25 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Menanamkan Adaptasi Kebiasaan Hidup Baru (New Normal) Pada Santri TPA di Kota Padang
M

Kategori -
- Advertisement -

Padang,BeritaSumbar.com,-Pada hari jum’at (27/11) Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang terdiri dari Pasar Rabu Tani – Koperasi Mandiri Dan Merdeka (PRT – KMDM), Tim Pusat Tanggap Bencana (PTB) LPPM Unand, serta dosen dan mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Andalas melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Menanamkan Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) Pada Santri TPA di Kota Padang.  Berdasarkan data di Instagram  @pandemictalks pada tanggal 27 Nov 2020 Indonesia berhasil memecahkan dua rekor sekaligus terkait jumlah kasus harian COVID-19 yang telah menembus angka 5.828 kasus dalam sehari dan angka kematian harian sebanyak 169 orang. Sehingga apabila di kalkulasi berarti setiap jam ada 242 kasus baru ada 7 orang Indonesa meninggal karena COVID-19.

Data tersebut membuktikan masih sangat diperlukannya menumbuhkan kesadaran berbagai elemen masyarakat agar lebih peduli terhadap COVID-19 baik kepada dirinya sendiri dan orang lain dalam mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19. Salah satu kelompok yang berisiko tinggi tertular infeksi COVID-19 adalah anak usia sekolah/TPA.  Berdasarkan hasil observasi langsung di Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Amanah Bandarasah, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, hampir sebagian besar anak TPA tidak memakai membawa dan tidak memakai masker.

Data ini diperkuat oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Mansur dkk (2020), yang menyatkan bahwa kurangnya pemahaman masih menjadi permasalahan pada anak usia sekolah mengenai gejala COVID-19 dan masih rendahnya sikap anak dalam  upaya perlindungan diri terhadap pandemic. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko penularannya terhadap anak-anak. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi adaptasi kegiatan baru dalam menghadapi COVID-19 bagi anak TPA  sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan terhadap COVID-19 pada anak-anak.

Sebelum melakukan kegiatan pengabdian, tim datang sebelum waktu solat ashar, sebelumnya tim juga berdiskusi dengan salah satu ustadzah di TPA tersebut tentang kondisi masyarakat di sekitar TPA. Tim kemudian melaksanakan ibadah solat ashar terlebih dahulu. Setelah itu acara dibuka oleh Virtuous Setyaka dari PRT KMDM, kemudian dilanjutkan dengan edukasi tentang virus korona, tanda dan gejala, cara pencegahannya yang meliputi mencuci tangan, memakai masker.

Pengabdi menggunakan metode bercerita sambil diselingi kegiatan tanya jawab untuk meningkatkan keterlibatan santri dalam kegiatan penyuluhan.  Penyajian materi dilakukan dengan media banner.  Para Santriwan dan santriwati juga diajak untuk mendemonstrasikan cara mencuci tangan dengan benar.  Edukasi New Normal yang disampaikan oleh Said seorang Mahasiswi Prodi S-1 Keperawatan Unand dengan mengajak para Santri TPA untuk menerapkan gaya hidup baru di era new normal yanitu dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak atau yang dikenal dengan istilah 3 M. Santri TPA terlihat sangat senang mengikuti kegiatan pendidikan kesehatan tentang COVID-19, santri terlihat sangat antusias.  Setelah acara selesai, dilanjutkan dengan kegiatan pembagian Paket Sedekah Pangan segar, sehat, dan ramah lingkungan untuk  54 Santri, lima orang Guru, dan seorang Kepala TPA yang dihimpun dari para donatur. 

Ketika mulai dibagikan, diiringi doa dari para Santri untuk para donatur agar senantiasa dilapangkan rezkinya, diberikan kesehatan, serta keselamatan. Sebelum acara ditutup, salah seorang dosen dari Bagian Maternitas Anak yaitu Ns. Arif Rohman Mansur, S.Kep., M.Kep memberikan beberap quiz untuk para Santri, bagi yang berhasil menjawab akan diberikan “Komik Edukasi COVID-19”, sebanyak lima eksemplar komik berhasil didapatkan oleh lima orang Santri TPA. Komik tersebut juga sebagai salah satu media edukasi yang terbukti efektif dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam pencegahan COVID-19. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya mengingatkan semua pihak tanpa terkecuali agar tetap waspada terhadap penyakit COVID-19 karena virus korona masih ada dan nyata walupun saat ini kita sudah masuk di era new normal.

Penulis: Arif Rohman Mansur

Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Andalas.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img