30 C
Padang
Senin, Januari 18, 2021
Beritasumbar.com

Kunjungan Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka Kabupaten Solok ke Padang Disambut Orasi Kebudayaan
K

Kategori -

PADANG (BeritaSumbar.com) – Pariwisata dapat didayagunakan sebagai salah satu media dalam pelestarian nilai-nilai budaya. Para pegiat kebudayaan di Sumatera Barat mengimplementasikannya saat Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka Kabupaten Solok melakukan kunjungan ke Padang, Rabu (23/12/2020).

Kedatangan Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka tersebut disambut orasi kebudayaan, bertajuk ‘Sinergitas Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan Minangkabau’ yang digelar di Aula Gedung Museum Adityawarman, Jalan Diponegoro No. 10 Padang. 

Narasumber dan moderator orasi budaya menyambut Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka Kabupaten Solok saat berkunjung ke Padang. (Dok. Istimewa)

Orasi kebudayaan tersebut menghadirkan empat Narasumber: Hj. Emma Yohanna (Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia), Dra. Fahyu Yeretti, SE (Plh Kepala Museum Adityawarman Sumatera Barat), Drs. Suarman (Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat), dan Dra. Zusneli Zubir, M.Hum (Ahli Peneliti Madya BPNB Sumbar), dimoderatori oleh Viva Ria (Ketua DPC Himpunan Wanita Karya Kota Solok).

Selain diikuti oleh 80 orang dari Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka yang melakukan kunjungan, orasi budaya yang berlangsung dari pukul 09.30 – 12.00 WIB tersebut juga dihadiri oleh tokoh-tokoh Saniangbaka; Ery Mefri (Koreografer), Abel Tasman (Budayawan / mantan Anggota DPRD RI), dan lainnya. 

Dra. Zusneli Zubir, M.Hum. saat menyampaikan orasi budaya kepada Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka Kabupaten Solok ketika berkunjung ke Padang. (Dok. Istimewa)

Zusneli Zubir ketika kami wawancarai saat acara berlangsung mengatakan, “Tujuan awal Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka ke Padang untuk kunjungan wisata. Namun kami ingin kunjungan ini jadi kesempatan bagi mereka untuk lebih memperkaya wawasan tentang kebudayaan melalui acara orasi budaya yang kami prakarsai ini.”

“Kami ingin masyarakat makin memahami, produk kebudayaan tidak hanya berupa kesenian tari, musik, dan lagu. Akan tetapi, banyak produk kebudayaan lainnya yang harus kita lestarikan, seperti pidato adat, kuliner, pakaian tradisi, permainan rakyat, dan lainnya. Tugas kita bersama menjaganya agar tidak punah,” kata Zusneli Zubir yang juga Ketua DPD HWK Sumbar Periode 2019 – 2024.

Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka Kabupaten Solok bersama para Narasumber orasi budaya di Padang. (Dok. Istimewa)

Zusneli Zubir juga mengatakan, “Kunjungan Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka ke Padang jadi momen berharga untuk mengingatkan kepada seluruh bundo kanduang di Sumatera Barat tentang peranan penting perempuan Minangkabau dalam pelestarian nilai-nilai budaya.”

Emma Yohanna pada orasi budaya tersebut berbicara kebijakan Pemerintah tentang kebudayaan. Emma Yohanna selama ini jadi salah seorang tokoh Sumatera Barat yang aktif menyalurkan aspirasi masyarakat Sumatera Barat ke Tingkat Pusat, terutama terkait pelestarian nilai-nilai budaya. Suarman pada orasi budayanya menguraikan tentang 10 Pemajuan Kebudayaan.

BPNB Sumbar beri cenderamata untuk Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka Kabupaten Solok yang mengikuti orasi budaya. (Dok. Istimewa)

Sementara itu, Fahyu Yeretti pada orasi budayanya mengatakan, “Keberadaan museum bukan hanya untuk pelajar dan mahasiswa saja, tapi untuk semua kalangan. Peninggalan benda-benda bersejarah menyimpan nilai-nilai kebudayaan yang sarat dengan filosofi, diwariskan oleh para leluhur pada setiap generasi secara berkelanjutan untuk melahirkan kepribadian dan tatanan kehidupan masyarakat yang baik serta berkarakter.”

Seusai acara orasi kebudayaan tersebut, Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka disuguhi pameran koleksi tetap Museum  Adityawarman dan pameran temporal yang bertemakan Surau. BPNB Sumbar ikut menggelar pameran pada acara tersebut, mengangkat hasil-hasil kajian sejarah kebudayaan Minangkabau, dikoordinatori oleh Undri, SS., M.Si, Ahli Peneliti Madya BPNB Sumbar.

Suasana orasi budaya menyambut Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka Kabupaten Solok saat berkunjung ke Padang. (Dok. Istimewa)

Viva Ria, Koordinator kunjungan Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka pada kesempatan yang sama mengatakan, “Kami tidak menyangka kunjungan komunitas kami ke Padang disambut dengan kegiatan edukasi, sehingga jadi memperluas wawasan kami tentang kebudayaan Minangkabau. Kampung halaman kami Nagari Saniangbaka kaya dengan produk-produk kebudayaan, dan juga memiliki tokoh-tokoh pelestari kebudayaan yang tidak hanya berkiprah secara nasional, tapi juga di tingkat internasional, dalam upaya mengenalkan daerah kami.”

“Kami ingin kegiatan hari ini tak hanya sampai di sini saja, perhatian pemerintah sangat kami harapkan untuk mendukung program-program eksplorasi kebudayaan yang ada di Saniangbaka. Semoga suatu saat kita dapat menggelar event Festival Saniangbaka, ajang tahunan untuk lebih mengenalkan produk-produk kebudayaan yang dimiliki, sebagai salah satu jalan dalam pelestarian budaya yang bernilai ekonomis, demi mensejahterakan masyarakatnya,” kata Viva Ria.

Makan bersama saat Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka Kabupaten Solok saat berkunjung ke Padang. (Dok. Istimewa)

Kunjungan Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka ke Museum Adityawarman tersebut ditutup dengan acara makan bersama, menikmati masakan tradisi Minangkabau yang disajikan di atas daun pisang, mereka duduk pada tikar yang dibentang di pelataran taman Museum Adityawarman.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Melahirkan Kepercayaan Masyarakat Untuk di Vaksinasi

Untuk lahirkan Kepercayaan Masyarakat Pada Vaksin Covid-19 pemerintah perlu lebih transparan soal vaksin Covid-19, terutama pada aspek keamanan dan biaya.
- Advertisement -

Ide Sekolah Tangguh Covid-19, Erwin Yunaz Siapkan Pilot Proyek Di Kecamatan Payakumbuh Barat

Proses belajar mengajar (PBM) tatap muka sudah dimulai di Payakumbuh sejak awal tahun 2021. Namun kondisi pandemi Covid-19 membuat protokol kesehatan ketat harus diterapkan di sekolah. Seluruh warga sekolah seperti siswa, guru, dan tenaga kependidikan wajib memakai masker, mencuci tangan, dan mengecek suhu tubuh untuk bisa masuk ke lingkungan sekolah.

Berpasangan Dengan YB Dt Parmato Alam, Wawako Kalahkan Dirut Perumda Tirta Sago Di Nusa Bersinar Cup

Wakil Wali Kota Payakumbuh memenangkan pertandingan eksekutif saat pembukaan turnamen Nusa Bersinar Cup 2020 di lapangan PB. Nusa Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Sabtu (16/01) malam.
- Advertisement -

Riza Falepi : JK Pensiun, Saya dan Wartawan Merasa Kehilangan

Rapat Koordinasi Pemko Payakumbuh di awal tahun 2021 terasa berbeda. Karena juga ada momen perpisahan dengan pejabat yang memasuki purna tugas atau pensiun di Kafe Agam Jua, Kawasan Batang Agam, Rabu (13/1).

Irfendi Arbi Serahkan APD Bantuan Donatur

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi menyerahkan bantuan mesin hand sprayer, cairan desinfektan, masker dan hand sanitizer serta vitamin bagi sekolah-sekolah, kantor wali nagari, kantor camat dan lainnya di Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota. Ia berharap bantuan donatur yang disalurkan melalui forum peduli Sumatera Barat itu mampu mencegah penyebaran Covid-19 di daerah ini.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Ribuan Guru Di Payakumbuh Telah Ikuti Rapid Tes

Payakumbuh, beritasumbar.com - Ribuan guru di Kota Payakumbuh mengikuti rapid tes antibodi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) di sekolah. "Sekarang proses belajar...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...

Hadapi Pemberian Vaksin, Payakumbuh Siapkan 49 Vaksinator

Payakumbuh, beritasumbar.com - Menghadap pemberian vaksin, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meyiapkan 49 tenaga vaksin. Petugas tersebut yang akan memberikan vaksin...

Padang Panjang Siap Laksanakan Belajar Tatap Muka

Padang Panjang, beritasumbar.com- Wakil Walikota Padang Panjang  Asrul menyatakan daerah tersebut siap menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dimulai Senin, 11 Januari. "Kami meninjau...

Pada Usia 17 Tahun, Solok Selatan Alami Berbagai Kemajuan

Padang Aro - Pada usia Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat yang sudah menginjak usia 17 tahun berbagai kemajuan daerah terus akan dicapai. Pejabat Sekdakab Solok...

Terkait Visi-Misi Bupati Ke Depannya, Ini Penegasan DPRD Solok Selatan

Padang Aro, beritasumbar.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan, Zigo Rolanda menegaskan pihaknya akan mendukung visi dan misi pasangan bupati-wakil terpilih...

Momentum HAB Ke-75, Wako Padang Panjang: Tanpa Toleransi Tidak Ada Kerukunan

Padang Panjang, beritasumbar.com -  Kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju. Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar...

DPRD Solok Selatan “Jemput Bola” Dana Hibah Rehab Rekon BNPB

Padang Aro, beritasumbar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan melakukan jemput bola untuk mendapatkan dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi (Rehab Rekon)...

Napak Tilas Nagari Koto Gadang, Tanah Leluhur Boy Rafli Amar

Ketua Umum Gema Santri Nusa KH. Akhmad Khambali, SE, MM bersama elemen Santri, Aktivis, Jurnalis dan Tokoh Intelektual Sumatera Barat Melakukan Napak Tilas di Nagari Koto Gadang yg sdh byk Melahirkan Tokoh Nasional dan salah Satunya adalah Komjen Pol Dr.Drs.H. Boy Rafli Amar Dt Rangkayo Basa Kepala BNPT RI.
- Advertisement -