24 C
Padang
Rabu, September 29, 2021
Beritasumbar.com

Kuliah Daring, Belajar Sambil Bekerja Di Masa Pandemi
K

Kategori -

Penerapan Kuliah Daring berawal sejak pandemi Covid-19 pada bulan Maret tahun 2020 di Indonesia, dimana segala aktivitas perkuliahan di lakukan melalui Program Daring, adapun beragam fitur media sosial di gunakan untuk bertatap muka guna kegiatan tersebut antara lain ; Zoom Meeting, Google Meet, WAG, E-Learning,serta aplikasi media lainnya.

Kuliah Daring mengharuskan mahasiswa beraktivitas dari rumah,agar tidak merasa lelah dan jenuh dengan berbagai kegiatan perkuliahan menggunakan metode Daring, mahasiswa berusaha melakukan hal yang bermanfaat, salah satunya kuliah sambil bekerja guna menambah pengalaman,menambah uang saku, serta menambah link kerja yang pastinya untuk mengisi waktu senggang saat berkuliah.

Pemahaman Kuliah daring sendiri dapat di artikan sebagai, pendidikan formal yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang peserta didiknya serta instruktur (dosen) berada di lokasi terpisah, sehingga memerlukan sistem telekomunikasi interaktif untuk menghubungkan keduanya dan berbagai sumber daya yang diperlukan didalamnya.

Aktifitas kuliah sambil kerja merupakan satu alternatif mahasiswa untuk menambah kegiatan yang memiliki banyak manfaat, namun juga tetap harus bisa membagi antara kuliah dan kerja.tidak lepas dari sosial media,mahasiswa sangat butuh aplikasi sosial media,sebab merupakan bagian untuk bekerja seperti, menjual barang online/online shop dengan menyediakan berbagai barang yang saat itu diminati oleh para konsumen. Tidak hanya itu mahasiswa juga bekerja sebagai penyedia tenaga jasa seperti, tukang ojek, guru private.

Di Indonesia mahasiswa yang kuliah sambil bekerja bukanlah suatu hal yang baru,Bahkan beberapa universitas memiliki program pemberian peluang kerja paruh waktu (part – time) untuk mahasiswanya dengan kriteria tertentu.

Mahasiswa yang memiliki hobi atau kemampuan yang sekiranya akan mereka pikir menghasilkan uang maka banyak mahasiswa yang menjual makanan online dengan sistem Pre-Order yaitu konsumen harus memesan terlebih dahulu beberapa hari sebelum makanan tersedia,Bahkan untuk menarik para konsumen mahasiswa tersebut berinisiatif untuk mengantarkan makan yang di pesan oleh konsumen langsung ke alamat.

Mahasiswa tidak perlu pandang bulu dalam memilih pekerjaan,karena yang mereka pikirkan agar mendapatkan uang saku dan mengisi waktu luang, setelah kuliah mereka mulai bekerja bahkan ketika kuliah pun mereka tetap bekerja karena kuliah dilakukan secara Daring ibarat sambil menyelam minum air. Kuliah tetap dilaksanakan kerja tetap jalan.

Tugas mahasiswa adalah menuntut ilmu setinggi tingginya di perguruan tinggi. Hal ini bertujuan guna mempersiapkan diri untuk memiliki karir yang mempunyai konsekuensi ekonomi dan finansial. Salah satu bentuk persiapan karir yang dapat dilakukan oleh mahasiswa adalah dengan bekerja sambilan.

Kuliah sambil kerja biasanya dialami oleh mereka yang fokus untuk belajar dan mengembangkan diri namun belum memiliki pekerjaan tetap yang memadai. Mereka yang kuliah sambil bekerja biasanya memiliki semangat tinggi dan empati yang tinggi kepada orang tua mereka. Meski belum memiliki pekerjaan tetap namun mereka tetap berusaha untuk membiayai pendidikan mereka sendiri.

Setidaknya dengan begitu ia akan meringankan beban orang tua disamping pengalaman kerja tentunya. Dan biasanya baik mereka yang kerja sambil kuliah atau kuliah sambil kerja, keduanya memiliki motovasi yang kuat untuk belajar.

Meskipun sebelum adanya Covid 19 dan diberlakukannnya sistem perkuliahan Daring ada mahasiswa yang berkuliah sambil bekerja namun hal tersebut belum banyak yang melakukannya semenjak terjadinya pandemi Covid 19, dikarenakan sebelumnya mereka masih aktif ke kampus dan melakukan kegiatan di kampus maupun akademik dan non akademik, bagi mahasiswa yang telah kuliah sambil bekerja sebelum perkuliahan Daring sangat bisa di apresiasi karena mereka dapat membagi waktu antara kuliah di kampus dan menyelesaikan segala tugas kuliah dengan waktu mereka bekerja.

Mahasiswa yang kuliah sambil bekerja dituntut untuk mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, mulai dari manajemen waktu, kedisiplinan, dan memperhatikan kesehatan fisik.

Kuliah sambil bekerja tentunya akan memberikan dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif yang diperoleh mahasiswa yang kuliah sambil bekerja adalah Dampak positif yang diperoleh mahasiswa yang kuliah sambil bekerja adalah dapat menyalurkan hobi, memiliki pengalaman di luar kelas, memperoleh keterampilan, pengetahuan tentang berbagai macam pekerjaan, dan bertanggung jawab. Selain itu, juga dapat melatih kemandirian dan memperoleh uang untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan kuliah.

Dampak positif yang diperoleh mahasiswa yang kuliah sambil bekerja adalah dapat menyalurkan hobi, memiliki pengalaman di luar kelas, memperoleh keterampilan, pengetahuan tentang berbagai macam pekerjaan, dan bertanggung jawab. Selain itu, juga dapat melatih kemandirian dan memperoleh uang untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan kuliah.

Oleh sebab itu tak ada salahnya kuliah sambil kerja,apa lagi di masa pandemi Covid 19 dengan sistem perkuliahan Daring,karena sangat banyak memiliki manfaat dan pastinya itu tidak hanya dari segi financial atau keuangan saja namun juga segi kemempuan dan pengalaman, disamping itu mahasiswa juga harus dapat memperhatikan prestasinya dalam perkuliahan,karena sejatinya kuliah tetaplah prioritas tujuan utama,ilmu pengetahuan dan kerja hanya bonus sebagai pengisi waktu luang dan merasakan manfaat dari kuliah sambil bekerja tersebut.

Penulis : Alya Yukha Winona
(Mahasiswi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Kankemenag Padang Panjang Tempat Penyelenggaraan Monev KPPN Bukittinggi

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Bukittinggi Gelar Kegiatan Monev pelaksanaan End User Training (EUT) Sakti dan Pelaksanaan Anggaran Triwulan III Tahun 2021 di Aula Kankemenag Kota Padang Panjang, Senin (27/09/2021)
- Advertisement -

Pengenalan dan Demontrasi Pestisida Nabati Ramah Lingkungan di Nagari Campago, Kampung Dalam

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,-Nagari Campago adalah nagari yang berada di Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Indonesia. Nagari ini terdiri dari 12 korong, yaitu Toboh, Bukik Gonggang, Kampung Dalam, Anjung, Kampung Tanjung, Sungai Jilatang, Kajai, Bayua, Campago, Bukim Caliak, Padang Manih, Kampung Pauah. Luas nagari : 9,86 km2 dari luas wilayah Kec. V Koto Kampung Dalam.

LPPKI Selenggarakan Legal Training Buat Insan Perbankan

Solok, beritasumbar.com - Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (LPPKI) menyelenggarakan Legal Training buat insan Perbankan bagi Bank Prekreditan Rakyat (BPR). Kegiatan tersebut diikuti...
- Advertisement -

Usung Program Fullfilment, JNE Jalin Kerjasama Dengan Pemko Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Berlangsung setelah ibadah sholat Jumat sembari sambil makan siang, Wakil Walikota Erwin Yunaz bertemu dengan pimpinan JNE Provinsi Sumbar dan kota Payakumbuh. Pertemuan yang mengagendakan membahas program dari pihak JNE yang mana bertujuan untuk memudahkan aktivitas distribusi barang bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) di kota Payakumbuh.

Lapas Sijunjung Gelar Simulasi Cegah kebakaran

Sijunjung, beritasumbar.com - Untuk mencegah terjadinya kebakaran Jajaran Lembaga Permasyarakatan Kelas ll B Muaro Sijunjung bekerjasama dengan Dinas Damkar setempat melakukan simulasi memadamkan kebakaran di...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Edukasi Universal Precaution Pada Masyarakat Oleh Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Sejak kemunculan infeksi coronavirus novel (2019-nCoV) pada bulan Desember tahun 2019 di Wuhan, infeksi ini menyebar dengan cepat ke seluruh Cina dan banyak negara lain. Penyakit 2019-nCoV dan telah menjadi masalah kesehatan global utama di dunia

Benarkah Masa Pandemi Covid-19 itu Ibarat Pisau Bermata Dua dan Berkah Bagi Sektor Pertanian” Kita ?

Berbicara tentang pandemi Covid-19, hampir pasti di semua kita langsung tersirat makna negatif setelah mendengar kata “Covid” tersebut. Padahal kenyataannya tidak. Masa pandemi Covid-19 ibaratkan seperti pisau bermata dua. Bagaimana tidak? Ingin tahu kenapa..padahal artikel ini akan kita kupas mengenai itu.

Jabatan Itu Amanah, Jangan Kau Minta Apalagi Beli

Rasulullah Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis melarang umatnya untuk meminta jabatan. Rasulullah juga enggan memberikan jabatan kepada orang yang meminta jabatan dan rakus.

Dosen Unand Beri Pelatihan Teknik Relaksasi benson Untuk Mengatasi Gangguan Tidur Pada Lansia

Dosen Universitas Andalas dari Fakultas Keperawatan, memberikan pelatihan tentang “Teknik Relaksasi Benson Untuk Mengatasi Gangguan Tidur Pada Lansia” Kegiatan ini dilaksanakan di Panti jompo Wisma Cinta Kasih kota Padang. Dosen-dosen tersebut ialah Gusti Sumarsih Agoes, S.Kp, M.Biomed, Ns. Arif Rohman Mansur, M.Kep dan Ns. Windy Freska, M.Kep

Manajemen Kesehatan Diri Di Masa Pandemi Covid-19

Pandemik merupakan penyebaran luas (mendunia) penyakit baru yang disebabkan agen biologis. Pandemik memiliki beberapa karakteristik yaitu merupakan penyakit baru (paling sering: zoonosis, penyakit akibat virus), penyebaran tingkat global dan sebagian besar mayarakat tidak memiliki kekebalan tubuh.

Gorengan Politik

Pernah mencoba makan goreng pisang? Bagaimana, enak bukan? Apalagi dimakan saat hari hujan ditemani segelas kopi bersama kawan, sensasinya sungguh nikmat sekali. Momen indah, yang ingin terus terulang.

Yang Heboh Sudah Terbiasa Bikin Heboh

Tadi malam agak beda pula informasinya. Pemberitaan di salah satu media online menyebutkan KPK sedang OTT di Sumbar. Bahkan langsung mengarah kepada Pemprov Sumbar. “Bakalisiak” pula semua orang dibuatnya. Sehingga yang tenang jadi heboh.

Buya Mahyeldi Profesional Lantik Pejabat

Agaknya dua puluh empat jam gerak-gerik Buya Mahyeldi selalu di pantau. Diperhatikan betul, tak berkedip mata dibuatnya. Kebijakanya selalu di sorot dan di preteli satu persatu. Sepertinya terlalu berlebihan akan tetapi diambil saja sisi positifnya. Banyak yang perhatian kepada Buya Mahyeldi

Era Industri 4.0 Dikhawatirkan Menggerus Nilai-Nilai Kemanusiaan

Jakarta,BeritaSumbar.com. – Dunia pendidikan saat ini sedang mengalami masalah yang serius. Dengan perubahan Ilmu Pendidikan dan Teknologi (Iptek) yang sangat cepat dan kompleks.

Pemberdayaan PKK Dalam Meningkatkan Self Management Terkait Pandemik Covid-19 Di Jorong Bansa

Pandemik Covid 19 berdampak pada perubahan berbagai aspek kehidupan baik dimensi bio, psiko, sosio, ekonomi, spiritual dan kultural. Infeksi virus SARS-CoV-2 (coronavirus) sebagai penyakit infeksi baru yang belum diketahui obatnya, menyerang secara tiba-tiba dengan penularan dan penyebaran progresif yang cepat mengakibatkan kecemasan dan ketakutan hampir diseluruh lapisan masyarakat.
- Advertisement -