25 C
Padang
Wednesday, December 2, 2020
Beritasumbar.com

Masyarakat Tanjuang Gadang Gelar Pesta Berkaul Adat
M

Kategori -

Sijunjuang,Berita Sumbar.Com—“Mamak di pintu hutang, kemanakan yang mambayie”, pepatah adat ini masih melekat di warga kenagarian Tanjung Gadang.Tradisi berkaul adat masih berjalan dengan baik di kenagarian Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung, kata Walinagari Tanjung Gadang Prima Randu HS, Minggu (10/11).

Menurut Walinagari Tanjung Gadang, di nagari ini ada 5 (lima) suku, diantaranya suku Caniago, Patopang, Melayu, Piliang dan Piliang Limo. Masing-masing suku dibebankan biaya 3 juta untuk pembelian satu ekor kerbau.

Kemudian kerbau ini di potong dan dagingnya dibagikan kepada cucu kemanakan. Maka masing-masing mereka di bebankan untuk membayar daging yang mereka terima tersebut lewat mamaknya setiap suku.

Acara berkaul adat ini dalam rangka mensyukuri hasil panen tahun ini dan mengingat jasa para leluhur yang telah berjasa dalam melahirkan nagari Tanjung Gadang dengan segala kondisi daerah seperti saat ini.

Mulai dari pemukiman masyarakat, lahan persawahan, lahan perkebunan dan yang lainnya.Acara berkaul adat ini berlangsung selama 3 hari 2 malam. Pada malam pertama penampilan qasidah rabana anak nagari. Siang harinya makan bajambah membayar kaul tahun lalu. Malam keduanya acara tradisional randai dan saluang dandut anak nagari.

Hari ketiga siangnya selawat nabi untuk minta kelancaran dan kesuksesan dalam memulai turun kesawah tahun ini, semoga Tuhan SWT selalu melimpahkan Rahmat dan KaruniaNya.Amiin. pada sore harinya dilanjutkan dengan permainan anak anak nagari berupa lomba panjat pinang kemudian dilanjutkan dg hiburan muda-mudi di malam harinya, jelas Randu.(alim)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Satgas Covid-19: Pengalaman Libur Panjang Sebelumnya Jadikan Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman pada...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman...

Indikasi Bunuh Diri Relawan Covid-19 China di Brasil, Ada apa dengan Pengujian Klinis Vaksin Covid-19?

Oleh : Ramadhila Sari - Penulis adalah Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Kasus infeksi Covid-19 meningkat di 80 negara sebagian...

Nauclea Orientalis, Bunga Yang Mirip Virus Corona.

Oleh: Lidia Gusvita Nasra ~ Mahasiswa Biologi, Universitas Andalas, Padang Tak hanya perkembangan kasus virus corona yang dibicarakan saat...

Vanny Vabiola Pukau Pengunjung Pasar Ekraf 2020

Payakumbuh,BeritaSumbar.com- Pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 yang digelar di Agam Jua Art and Culture Cafe, Kawasan Batang Agam pada hari ke tiga...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Melihat Kondisi Jalan Memprihatinkan, Warga Tanam Batang Pisang

Sijunjung,BeritaSumbar.com, --Sungguh memprihatinkan jalan negara lintas sumatera disimpang Simanjung Nagari Padang Sibusuk kecamatan Kupitan kabupaten Sijunjung ditanami Batang Pisang oleh masyarakat pada...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Kak Seto Hadir di Acara Seminar Peringatan HUT PGRI Dan HGN Sijunjung

Sijunjung, Berita Sumbar--Memeriahkan HUT PGRI ke 75 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2020, di Kabupaten Sijunjung, ditandai dengan Workshop dan Seminar Nasional...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...
- Advertisement -