26.3 C
Padang
Wednesday, September 23, 2020

Kurangi pengobatan kimia, Dinkes Gelar Sosialisasi Budidaya TOGA dan Akupresur

Payakumbuh– Pelayanan kesehatan tradisional merupakan salah satu kegiatan yang kerap dilakukan oleh hampir 59,1 persen penduduk Indonesia. Namun tidak semua sesuai dengan standar dan kualitas yang ditetapkan Undang-Undang (UU) nomor 36 tahun 2009. Yakni tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pelayanan kesehatan tradisonal oleh pemerintah.

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh mengadakan Sosialisasi budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA ) dan Akupresur tingkat Kota Payakumbuh di Aula perternakan Provinsi Sumatera Barat, Selasa (19/11/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dalam hal ini diwakilkan oleh Kasi promkes dan pemberdayaan masyakat Chandra Fienny mengatakan melalui gerakan asuhan mandiri (ASMAN), sistem kesehatan nasional bisa dilakukan secara tradisional dan alami. Salah satunya dengan memanfaatkan taman obat keluarga  dan ketrampilan Akupresur. Toga merupakan sekumpulan tanaman berkhasiat obat yang ditanam di pekarangan untuk memelihara kesehatan keluarga. Sedangkan Akupresur adalah ketrampilan yang dilakukan dengan melakukan penekanan/pemijatan pada titik-titik akupuntur menggunakan jari.

Fienny juga menambahkan Bahan obat tradisional ini bisa menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat agar tidak ketergantungan dengan bahan kimia. Selain itu, pemanfaatan TOGA bisa mengangkat perekonomian masyarakat. Juga meningkatkan kelembagaan kelompok Asman.

Diharapkan melalui kegiatan ini bisa mempermudah dan menyukseskan program pemerintah. Salah satunya dalam pencegahan Stunting. Karena pelayanan asman ini sudah diintegrasikan dengan pelayanan posyandu balita dan lansia. ‘’Sehingga kebutuhan pengobatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama,’’ tandasnya.

Ditemui ditempat berbeda, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Ibrahim mengatakan kedepannya semakin banyak kelompok asman per wilayah puskesmas minimal 1 kelurahan 1 asman. Kelompok ini sebagai upaya promotif dan preventif agar tercapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Salah satunya dengan mengatasi masalah kesehatan secara mandiri. ‘’Supaya  bisa menurunkan angka kesakitan,’’ terangnya.

Selanjutnya Ibrahim mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. Bahkan berharap bisa berkelanjutan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Ibrahim meminta peran aktif masyarakat untuk melakukan upaya pengobatan secara mandiri, agar masyarakat semakin terampil dan tidak selalu bergantung pengobatan kimia. “Jangan sedikit-sedikit minum obat, karena kita bisa melakukan terapi dan membuat obat yang lebih baik dan aman untuk tubuh,” tuturnya.

Hadir dalam Sosialisasi Budidaya TOGA dan Akupresur Kader posyandu perwakilan dari setiap kelurahan yang ada di Payakumbuh, Perwakilan dari Puskesmas serta perwakilan dari TP-PKK kelurahan.(humas)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Biden Jangan Sok Kepedean, Pakar : 2016 Hillary Ungguli Survey, Buntutnya Tumbang

Dalam sejumlah jajak pendapat di Amerika Serikat (AS) jelang presidential election (Pemilihan Presiden) sang petahana Donald Trump masih tertinggal 8 bahkan 9...

Adaptasi Kebiasaan Baru,Polres Tanah Datar Lakukan Operasi Yustisi.

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Polres Tanah Datar laksanakan kegiatan Operasi Yustisi antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), berupa Pendisiplinan Penerapan Protokoler Kesehatan dalam adaptasi...

Irdinansyah Tarmizi Meninggal Dunia

Tanah datar,- Sumatera Barat Berduka, Sabtu 19/9 datang kabar duka bahwa  bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi meninggal dunia pada Sabtu sekira jam...

Pilkada Ditengah Pandemi, Bagaimana Menurut Pembaca?

Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ditengah pandemi banyak mendapat tanggapan dari pengamat politik maupun kesehatan masyarakat. Bahkan ada yang mengusulkan pilkada diundur sementara...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Puti Elok Asal Payakumbuh Juara 1 Dalam Ajang Festival Randai Se Sumatera Barat

Payakumbuh --- Grup Randai asal Kota Payakumbuh berhasil menjadi pemuncak dalam Festival Randai se Sumatera Barat yang diselenggarakan oleh UPTD Taman Budaya...

Ular Piton Sepanjang 5 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Kota Payakumbuh

Payakumbuh --- Seekor Ular Piton besar menggegerkan warga di Perumahan Griya Padang Kaduduak Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Minggu (20/9)...

CSR 100 Juta Dari Bank Nagari Untuk Pemko Payakumbuh

Payakumbuh --- Pemerintah Kota Payakumbuh menerima Corporate Social Responsibility (CSR) Bidang Pendidikan sebesar 100 juta rupiah dari Bank Nagari Cabang Payakumbuh di...

Hitungan Jam, Pelaku Pembunuhan di Payobadar Berhasil Dibekuk

Payakumbuh,- Jumat 18/9 pagi warga kota Payakumbuh gempar karena ada seorang nenek meninggal dunia dalam warung dengan luka bekas tusukan sajam di...
- Advertisement -