27 C
Padang
Selasa, Agustus 9, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kupas Ilmiah “Si Cantik Lotus atau Bunga Seroja dan Filosofinya”
K

Kategori -
- Advertisement -

Oleh: Silvia Permata Sari
Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Lotus atau bunga Seroja adalah tumbuhan air tahunan yang berasal dari India. Di Indonesia, tanaman Lotus sering disamakan dengan bunga teratai, meskipun keduanya berbeda dan tidak berkerabat sama sekali. Meski tampak serupa, tumbuhan Lotus (bunga Seroja) punya perbedaan dari segi morfologinya (bentuk, jenis, daun, bunga, hingga betuk batang). Lotus memiliki tangkai bunga tegak dan bunganya tidak mengapung di permukaan air, berbeda dengan teratai yang bunganya mengapung di permukaan air. Dari segi kelopak bunga Lotus pun berbeda dengan teratai. Lotus memiliki kelopak bunga yang agak bulat dan besar. Secara ilmiah, Lotus masuk ke dalam genus Nelumbo, sedangkan teratai termasuk ke dalam genus Nymphaea yang dalam bahasa inggris disebut water-lily.

Pada zaman Fir’aun, bunga Lotus sangat dimuliakan sehingga bentuk bunga, buah dan daunnya menjadi bagian dari motif arsitektur bangunan kuil di Mesir. Sebelum sampai ke India, bunga Lotus terlebih dahulu menyebar ke Irak, kemudian ke Iran, India dan Tiongkok. Dalam kebudayaan Hindu, Lotus melambangkan sifat-sifat tertentu, antara lain:

  • Lotus merah muda memiliki arti sebagai tempat tertinggi, suci, serta terhormat.
  • Lotus putih memiliki arti kemurnian pikiran dan ketenangan sifat manusia dan kesempurnaan spiritual.
  • Lotus biru mempunyai arti sebagai sumber pengetahuan.
  • Lotus merah menjadi simbol kasih sayang, tanpa pamrih, gairah, serta kebaikan.

Kepercayaan orang-orang Budha dan China menjadikan bunga Seroja atau Lotus sebagai inspirasi kaya seni, arsitektur dan desain bangunan. Di Indonesia tanaman ini dikenal dengan nama bunga Seroja yang dalam bahasa Inggris disebut Indian lotus, sacred lotus, dan bean of India. Berikut ini klasifikasi dari bunga Seroja atau Lotus.

Kingdom          : Plantae

Divisi               : Magnoliophyta

Kelas                : Magnoliopsida

Ordo                : Proteales

Famili              : Nelumbonaceae

Genus              : Nelumbo

Species            : Nelumbo nucifera

Meskipun Lotus tumbuhan yang mengambang di permukaan air, namun sistem perakaran Lotus tumbuh ke bawah hingga menyentuh tanah atau lumpur untuk menyerap kandungan nutrisi dan unsur hara. Lotus atau bunga Seroja memerlukan sinar matahari secara langsung, tidak terlalu berangin, serta menyukai perairan yang arusnya tidak terlalu deras dan cenderug tenang. Persamaan bunga Lotus dengan teratai hanya terletak pada habitat hidupnya yang tumbuh di tanah berlumpur atau di atas air.

Lotus tumbuh hampir pada semua iklim, kecuali iklim dingin karena menyebabkan air membeku. Bunga seroja menghasilkan aroma wangi dengan daun lebar mengapung di permukaan air. Bunganya yang cantik telah menjadi simbol kesucian, serta memiliki banyak manfaat sebagai obat herbal yang ampuh untuk berbagai penyakit. Tangkai Lotus berbentuk tabung kosong pada bagian tengahnya terdapat ruang untuk aliran udara. Daun Lotus berbentuk bundar tanpa potongan dengan bagian tepi yang bergelombang, dan mempunyai diameter mencapai 60 cm dengan urat daun yang berkumpul ke tengah. Daun tersebut mengambang di permukaan air dan mengeluarkan tangkai pada bagian rimpang yang berasal dari daam lumpur dasar kolam, sungai, atau rawa. Daun Lotus mengandung lapisan lilin seperti duan talas, sehingga air yang jatuh ke permukaan daun akan membentuk butiran air.

Bunga Lotus berukuran diameter hingga 20 cm, berwarna merah muda, putih, merah, dan biru tergantung jenisnya. Bunga Lotus biasanya muncul dari tangkai yang menjulang di atas permukaan air, dan bermekaran pada bulan Juli hingga Agustus. Kemudian, biji Lotus juga bermanfaat sebagai bahan makanan. Selain tumbuh liar di hutan, rawa, semak atau danau, para pecinta tanaman hias sering sekali menanam bunga ini untuk menghiasi atau menambah nilai estetika kolam.

Selain indah dipandang mata, bunga Seroja atau Lotus dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain. Orang Jepang, China, dan India mengambil rimpangnya untuk dimasak atau dimakan. Namun dalam proses memasak rimpang harus dipastikan matang karena dapat menjadi sumber penularan parasite akar Nematoda. Biji Lotus kaya akan kandungan tepung sehingga dapat diolah menjadi bahan makanan. Biji bunga dapat direbus, kemudian dihaluskan dan dicampur gula untuk menjadi bahan isian kue. Batang Lotus yang berlubang-lubang dapat dikeringkan sebagai bahan baku kerajinan, sedangkan daunnya dapat digunakan sebagai pembungkus misalnya bungkus ikan di pasar tradisional.

Selain itu, bunga Lotus juga dapat digunakan untuk bidang kesehatan. Manfaat ini diperoleh dari kandungan protein tinggi bijinya yang berfungsi sebagai ramuan obat tradisional, antara lain:

  1. Mengobati mimisan.
  2. Mengobati liver dan empedu.
  3. Mengobati batuk dan muntah darah.
  4. Mengobati disentri.
  5. Mengatasi jantung coroner.
  6. Menghentikan pendarahan.

Tumbuhan Lotus tidak hanya cantik di pandang mata, tetapi juga memiliki makna filosofinya. Makna tersebut diambil dari habitat (tempat hidup) tumbuhan Lotus (bunga Seroja) itu tumbuh. Tumbuhan Lotus yang tumbuh di lingkungan kotor yang identik menjadi sumber penyakit, namun tetap menghasilkan keindahan melalui bunganya. Filosofinya: lingkungan yang buruk tidaklah menjadi alasan seseorang untuk berperilaku buruk. Jadi itulah sedikit ilmu pengetahuan tentang Lotus atau bunga Seroja. Sekarang sahabat pembaca setia Berita Sumbar sudah tahu ya apa itu tumbuhan Lotus atau bunga Seroja, perbedaannya dengan bunga teratai, dan filosofis dari si cantik Lotus tersebut.   

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img