23 C
Padang
Rabu, Oktober 20, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Musda X DPD Golkar Kota Bukittinggi Melanggar AD dan ART
M

Kategori -
- Advertisement -

Bukittinggi, beritasumbar.com — Ketua Pimpinan Sidang Musda X DPD GOLKAR Kota Bukittinggi, Aguswanto mengatakan, Musyawarah Daerah ke X kota Bukittinggi pada 8 April 2021 telah melanggar AD dan ART partai GOLKAR.

Demikian disampaikan kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Jumat (9/4/2021) dini hari.

Aguswanto menerangkan, bahwa ia telah memimpin sidang, telah berjalan dengan aman. Saat sampai pada paripurna ke-4, tetang pencalon, timbul masalah ada surat dukungan ganda pimpinan kecamatan ke kepada dua calon.

Berdasarkan AD dan ART partai, jika dukungan ganda maka pencalonan menjadi persyaratan 30 persen calon menjadi batal.

“Maka dengan itu, pimpinan sidang atas persetujuan peserta musda menskors sidang sampai waktu tidak ditentukan,” jelas Aguswanto.

Aguswanto dipilih peserta menjadi ketua pimpinan ini menerangkan bahwa, Kamasril Katik Nan Kayo melanjutkan sidang tanpa dihadiri unsur DPD GOLKAR Provinsi Sumbar, dan mensyahkan calon serta menyatakan terpilihnya Kamasril Katik Nan Kayo, jelas yang nyata-nyata melanggar AD dan ART partai GOLKAR.

Aguswanto yang telah diberi mandat untuk memimpin sidang Musda X GOLKAR kota Bukititinggi dengan fakta dan bukti materil ketika memimpin sidang, melaporkan proses Musda ke X itu ke DPD partai GOLKAR provinsi Sumbar.

Jubir partai GOLKAR provinsi Sumbar ini, berharap semoga DPD GOLKAR provinsi Sumbar agar bisa memutuskan persoalan musda X kota Bukittinggi.

Menurut Aguswanto, pihak Kamasril Katik Nan Kayo beserta kawan-kawan telah mengangkangi AD dan ART partai GOLKAR.

Untuk diketahui, Musda ke-X Partai Golkar Kota Bukittinggi di hotel Dymens, Kamis (8/4/2021), berlansung ricuh. Kericuhan terjadi pada saat akan dilakukan pemilihan Ketua DPD Golkar Bukittinggi periode 2021 – 2026.

Ketua Pimpinan Sidang Musda X DPD GOLKAR Kota Bukittinggi, Aguswanto mengatakan, sidang diskor dengan batas waktu tidak ditentukan. Usai keluar ruang sidang, beberapa kader Golkar marah dan bahkan ada yang membanting gelas hingga pecah.

Musda yang sejatinya akan memilih Ketua DPD GOLKAR kota Bukittinggi akhirnya terhenti. Para pendukung dua kandidat, yakni mantan Sekretaris Golkar Bukittinggi, Kamasril Katik Nan Kayo dan Dedi Chandra terlibat argumen.

Setelah kandidat dari Dedi Chandra meninggalkan lokasi Musda. Keributan di ruang sidang masih berlangsung. Amarah dari pendukung Kamasril Katik Nan Kayo, dilontarkan ke Yulman Hadi, sebelumnya menjabat Plt Ketua DPD Golkar Bukittinggi.

Suasana Musda dirasa kurang kondusif, akhirnya Yulman Hadi meninggalkan Musda. Yulman Hadi dan Aguswanto, tak terlihat lagi di lokasi Musda.Termasuk kandidat dari Dedi Chandra, juga tidak berada di lokasi.

Dianggap telah mulai kondusif, Musda X DPD GOLKAR kota Bukittinggi lalu dilanjutkan oleh tiga unsur anggota sidang yakni, Khasmirudin, Vina Kumala dan Permaideni, meski tanpa adanya Yulman Hadi dan Ketua Pimpinan Sidang Musda X DPD GOLKAR Kota Bukittinggi Aguswanto.

Sidang berlangsung tanpa adanya Ketua Pimpinan Sidang Musda X DPD GOLKAR kota Bukittinggi tersebut, menetapkan Kamasril Katik Nan Kayo sebagai Ketua DPD Golkar Bukittinggi 2021 – 2026.

Ketua terpilih DPD Golkar Bukittinggi, Kamasril Katik Nan Kayo mengatakan, terpilih sebagai ketua DPD Golkar Bukittinggi, ia akan siap memenangkan parti pada Pilpres untuk Bukittinggi dan Pileg 2024.

“Saya siap membawa Golkar sebagai partai pemenang di 2024 mendatang,” tegas Kamasril. (adil)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img