang luas, baik di ekosistem lahan basah diantaranya di rawa, gambut, dan hutan sepanjang aliran sungai maupun lahan kering seperti savanna dan padang rumput. Tumbuhan ini dapat ditemukan mulai dari wilayah pantai sampai pada ketinggian 1400 m dpl, namun tumbuh pada tanah alluvial di sepanjang tepi sungai.

Nauclea orientalis mengandung kelompok bunga harum berbentuk bola yang berkembang menjadi buah yang bisa dimakan tapi pahit dan berukuran sebesar bola golf. Kayu lunak yang berwarna kekuningan sampai jingga juga digunakan untuk kayu dan ukiran kayu serta pengobatan tradisional.

Nauclea orientalis ini termasuk salah satu pohon yang memiliki banyak manfaat baik dari kayu, bunga, buah maupun daunnya. Menurut jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan (2014), tumbuhan ini dikenal sebagai penghasil kayu untuk memenuhi kebutuhan industri, antara lain perkayuan, pulp dan kertas, bahan obat, serta sebagai fitoremediasi. Selain itu juga dapat digunakan dalam rehabilitasi lahan yang tergenang air, namun dengan ketersediaan benih yang masih terbatas menyebabkan bibit tumbuhan ini masih sulit untuk diperoleh. Kegunaan lain yang tidak kalah penting adalah sebagai penahan erosi pada daerah sekitar sungai, sebagai tanaman reklamasi, dan juga tanaman hias.

Nauclea orientalis termasuk tumbuhan obat tradisional yang bersifat anti mikroba dan anti parasit. Sebagai tumbuhan obat, daun dan kulitnya dapat dimanfaatkan untuk obat sakit perut, mempercepat penyembuhan oleh gigitan hewan dan juga luka. Luka terbuka yang dibalurkan dengan ekstrak kulit kayu ini dapat mempercepat proses penyembuhan luka yang dialami. Selain itu, daunnya juga bisa digunakan untuk menyembuhkan sakit gigi dengan cara menempelkan daun langsung pada bagian gigi yang sakit. Itulah beberapa manfaat dari tumbuhan ini. Lalu, bagaimana dengan penyembuhan bagi penderita virus corona?

Bagi masyarakat yang baru mengenal tumbuhan ini akan mengira tumbuhan tersebut ada kaitannya dengan virus corona. Namun sejauh ini, para ahli dan tim medis lainnya belum menafsirkan tumbuhan ini dapat menyembuhkan penderita virus corona. Tak lain hanya bentuk bunga dari tumbuhan ini yang menjadi sorotan khalayak ramai sehingga disebar luaskan di sosial media karena bentuknya yang serupa dengan virus corona. Meskipun memiliki manfaat sebagai anti mikroba dan anti parasit tetapi penyebaran virus corona pada saat ini belum bisa dikatakan dapat disembuhkan dengan tumbuhan Nauclea orientalis ini.

Untuk tumbuhan Nauclea orientalis bukan hanya memiliki bentuk yang cantik dan unik, tetapi juga memiliki peristiwa yang bisa dianggap unik. Pada saat berbunga di akhir musim hujan, tumbuhan Nauclea orientalis menyajikan bunga semarak begitu indah dan tentunya akan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar yang melihat langsung peristiwa tersebut. Ditambahkan juga mampu menyerap logam berat dalam jumlah yang besar dan penyimpanannya di akar sehingga cocok untuk melakukan pembersihan tanah-tanah yang terkotaminasi logam berat.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Momen Goro Di NDB, F-WIN Turun Tangan Bareng Nilmaizar

Momen langka terjadi di Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB). Wali Kota Riza Falepi dan Wakil Wali Kota Erwin Yunaz (F-Win) bersama mantan pelatih Tim Nasional Indonesia Nil Maizar turun lapangan bahu-membahu bergotong royong (Goro) bersama masyarakat setempat membersihkan pekarangan kantor lurah NDB, Jumat (08/01).
- Advertisement -

Melahirkan Kepercayaan Masyarakat Untuk di Vaksinasi

Untuk lahirkan Kepercayaan Masyarakat Pada Vaksin Covid-19 pemerintah perlu lebih transparan soal vaksin Covid-19, terutama pada aspek keamanan dan biaya.

Beberapa Ivent Besar di Disparpora Kota Payakumbuh Terancam Batal Dilaksanakan

Mengingat pandemi covid-19 di Payakumbuh belum sepenuhnya berakhir, beberapa event besar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kota Payakumbuh terancam batal di laksanakan di tahun 2021.
- Advertisement -

Turun Tinjau Lokasi Banjir Dan Longsor, Kapolres Pessel Serahkan Bantuan

Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo, S.Ik turun menuju lokasi longsor di Kampung Langgai, Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. Lokasi longsor ini ada sekitar 35 km dari jalan nasional yang melintasi kabupaten ini.

Waspadai ! Perbudakan Intelektual dibalik Akreditasi Perguruan Tiggi

Perguruan Tinggi / Kampus adalah salah satu wadah pendidikan yang sangat berperan penting untuk kemajuan peradaban bangsa dengan mencetak para intelektual yang berkualitas. Melalui keilmuan yang dimilikinya mereka akan terjun kemasyarakat untuk menyelesaikan berbagai problem yang dihadapi.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Melahirkan Kepercayaan Masyarakat Untuk di Vaksinasi

Untuk lahirkan Kepercayaan Masyarakat Pada Vaksin Covid-19 pemerintah perlu lebih transparan soal vaksin Covid-19, terutama pada aspek keamanan dan biaya.

Ribuan Guru Di Payakumbuh Telah Ikuti Rapid Tes

Payakumbuh, beritasumbar.com - Ribuan guru di Kota Payakumbuh mengikuti rapid tes antibodi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) di sekolah. "Sekarang proses belajar...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...

Hadapi Pemberian Vaksin, Payakumbuh Siapkan 49 Vaksinator

Payakumbuh, beritasumbar.com - Menghadap pemberian vaksin, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meyiapkan 49 tenaga vaksin. Petugas tersebut yang akan memberikan vaksin...

Waspadai ! Perbudakan Intelektual dibalik Akreditasi Perguruan Tiggi

Perguruan Tinggi / Kampus adalah salah satu wadah pendidikan yang sangat berperan penting untuk kemajuan peradaban bangsa dengan mencetak para intelektual yang berkualitas. Melalui keilmuan yang dimilikinya mereka akan terjun kemasyarakat untuk menyelesaikan berbagai problem yang dihadapi.

Menkes: Bantu para Tenaga Medis dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Upaya keras pemerintah dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 di sisi hilir tidak akan lengkap bila tanpa dibarengi dengan upaya di sisi hulu atau pencegahan. Maka itu, kesadaran seluruh pihak untuk melakukan upaya proaktif mencegah penyebaran Covid-19 amat diharapkan.

Keuntungan Berbisnis Kotoran

Mungkin agak tekesan jorok istilah keuntungan berbisnis kotoran ini kita dengar. Tapi hal ini sangat membantu meningkatkan ekonomi para petani. Kotoran disini yang dimaksud adalah kotoran binatang ternak seperti sapi, kambing, kerbau atau lainnya yang banyak di pelihara masyarakat.

Dinkes Payakumbuh Kirim Data Petugas Kesehatan Yang Akan Divaksin

Payakumbuh, beritasumbar.com -Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat telah mengirimkan nama-nama petugas kesehatan ke pemerintah pusat untuk nantinya dilakukan vaksin COVID-19. "Seluruh petugas...

Universitas Bung Hatta Padang Tekan MoU dengan Yayasan Madani

Kamis 17 Desember 2020, bertempat di ruang Rektorat Universitas Bung Hatta Padang telah ditanda tangani kesepakatan atau MOU antara universitas Bung Hatta Padang dengan Yayasan Madani yang mempelopori gerakan Kembalikan Marwah Minangkabau.

Politik Dinasti dan Gerbang Meritokrasi

Bagi banyak individual, tata aturan kekerabatan tidaklah secara teoritis mengesampingkan aturan politik. Menurut definisi morgan terdahulu, kekerabatan megatur keadaan socitas dan yang kedua mengatur civitas. Atau menggunakan terminologi yang sering digunakan sekarang ini yang pertama merujuk pada struktur-struktur respositas dan kedua merujuk pada dikotomi yang jelas.
- Advertisement -