31 C
Padang
Rabu, Januari 20, 2021
Beritasumbar.com

KLASIK
K

Kategori -

Oleh : Syaiful Anwar

Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh

Konsep Dasar

Mazhab Klasik yang dipelopori oleh Adam Smith ( 1732-1790) yang tercermin dalam bukunya yang diterbitkan th. 1776 dengan judul An Inquary into the Nature and Causes of the Wealth of Nation, dianggap sebagai ibu dari kelahiran ilmu ekonomi. Secara ringkas inti ajaran Wealth of Nations dari Adam Smith:

  1. Kebebasan (freedom): hak untuk memproduksi, menukarkan, memperdagangkan, barang, tenaga kerja dan modal (kapital)
  2. Kepentingan diri sendiri (self interest), hak seseorang untuk melakukan usaha sendiri dan membantu orang lain
  3. Persaingan (competion), hak untuk bersaing dalam produksi dan perdagangan barang dan jasa

Prinsip utama dalam mazhab Klasik adalah kepentingan pribadi (self interest) dan semangat individualisme (laissez faire). Kepentingan pribadi merupakan kekuatan pendorong pertumbuhan ekonomi dan kekuatan untuk mengatur kesejahteraannya sendiri. Berdasarkan prinsip tersebut para penganut mazhab Klasik percaya bahwa sistem ekonomi liberal atau system dimana setiap orang betul-betul bebas untuk melakukan kegiatan ekonomi apa saja bisa mencapai kesejahteraan masyarakat secara otomatis.

Sistem ekonomi liberal, dimana campur tangan pemerintah dalam kegiatan  ekonomi sangat kecil (dapat dianggap tidak ada) , menurut mazhab Klasik dapat menjamin tercapainya:

  1. Tingkat kegiatan ekonomi nasional optimal ( full employment level of activity).
  2. Alokasi sumberdaya, baik sumberdaya alam maupun faktor-faktor produksi lainnya didalam berbagai kegiatan ekonomi, secara efisien.

Dengan demikian peranan pemerintah harus dibatasi seminimal mungkin, karena apa yang bisa dikerjakan oleh pemerintah bisa dikerjakan oleh swasta dengan lebih efisien. Pemerintah diharapkan hanya mengerjakan kegiatan yang betul-betul tidak dapat dilakukan oleh swasta secara efisien, seperti di bidang pertahanan, hukum, kepamongprajaan, dan sebagainya. Esensi teori ekonomi makro Klasik adalah bahwa : suatu perekonomian liberal (laissez faire) mempunyai kemampuan untuk menghasilkan tingkat kegiatan (GDP= Gross Domestic Product) yang full employment secara otomatis, yang juga dikenal sebagai selfregulating (mengatur sendiri secara otomatis). Pada suatu waktu tertentu GDP mungkin saja berada di bawah atau di atas tingkat full employment, tetapi akan segera kembali ke tingkat full employment semula. Siapa yang mengatur sehingga tingkat full employment tersebut selalu dicapai ? Kaum Klasik mengatakan bahwa yang mengatur adalah “tangan pengendali yang tidak kentara” atau “ tangan gaib” ( the invisible hand).

Sejarah Pemikiran Kaum Klasik

Filsafat kaum klasik mengenai masyarakat, prinsipil tidak berbeda dengan filsafat mazhab pisiokrat, kaum klasik mendasarkan diri pada tindakan-tindakan rasional, dan bertolak dari suatu metode alamiah. Kaum klasik juga memandang ilmu ekonomi dalam arti luas, dengan perkataan lain secara normatif.

Politik ekonomi kaum klasik merupakan politik ekonomi laissez faire. Politik ini menunjukkan diri dalam tindakan-tindakan yang dilakukan oleh mazhab klasik, dan dengan keseimbangan yang bersifat otomatis, di mana masyarakat senantiasa secara otomatis akan mencapai keseimbangan pada tingkat full employment.

Asas pengaturan kehidupam perekonomian didasarkan pada mekanisme pasar. Teori harga merupakan bagian sentral dari mazhab klasik, dan mengajarkan bahwa proses produksi dan pembagian pendapatan ditentukan oleh mekanisme pasar. Dan dengan melalui mekanisme permintaan dan penawaran itu akan menuju kepada suatu keseimbangan (equilibrium). Jadi dalam susunan kehidupan ekonomi yang didasarkan atas milik perseorangan, inisiatif dan perusahaan orang-perorangan.

Ruang lingkup pemikiran ekonomi klasik meliputi kemerdekaan alamiah, pemikiran pesimistik dan individu serta negara. Landasan kepentingan pribadi dan kemerdekaan alamiah, mengritik pemikiran ekonomi sebelumnya, dan kebebasan individulah yang menjadi inti pengembangan kekayaan bangsa, dengan demikian politik ekonomi klasik pada prinsip laissez faire.

Tokoh-Tokoh Pemikir Ekonomi Kaum Klasik

  1. Adam Smith (1723-1790)

Adam Smith adalah seorang pemikir besar dan ilmuwan kelahiran Kirkaldy Skotlandia tahun 1723, guru besar dalam ilmu falsafah di Universitas Edinburgh, perhatiannya bidang logika dan etika, yang kemudian semakin diarahkan kepada masalah-masalah ekonomi. Ia sering bertukar pikiran dengan Quesnay dan Turgot dan Voltaire.

Adam Smith adalah pakar utama dan pelopor dalam mazhab Klasik. Karya besar yang disebut di atas lazim dianggap sebagai buku standar yang pertama di bidang pemikiran ekonomi gagasannya adalah sistem ekonomi yang mengoperasionalkan dasar-dasar ekonomi persaingan bebas yang diatur oleh invisible hand, pemerintah bertugas melindungi rakyat, menegakkan keadilan dan menyiapkan sarana dan prasarana kelembagaan umum.

Teori nilai yang digunakan Adam Smith adalah teori biaya produksi, walaupun semula menggunakan teori nilai tenaga kerja. Barang mempunyai nilai guna dan nilai tukar. Ongkos produksi menentukan harga relatif barang, sehingga tercipta dua macam harga, yakni harga alamiah dan harga pasar dalam jangka panjang harga pasar akan cenderung menyamai harga alamiah, dan dengan teori tersebut timbul konsep paradoks tentang nilai.

Sumber kekayaan bangsa adalah lahan, tenaga kerja, keterampilan dan modal. Dengan demikian, timbul persoalan pembagian pendapatan yakni upah untuk pekerja, laba bagi pemilik modal dan sewa untuk tuan tanah. Tingkat sewa tanah akan meningkat, sedangkan tingkat upah menurun, dengan asumsi berlaku dana upah, dan lahan lama-kelamaan menjadi kurang subur, sedangkan persaingan tingkat laba menurun yang akhirnya mencapai kegiatan ekonomi yang stationer. Smith berpendapat bahwa pembagian kerja sangat berguna dalam usaha meningkatkan produktivitas. Pembagian kerja akan mengembangkan spesialisasi. Pertambahan penduduk berarti meningkatkan tenaga kerja, dalam hal ini meningkatkan permintaan dan perluasan pasar.

  • David Ricardo (1722-1823)

Ricardo adalah seorang Pemikir yang paling menonjol di antara segenap pakar Mazhab Klasik. Ia sangat terkenal karena kecermatan berpikir, metode pendekatannya hampir seluruhnya deduktif. David Ricardo telah mengembangkan pemikiran-pemikiran Adam Smith secara lebih terjabar dan juga lebih sistematis. Dan pendekatannya teoretis deduktif, pemikirannya didasarkan atas hipotesis yang dijadikan kerangka acuannya untuk mengkaji berbagai permasalahan menurut pendekatan logika. Teori yang dikembangkan oleh Ricardo menyangkut empat kelompok permasalahan yaitu: teori tentang distribusi pendapatan sebagai pembagian hasil dari seluruh produksi dan disajikan sebagai teori upah, teori sewa tanah, teori bunga dan laba, teori tentang nilai dan harga, teori perdagangan internasional dan, teori tentang akumulasi dan perkembangan ekonomi.

  • Thomas Robert Malthus (1766-1834)

Thomas Robert Malthus dilahirkan tahun 1766 di Inggris, sepuluh tahun sebelum Adam Smith menerbitkan The Wealth of Nations dan meninggal tahun 1834. Malthus adalah seorang ilmuwan di bidang teologi yang kemudian memusatkan perhatiannya kepada masalah-masalah ekonomi dalam perkembangan masyarakat. Malthus adalah alumnus dari University of Cambridge, Inggris, tempat ia menyelesaikan pelajaran dalam ilmu matematika dan ilmu sejarah klasik. Malthus diangkat menjadi Profesor of History and Political Economy di East India College. Bagian yang paling penting dalam pola dasar pemikiran Malthus dan kerangka analisisnya ialah menyangkut teori tentang sewa tanah dan teori tentang penduduk dengan bukunya yang berjudul An Essay on the Principle of Population. Teori Malthus pada dasarnya sederhana saja. Kelahiran yang tidak terkontrol menyebabkan penduduk bertambah menurut deret ukur padahal persediaan bahan makanan bertambah secara deret hitung.

  • 4.     Jean Baptiste Say (1767-1832)

Jean Batiste Say adalah seorang pakar ekonomi kelahiran Perancis yang berasal dari keluarga saudagar dan menjadi pendukung pemikiran Adam Smith. Say memperbaiki sistem Adam Smith dengan cara yang lebih sistematis serta logis. Karya Say yaitu theorie des debouchees (teori tentang pasar dan pemasaran) dan dikenal sebagai Hukum Say (Say’s Law) yaitu supply creats its oven demand tiap penawaran akan menciptakan permintaanya sendiri. Menurut Say dalam perekonomian bebas atau liberal tidak akan terjadi “produksi berlebihan” (over production) yang sifatnya menyeluruh, begitu juga pengangguran total tidak akan terjadi. Yang mungkin terjadi menurut Say ialah kelebihan produksi yang sifatnya sektoral dan juga pengangguran yang sifatnya terbatas (pengangguran friksi).

  • 5.    Johann Heinrich von Thünen (1783-1850)

Johann Heinrich von Thünen (lahir di Wangerland, 24 Juni 1783 – meninggal 22 September 1850 pada umur 67 tahun) adalah ekonom terkemuka abad ke-19. Von Thünen merupakan tuan tanah di Mecklenburg (Jerman Utara), dimana karyanya The Isolated State (1826), mengembangkan perlakukan serius yang pertama terhadap ekonomi spasial, yang menghubungkan hal tersebut dengan teori sewa tanah. Dalam teorinya tentang “Negara Terisolasi”, ia mulai keluar dari ide Adam Smith tentang “manusia ekonomi”: bahwa petani diharapkan untuk memaksimalkan profit nya (“rente ekonomi”) dari lahan pertanian nya. Von Thünen, sebagai seorang tuan tanah, tahu bahwa pengembalian tersebut tergantung pada penggunaan optimal dari permukaan tanah dan biaya transportasi. Sewa locational, istilah yang digunakan oleh von Thünen dalam argumennya, harus dipahami sebagai setara dengan nilai tanah. Ini sesuai dengan jumlah maksimum petani bisa membayar untuk menggunakan tanah, tanpa membuat kerugian.

  • Nassau William Senior (1790-1864)

Nassau William Senior adalah ekonom Inggris, lahir di Compton, Berkshire, putra sulung Pdt JR Senior, vikaris Durnford, Wiltshire. Senior dididik di Eton dan Magdalen College, Oxford, di universitas, ia adalah seorang murid pribadi Richard Whately, setelah Uskup Agung Dublin, dengan siapa ia tetap terhubung oleh ikatan persahabatan seumur hidup. Dia mengambil tingkat B.A. pada tahun 1811, dipanggil ke bar di tahun 1819, dan pada tahun 1836, selama chancellorship Tuhan Cottenham, diangkat master di kearsipan. Atas dasar jabatan guru ekonomi politik di Oxford pada 1825 Senior terpilih untuk mengisi kursi yang diduduki ia sampai 1830, dan sekali lagi 1847-1852.

Dalam Sebuah Garis Besar Ilmu Ekonomi Politik (1836), dia memperkenalkan pandangan-kemudian diserang oleh kaum Marxis-bahwa tabungan dan akumulasi modal harus dipertimbangkan bagian dari biaya produksi. Dia juga bekerja pada konsep sewa, maju teori pantang keuntungan (yang menggambarkan sebuah hadiah untuk berpantang dari belanja modal seseorang akumulasi), dan memimpin pemberontakan di kalangan para ekonom klasik melawan teori Malthus penduduk. Dalam dua kuliah pada populasi (1829), yang beberapa kritik pertama Thomas Malthus, Senior berpendapat bahwa kombinasi dari meningkatnya standar hidup dan pertumbuhan penduduk yang ditawarkan bukti yang kuat terhadap teori Malthus pesimis. Dia juga memberikan kontribusi untuk teori tentang distribusi logam mulia dan menunjukkan hubungan antara tingkat produktivitas dan harga. Aktif terlibat dalam pengaturan kebijakan ekonomi, Senior menjabat sebagai penasihat Partai Whig dan menulis Hukum Buruh Baru 1834.

  • Friedrich Von Hermann (1795-1868)

Friedrich Von Hermann adalah seorang ekonom Jerman dan statistik. Friedrich von Hermann lahir pada tanggal 5 Desember 1795, di Dinkelsbühl di Bavaria. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar nya dia untuk beberapa waktu bekerja di kantor juru itu. Dia kemudian melanjutkan studinya, sebagian di gimnasium di kota kelahirannya, sebagian di Universitas Erlangen dan Würzburg.

Karyanya The Isolated State (1826), mengembangkan perlakukan serius yang pertama terhadap ekonomi spasial, yang menghubungkan hal tersebut dengan teori sewa tanah. Von Thünen mengembangkan teori dasar konsep marginal produktivitas secara matematis, dan menyusun rumus :

R = Y(p − c) − YFm,

Dimana R=sewa tanah; Y=hasil per unit tanah; c=pengeluaran produksi per unit komoditas; p=harga pasar per unit komoditas; F=harga pengangkutan; m=jarak ke pasar.Model Von Thünen dari lahan pertanian diciptakan sebelum industrialisasi, dengan penyederhanaan asumsi:

  • Kota terletak terpusat di dalam keadaan terisolir
    • Keadaan terisolir dikelilingi oleh alam liar.
    • Lahan benar-benar datar dan tidak memiliki sungai atau pegunungan.
    • Kualitas tanah dan iklim yang konsisten.
    • Petani di keadaan terisolir mengangkut barang mereka sendiri ke pasar melalui gerobak melewati tanah langsung ke pusat kota. Tidak ada jalan.
    • Petani bersikap rasional untuk memaksimalkan keuntungan.
  • John Stuart Mill (1806-1873)

Dilahirkan pada Rodney Street di Pentonville daerah London , anak sulung dari Skotlandia filsuf, sejarawan dan imperialis James Mill dan Harriet Burrow. John Stuart dididik oleh ayahnya, dengan saran dan bantuan dari Jeremy Bentham dan Francis Place . Ayahnya, James Mill, adalah seorang sejarawan dan akademisi. Ia mempelajari psikologi, yang merupakan inti filsafat Mill, dari ayahnya. Menurut Mill, psikologi adalah suatu ilmu pengetahuan dasar yang menjadi asas bagi filsafat. Principles of Political Economy pada tahun 1848 berupaya untuk memahami masalah ekonomi sebagai suatu masalah sosial. Masalah tentang bagaimana manusia hidup dan ikut ambil bagian dalam kemakmuran bangsanya, baik dalam proses produksi, perlindungan terhadap produk dalam negeri dan perpesaing antar produk, maupun masalah distribusi melalui instrument uang dan kredit (mikhael dua,2008).

Dalam hal pemikirannya mengenai ekonomi, Mill dipengaruhi oleh Thomas Robert Malthus, dimana pertumbuhan ekonomi selalu diliputi dengan tekanan jumlah penduduk dengan sumber yang tetap.Universalime etis merupakan konsep utilitariannya yang lebih mengedepankan kepada kebahagiaan orang lain, dimana disanalah moralitas utilitarian dibangun oleh Mill. Prinsip tersebut memang cukup relevan dalam hal aktifitas ekonomi, disamping Mill menerima pasar bebas Adam Smith, namun usaha untuk memperhatikan kebahagiaan orang lain dalam hal persaingan ekonomi pasar, menjadi agenda Mill. Kondisi pasar bebas yang cenderung bersikap egoisme sentris, berusaha ditekan Mill dengan pemberlakuan nilai moralitas bersama, dimana prinsip kebahagiaan harus dirasakan oleh setiap pemain pasar, pelaku usaha, produsen, distribusi, hingga tataran konsumen. Pasar bebas memang cenderung melahirkan kondisi menang-kalah, namun diantara dua belah pihak diharapkan harus tetap mampu menjalin hubungan yang kelak melahirkan kebahagiaan bersama, yang merupakan konsekuensi atas universalisme etis ala John Stuart Mill.

Perbandingan Dengan Mazhab Lain

Sejarah Pemikiran Mazhab Sosialis dan Kritik terhadap Pemikiran Ekonomi Klasik :

  1. 1.      Kritik yang dikemukakan oleh mazhab sosialis berhubungan dengan doktrin laissez faire dengan pengendalian tangan tak kentara (invisible hand) dan intervensi pemerintah. Pemikiran yang dibahas adalah tentang teori nilai, pembagian kerja, teori kependudukan, dan the law of deminishing return, dan kritiknya karena asumsi bahwa negaralah yang berhak untuk mengatur kekayaan bangsa.
  2. 2.      Para pengritik mazhab klasik terutama dari Lauderdale, Sismonde, Carey, List dan Bastiat. Lauderdale mengajukan kritik bahwa nilai barang ditentukan oleh kelangkaan dan permintaan, sedangkan Muller dan List melihat bahwa nilai barang ditentukan juga tidak hanya oleh modal fisik, tetapi juga oleh modal spiritual dan modal mental. Demikian juga Carey melihat tentang teori nilai dari segi teori biaya reproduksi, sedangkan Bastiat bahwa faktor-faktor yang menentukan nilai barang adalah besarnya tenaga kerja yang dikorbankan pada pembuatan barang, menurut beliau hal-hal yang menjadi karunia alam tidak mempunyai nilai, kecuali telah diolah manusia.
  3. 3.      Sismonde mengajukan keberatan terhadap teori kependudukan Malthus, dan tidak mungkin dapat dikendalikan dengan cara-cara yang dikemukakan Malthus, sebab sangat tergantung pada kemauan manusia dan kesempatan kerja, dan kawin yang selalu dikaitkan dengan kemampuan ekonomi. Mesin mempunyai fungsi untuk menggantikan tenaga kerja manusia, aspek mesin tidak selalu mempunyai keuntungan dalam meningkatkan kekayaan bangsa. Carey berpendapat pertambahan modal lebih cepat dari pertambahan penduduk.
  4. 4.      Sismonde berpendapat bahwa pembagian kerja skala produksi menjadi semakin besar dan tidak dapat dikendalikan sehingga terjadi kelebihan produksi. Muller berpendapat bahwa pembagian kerja telah membawa pekerjaan ke dalam perbudakan dan tenaga kerja menjadi mesin. Pemikiran List bukan pembagian kerja yang paling penting tetapi mengetahui dan menggunakan kekuatan-kekuatan produktif dalam usaha meningkatkan kekayaan bangsa.
  5. 5.      Pemikiran John Stuart Mill banyak dipengaruhi oleh Jeremy Bentam yang beraliran falsafah utilitarian, bebannya sangat berat dalam mempelajari falsafah, politik dan ilmu sosial, yang menjadikan mental breakdown. Kritik terhadap ekonomi klasik terutama pada Smith, Malthus dan Ricardo, dipelajari oleh Mill. Sementara itu pemikiran ekonomi sosialis mulai berkembang, dasar sistem ekonomi klasik adalah laissez faire, hipotesis kependudukan Malthus, hukum lahan yang semakin berkurang, teori dana upah mendapat tantangan. Dalam era inilah pemikiran Mill dituangkan dalam bukunya yang berjudul Principle of Political Economy, dengan pemikiran yang eklektiknya.
  6. 6.      Sumbangan yang paling besar Mill adalah metode ilmu ekonomi yang bersifat deduktif dan bersama dengan metode induktif. Karena hipotesisnya belum didukung dengan data empirik, di samping itu pembahasannya tentang teori nilai tidak melihat dari biaya produksi, tetapi telah menggunakan sisi permintaan melalui teori elastisitas. Mill menjelaskan bahwa hukum yang mengatur produksi lain dengan hukum distribusi pendapatan, juga memperkenalkan human capital investment yaitu keterampilan, kerajinan dan moral tenaga kerja dalam meningkatkan produktivitas.

Kelebihan dan Kekurangan Mazhab Klasik

Dalam perspektif mazhab klasik jika di liahat secara makro maka terdapat sisi positif dan negatif. Jika di katakan mazhab klasik mempunyai sisi positif namun dari sisi poso tersebut juga ada sisi negatif nya. Seperti contoh,

  1. Kebebasan (freedom): hak untuk memproduksi, menukarkan, memperdagangkan, barang, tenaga kerja dan modal (kapital)
  2. Setiap orang bebas untuk memproduksi, menukarkan, memperdagangkan, barang, tenaga kerja dan modal (kapital). Sisi kelebihan atau sisi positif nya yakni dapat meningkatkan semagat produsen,konsumen,pedagang,dan Tenaga kerja dalam melakukan aktifitas jual beli yang mana juga akan meningkatkan kesejahteraan mereka. Namun sisi negatif nya yakni, jika hal tersebut terjadi terus menerus maka akan menganggu titik equilibrium Demand dan Supply.
  3. Kepentingan diri sendiri (self interest), hak seseorang untuk melakukan usaha sendiri dan membantu orang lain
  4. Hal ini juga dapat menunjang kesejahteraan namun lebih dominan pada individu saja. Karena lebih mementingkan kepentingan individu atau lebih tepat nya memperkaya diri sendiri. Dari sisi positif nya seseorang akan lebih tekun dalam menjalani usaha nya.
  5. Persaingan (competion), hak untuk bersaing dalam produksi dan perdagangan barang dan jasa
  6. Dalam hal ini seseorang akan seseorang mempunyai hak untuk bersaing dalam perdagangan barang dan jasa yang akan mereka jual. Yang mana hal ini akan meimbulkan inovasi-inovasi terbaru untuk bersaing. Sisi negatif nya inovasi-inovasi tersebut apakah sesuai dengan kemanusiaan. Seperti penggunaan rumus albert einstein E=mc² yang dahulu nya di temukan dari proses pembuatan bir apple.

Prinsip utama dalam mazhab Klasik adalah kepentingan pribadi (self interest) dan semangat individualisme (laissez faire). Kepentingan pribadi merupakan kekuatan pendorong pertumbuhan ekonomi dan kekuatan untuk mengatur kesejahteraannya sendiri. Berdasarkan prinsip tersebut para penganut mazhab Klasik percaya bahwa sistem ekonomi liberal atau system dimana setiap orang betul-betul bebas untuk melakukan kegiatan ekonomi apa saja bisa mencapai kesejahteraan masyarakat secara otomatis.

Sistem ekonomi liberal, dimana campur tangan pemerintah dalam kegiatan  ekonomi sangat kecil (dapat dianggap tidak ada), menurut mazhab Klasik dapat menjamin tercapainya :

  1. Tingkat kegiatan ekonomi nasional optimal ( full employment level of activity).
  2. Alokasi sumberdaya, baik sumberdaya alam maupun faktor-faktor produksi lainnya didalam berbagai kegiatan ekonomi, secara efisien.

Baca Juga: PRAKLASIK

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Riza Falepi : JK Pensiun, Saya dan Wartawan Merasa Kehilangan

Rapat Koordinasi Pemko Payakumbuh di awal tahun 2021 terasa berbeda. Karena juga ada momen perpisahan dengan pejabat yang memasuki purna tugas atau pensiun di Kafe Agam Jua, Kawasan Batang Agam, Rabu (13/1).
- Advertisement -

Dua Orang Petugas Satuan Pengaman Sentra IKM Randang Dapat Penghargaan

Apel pagi di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh agak sedikit berbeda dari hari biasanya, dua orang petugas pengamanan dipanggil kedepan oleh kepala dinas secara khusus, Senin (18/1).

Wawako Buka Open Turnamen Nusa Bersinar CUP

Masih dalam rangka peringangatan HUT Kota Payakumbuh yang ke 50, secara resmi Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz membuka open turnamen Nusa Bersinar CUP
- Advertisement -

Kerugian Capai Angka 600 Juta lebih, Pemko Siap Bantu Ponpes Cahaya Islami

Musibah kebakaran yang menimpa Asrama Putri Pondok Pesantren Cahaya Islam di Lingkungan Padang Kaduduak Kelurahan Tigo Koto Diate yang terjadi pada Sabtu (16/1) dini hari sekitar pukul 01.10 WIB menyebabkan 124 santriwati dan 20 orang ustadzah harus dirumahkan.

Tidak Terima Aliran Listrik Diputus Sepihak, Warga Datangi PLN UPP Lintau

Tanah Datar, beritasumbar.com Dugaan pemutusan sementara secara sepihak oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) unit pelayanan pelanggan Lintau terhadap satu unit rumah miliki SE (65)...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Yakin diminati warga, MS Glow hadir di Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Salah satu produk skin care dan kosmetik yang banyak digemari di pasar daring, toko MS Glow hadir di Kota Payakumbuh, Sumatera...

Ketua DPRD Sumbar Sebut Pasar Ekraf Geliatkan Ekonomi

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Ketua DPRD Sumbar Supardi menilai kehadiran pasar ekonomi kreatif (ekraf) merupakan salah satu upaya untuk menghidupkan kembali Usaha Mikro Kecil Menengah...

Nasrul Abit Apresiasi Pasar Ekraf di Payakumbuh

Payakumbuh BeritaSumbar.com - Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abid menilai Pasar Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang digelar di Kota Payakumbuh merupakan salah satu langkah untuk kembali...

Gaji THL di Payakumbuh dipastikan berkurang pada 2021

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Meski sempat mendapatkan penolakan dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), gaji Tenaga Harian Lepas di Kota Payakumbuh dipastikan akan...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku kuliner tradisional...

Menanam Bunga Krokot, Hobi Membawa Berkah Ditengah Pandemi Covid-19

Padang,BeritaSumbar.com,- Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang boring akan keadaan yang tak lazimnya seperti saat ini, hanya berdiam dan hampir semua aktivitas dilakukan...

Di Hari Pahlawan Para Kooperator Indonesia Gelar Diskusi Daring Dengan Tema “Inisiasi Pendirian dan Deklarasi Partai Koperasi di Indonesia”

Bertepatan dengan Hari Pahlawan pada Selasa, 10 November 2020, pukul 20.00-22.00 WIB, sejumlah aktivis koperasi atau yang biasanya disebut sebagai kooperator di Indonesia menyelenggarakan...

Padang Panjang Latih Koperasi Mengelola Pembiayaan Berbasis Syariah

Padang Panjang, www.beritasumbar.com - Pemerintah Kota Padang Panjang ke depannya akan menerapkan sistem perekonomian syariah, untuk itu Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM menggelar...

APBD Payakumbuh 2021 Defisit, Ini Penyebabnya

Payakumbuh , www.beritasumbar.com - Perintah Kota Payakumbuh mulai bahas Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tahun 2021 bersama dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) setempat dalam...

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang mengedepankan tema...
- Advertisement -