26.2 C
Padang
Selasa, Oktober 19, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kunjungi Payakumbuh, Ridwan Kamil Buka Peluang Pemasaran Produk UMKM-Pertanian Luak Limopuluh Di Jabar
K

- Advertisement -

Payakumbuh, beritasumbar.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka peluang untuk pemasaran hasil produk Usaha Mikro, Kecil dan menengah (UMKM) serta pertanian dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota (Luak Limopuluah), Sumatera Barat untuk dipasarkan di Wilayah Jawa Barat.

“Kami punya penduduk 50 juta jiwa, jadi kami siap menampung sebanyak-banyaknya produk dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota ingin memasarkan produknya di Jawa Barat,” kata Ridwan Kamil saat kegiatan Bincang Santai yang dilaksanakan oleh Balai Wartawan Luak Limopuluah di Payakumbuh, Selasa.

Kegiatan Bincang santa tersebut bertemakan “Progresivitas Ekonomi Milenial di Masa Pandemi dan Era Teknologi Industri 4.0”.

Ia mengatakan produk yang siap ditampung oleh daerahnya, mulai dari hasil UMKM seperti baju, makanan serta hasil pertanian dari kedua daerah tersebut.

“Tidak usah pikirkan tempat, nanti kami akan sediakan tempat. Tapi produknya tolong di seleksi, nanti akan kita pasarkan dan promosikan secara bersama-sama,” ujar Mantan Wako Bandung itu.

Menurutnya, selain jumlah penduduk yang banyak, Jawa Barat juga memiliki kunjungan wisatawan mencapai 60 juta setiap tahunnya yang dapat dimanfaatkan untuk memasarkan produk-produk dari daerah lainnya.

Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti peluang yang disampaikan oleh Gubernur Jabar tersebut.

“Nanti akan kita cari tahu apa pangan yang memang bisa kita jual di Jawa Barat. Untuk kuliner khusus rendang UMKM kita sudah bisa untuk kita jual di Bandung ini karena standar rendang kita sudah memiliki standar internasional,” katanya.

Selanjutnya, Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin, Dt Bandaro Rajo mengatakan kesiapan dari Pemprov Jabar untuk menampung produk hasil UMKM akan segera ditindaklanjuti sembari meningkatkan kualitas dari produk itu sendiri.

“Kita yakin kuliner, hasil UMKM, peternakan, dan perrtanian Lima Puluh Kota sudah baik tapi kita perlu meningkatkan banyaknya produksi dan kualitasnya,” ujarnya. (Tim)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img