28.8 C
Padang
Wednesday, November 25, 2020
Beritasumbar.com

Nan Jombang Dance Company Akan Bawa SangHawa ke Swedia
N

Kategori -

BeritaSumbar.com, PADANG – Grup tari kontemporer asal Sumatera Barat, Nan Jombang Dance Company akan tampil membawakan tari SangHawa pada acara Uppsala Konsert and Kongress K.R.O.P.P, yang akan dilangsungkan dari tanggal 24 – 31 Januari 2017 di Uppsala – Swedia, dengan tema Mensyukuri Raga. Tari SangHawa hasil karya Ery Mefri ini akan disajikan oleh penari Angga Mefri dan Rio Mefri.

Acara ini merupakan pentas internasional, guna mengetengahkan karya konseptual, tari, film, talkshow, lokakarya, dengan tema yang beragam. Dijadwalkan dua hari untuk penampilan koreografi, tarian, seni pertunjukan dan ekspresi tubuh. Nan Jombang Dance Company akan tampil di hari Sabtu, 28 Januari 2017, pada jam 20.00 – 20.40 waktu setempat.

“Tak mungkin ada peluang lagi yang tersisa saat semua wanita tak ingin lagi bernafas ketika bertahta sebelum subuh,” kata Ery Mefri menjelaskan sinopsis dari tari SangHawa, ketika kami wawancarai, 16/1/2017.

Di luar negeri, selain tari SangHawa, Nan Jombang Dance Company juga pernah menampilkan tari kontemporer Minangkabau lainnya, masih karya dari Ery Mefri, seperti; Rantau Berbisik, Sarikaik, Garih ka Pintu, Cangka, Sangketo Kato, Tarian Malam, dan lainnya.

Nan Jombang Dance Company adalah grup tari yang didirikan oleh Ery Mefri. Tarian yang dibawakan oleh Nan Jombang Dance Company biasanya adalah tarian kontemporer Minangkabau hasil karya Ery Mefri.

“Karya-karya tari kontemporer saya berangkat dari kesenian silat dan randai milik Minangkabau, dengan tujuan untuk melestarikan dan mengenalkannya pada nasional dan internasional. Karena saya sangat mencintai Sumarera Barat dengan Minangkabau-nya. Bisa saja pada penampilan Nan Jombang akan membuat para penonton menangis, karena karya yang saya angkat adalah tentang penderitaan-penderitaan yang biasa dialami oleh para wanita,” kata Ery Mefri menambahkan.

Dan Ery Mefri juga mengatakan, “Meskipun Nan Jombang Dance Company berasal dari Padang, Sumatera Barat, ketika kami tampil, negara-negara luar mengakuinya sebagai kekayaan seni tradisi dan budaya milik Indonesia.”

Tari SangHawa sudah sembilan kali ditampilkan pada beberapa negara, di acara; Festival Theater Der Welt di Mulheim An Der Rurhr Und Essen – Jerman (Juni 2010), Darwin Festival – Australia (Agustus 2010), Caims Festival – Australia (September 2010), Brisbane Festival – Australia (September 2010), OzAsia Festival – Australia (September 2010), Malay Culture Fest – Singapura (Oktober 2014), Asean Performing Arts Markest – Jepang (Juli 2016), Galeri Indonesia Kaya – Jakarta (November 2016), dan juga baru saja ditampilkan pada acara @merika – Jakarta (November 2016).

Selain Nan Jombang Dance Company, acara ini juga akan menampilkan Project O dari Inggris, Tove Sahlin / Shake It Collaboration dari Stockholm, VestAndPage (Verena Stenke and Andrea Pagnes) dari Italia, dan SU-EN dari Jepang.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Dihari Kedua Pelaksanaan Pasar Murah Berlangsung Pada 5 Kelurahan di Kota Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Dihari kedua pelaksanaan bazar/pasar murah, Pemko Payakumbuh melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar acara yang dipelopori oleh Dinas Pangan Provinsi Sumatra...

Gaji THL di Payakumbuh dipastikan berkurang pada 2021

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Meski sempat mendapatkan penolakan dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), gaji Tenaga Harian Lepas di Kota Payakumbuh...

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...

DIKLATSAR Pecinta Alam Penting Bagi Pendaki Modern Maupun Pendaki Pemula

Oleh : SEPTIANI (Raff 400 Tst) ~ Mahasiswa Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Diklatsar Pecinta Alam, sebuah kata yang...

Atan, Anak Berkebutuhan Khusus Diajak Wawako Keliling Kota Payakumbuh Dengan BA 2 M

Payakumbuh --- Saat menyusuri jalanan indah yang dibuat melalui program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) untuk Payakumbuh di Kelurahan Parik Rantang, Kecamatan Payakumbuh...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

KPK Menyerahkan Aset BMN Untuk Mendukung Operasional Kantor KASN

Bertempat di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/11/20) diselenggarakan acara serah terima penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari...

Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, HY Dijemput Paksa

Riau,- Akhirnya Oknum ustad kondang HY Resmi ditahan oleh unit Reskrim Polsek kota Pekanbaru pada 22 November 2020 dimapolsek kota Pekanbaru...

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...

Zulkifli Hasan Harus Banyak Belajar Dari Prestasi Irwan Prayitno Dan Mahyeldi

Oleh Reido Deskumar Kedatangan Zulkifli Hasan Ketua Umum PAN ke Sumbar beberapa waktu lalu, membuat pernyataan yang justru menyudutkan...

IMO-Indonesia Siap Gaungkan Wisata Nusantara

JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal dan Khasanah Budaya

BOGOR - Bangsa Indonesia ini lahir terdiri dari berbagai Suku, adat- istiadat, budaya, agama, dan memiliki kearifan lokal dimasing-masing daerah. Bangsa Indonesia...

Sistem Pembelajaran Tatap Muka Bergantung Perkembangan Penanganan Covid-19 di Daerah

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait kemungkinan diadakannya kembali Pembelajaran Tatap Muka pada...

Pengembangan Sektor Pangan Butuh Cara-Cara Baru yang Inovatif

Jakarta,- Kebutuhan yang sangat besar masyarakat dunia terhadap pangan membuka peluang yang amat besar dan akan terus bertumbuh bagi sektor tersebut. Pengembangan...
- Advertisement -