24.5 C
Padang
Tuesday, December 1, 2020
Beritasumbar.com

Menanam Bunga Krokot, Hobi Membawa Berkah Ditengah Pandemi Covid-19
M

Kategori -

Padang,BeritaSumbar.com,- Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang boring akan keadaan yang tak lazimnya seperti saat ini, hanya berdiam dan hampir semua aktivitas dilakukan di rumah. Mulai dari kegiatan kantor, sekolah daring, kuliah daring, bahkan hampirnya itu abis layar laptop atau hp setiap harinya. Keadaan ini dirasakan juga oleh salah satu ibu rumah tangga yang merangkap sebagai mahasiswa program Doktor dan dosen di salah satu perguruan tinggi ternama Sumatera Barat.

Panggil saja namanya bu Silvi. Wonder woman satu ini tidak mau larut dalam keadaan pandemi covid-19 ini. Berawal dari hobi menanam bunga dan memiliki background pertanian, tiba-tiba hobi itu berubah menjadi bisnis di masa pandemic covid-19 ini.

Kali ini saya, jatuh cinta dengan Bunga Krokot yang dikenal dengan sebutan bunga “Pukul Sembilan atau Rose Moss (Portulaca grandiflora)”. Bunga krokot atau bunga pukul Sembilan mempunyai bentuk dan warna yang sangat cantik. Beraneka ragam warna dari bunga krokot ini, seperti merah, putih, pink, kuning, salam, orange, dan lain-lain. Selain itu, karena ukurannya yang kecil dan tidak membutuhkan perawatan ekstra, sehingga sangat cocok dijadikan pilihan bagi anda yang ingin mempercantik pekarangan rumah.

Berikut adalah klasifikasi bunga krokot :

Kingdom (Dunia/Kerajaan)     : Plantae (Tumbuhan)

Divisi (Pembagian)                  : Magnoliophyta (Tumbuhan Berbunga)

Class (Kelas)                            : Magnoliopsida (Berkeping dua/dikotil)

Ordo (Bangsa)                        : Caryophyllales

Famili (Suku)                           : Portulacaceae

Genus (Marga)                        : Portulaca

Spesies (Jenis)                         :Portulaca oleracea L.           

Tumbuhan semusim ini dapat tumbuh antara 15 cm – 30 cm dengan batang basah dan sering bercabang mulai dari pangkal, batangnya tumbuh tegak atau sebagian terletak di permukaan tanah.Tanaman ini dipelihara sebagai tanaman pinggir di taman-taman, dan terdapat dari dataran rendah sampai 1.400 m di atas permukaan laut. Daunnya tunggal, tebal berdaging, berbentuk bulat silindris dengan panjang 1 – 3,5 meter berujung tumpul, sedangkan bunganya berkelompok 2 – 8 di ujung batang, mekar pada pagi hari dan layu menjelang sore, warna bunganya merah, putih, oranye atau kuning. Perbanyakan umumnya secara vegetative, karena karena bunganya jarang tumbuh menjadi buah serta menghasilkan biji. Beberapa kultivar menghasilkan biji dan berbagai kultivar baru dihasilkan dari persilangan-persilangan yang dilakukan terhadapnya.

Di Indonesia, khususnya Sumatera Barat jenis bunga ini belum begitu popular, banyak masyarakat awam yang bahkan belum pernah mendengar nama bunga krokot/bunga pukul Sembilan. Padahal dalam keseharian, mereka pernah melihat bunga ini sebelumnya. Di kampung-kampung atau desa, bunga krokot/rose moss ini bisa ditemukan tumbuh liar, bahkan sering dianggap gulma atau tanaman liar.

Namun di tangan ibu ini, bunga krokot ini menjadi berkah tersendiri di masa pandemic covid-19 ini. Kegiatan yang biasanya hanya bermain bersama anak-anaknya di pantai purus padang setap hari minggu, sekarang bisa sekalian dimanfaatkan untuk berjualan (bisnis) bunga krokot yang cantik-cantik ini. Harga yang ditawarkan pun murah meriah, hanya dibandrol mulai dari Rp 10.000,- hingga Rp 30.000,-. Bagi saya pribadi, bukan untung yang besar saya cari, tetapi berjualan bunga itu merupakan salah satu kegiatan refreshing keluarga di masa pandemi ini. Biasanya hasil jual bunga krokot itu saya berikan ke anak-anak untuk menambah isi celengan anak-anak. Tidak ada rasa malu terlintas di kepala, karena kegiatan yang saya lakukan itu halal. Ibarat pepatah: “sekali dayung, dua pulau terlampau”, ujar ibu Silvi.

Selain itu, moment ini bagi bu Silvi juga merupakan ajang pembuktian teori yang diajarkan ke mahasiswanya. Mulai dari menyediakan media, hingga praktek kewirausahaannya. Jadi, tidak hanya sekedar mengajarkan teori perkuliahan via daring di masa pandemi covid-19 ini. Sehingga mahasiswanya bisa lebih semangat untuk praktek bertanam di rumah masing-masing.

Tidak hanya, bunga krokot yang dijual, tetapi juga ada beberapa bunga cantik lainnya seperti bunga mawar, bunga melati, bunga lidah mertua, hingga jahe merah.

Protret salah satu dosen pertanian di Pantai Purus Padang dalam mempraktekkan teori yang diajarkan ke mahasiswanya, mulai dari cara budidaya hingga bisnis kewirausahaan

Selain karena warnanya yang cantik-cantik, alasan lain saya menyukai bunga krokot ini karena manfaatnya bagi kesehatan. Hal tersebut dikarenakan tanaman ini mengandung beberapa zat seperti: omega-3, magnesium, mangan, zat besi, vitamin A, vitamin B, vitamin C, betacyanin, betanin sehingga dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, seperti: sakit tenggorokan, memar, radang kulit, disentri, ambeien, diare, penurunan berat badan, penyakit lambung dan usus, mencegah stroke dan serangan jantung, menjaga kesehatan mata, dan menghambat pertumbuhan tumor dan anti kanker.

Oke sahabat, itulah serba-serbi mengenai beberapa bunga krokot/pukul sembilan. Semoga bisa menambah wawasan dan menginspirasimu untuk menghias rumah dengan si cantik krokot ini.

Oleh: Silvia Permata Sari, SP., MP.
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Andalas

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Nauclea Orientalis, Bunga Yang Mirip Virus Corona.

Oleh: Lidia Gusvita Nasra ~ Mahasiswa Biologi, Universitas Andalas, Padang Tak hanya perkembangan kasus virus corona yang dibicarakan saat...

Simalakama Pandemi: Liburan atau Stay at Home?

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih - Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas Corona sudah menjadi beban dunia sejak...

Indikasi Bunuh Diri Relawan Covid-19 China di Brasil, Ada apa dengan Pengujian Klinis Vaksin Covid-19?

Oleh : Ramadhila Sari - Penulis adalah Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Kasus infeksi Covid-19 meningkat di 80 negara sebagian...

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

TP-PKK Bersama Satgas Covid-19 Nasional Gelar Pelatihan Kader Pro Sehat

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Menindaklanjuti surat satuan tugas penanganan Covid-19 nomor Und.23/D-IV/RR.03-SATGASPP/11/2020 perihal rapat koordinasi satgas bidang perubahan perilaku dengan Tim Penggerak PKK(TP-PKK), TP-PKK bekerjasama...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Audy Joinaldy Sanbangi Kantor DPN LPPKI

Padang,BeritaSumbar.com,-Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat Ir.Audy Joinaldy mengunjungi kantor sekretariat Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (DPN LPPKI) Jalan...

Menanamkan Adaptasi Kebiasaan Hidup Baru (New Normal) Pada Santri TPA di Kota Padang

Padang,BeritaSumbar.com,-Pada hari jum’at (27/11) Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang terdiri dari Pasar Rabu Tani - Koperasi Mandiri Dan Merdeka (PRT - KMDM),...

Dosen UNAND Melakukan Program Kimitraan Masyarakat di Posyandu Anggrek 2 Sebarang Padang

Padang,- Pada saat ini masih ditemukan balita dengan kasus gizi kurang dan gizi buruk di kota Padang, karena penanganan masalah gizi kurang...

Ketum LPPKI Azwar Siri Dipercaya Sebagai Team Seleksi Calon Anggota BPSK Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,- Seleksi tertulis dan wawancara calon anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Sumatra Barat dari unsur pemerintah yang dilaksanakan di Aula...

Gaji THL di Payakumbuh dipastikan berkurang pada 2021

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Meski sempat mendapatkan penolakan dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), gaji Tenaga Harian Lepas di Kota Payakumbuh...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Ketum LPPKI Menjadi Narasumber Acara PKPA dan APSI Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,- Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (LPPKI) Azwar Siri.SH.Med.CPL menjadi narasumber sebagai pemateri dalam acara...

Reido Deskumar Kritik Profesionalisme Tim NA-IC

Padang,BeritaSumbar.com,-Perhelatan demokrasi haruslah dilalui dengan cara-cara elegan, bersih dan tentu tidak menciderai kandidat lain. Sehingga kotestasi Pilgub Sumbar benar-benar fair dan bisa...

MTQ Nasional Ke 28 Ditutup, Sumbar Juara Umum

Padang,BeritaSumbar.com,- Tuan rumah Sumatera Barat (Sumbar) keluar sebagai juara umum pada pagelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVIII yang digelar di provinsi...

Fiki Sahira Farhah Pukau Penonton di Final Tartil Quran Putri Pada Final MTQ Nasional Ke 28

Padang,BeritaSumbar.com,-Kafilah utusan Sumatera Barat yang maju ke Final Cabang Tartil Quran tingkat anak-anak di MTQ Nasional ke 28 pada Kamis (19/11) berhasil...
- Advertisement -