27 C
Padang
Sabtu, April 17, 2021
Beritasumbar.com

Ketahanan Pangan Sumbar Belum Berhasil
K

Kategori -

Aksi damai yang digelar oleh Aliansi Masyarakat tolak WTO yang berlangsung, Kamis (5/12) sore tadi, juga menyebutkan bahwa ketahanan pangan Sumatera Barat sendiri dinilai belum berhasil, meskipun gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno telah memperoleh penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara pada 29 November 2013 yang diserahkan oleh Wakil Presiden RI Boediono di Istana Negara. Menurut perwakilan Front Mahasiswa Nasional (FMN) Sumatera Barat, Angelique Maria Cuaca kerap disapa Like mengatakan, jika pemerintah daerah memang telah mendapat penghargaan tapi yang perlu ditanyakan adalah apakah penghargaan tersebut dapat dikatakan ketahanan pangan di daerah Sumatera Barat telah berhasil?, ini menjadi satu tanda tanya besar, sebab saat ini kepemilikan lahan di daerah Sumatera Barat sendiri tidak lagi milik petani atau anak nagari (Sumatera Barat-red) akan tetapi milik perusahaan besar yang telah menanamkan investasinya di Sumatera Barat. “Ini tentunya berbanding terbalik dengan realita yang ada, kepala daerah menerima penghargaan akan tetapi masyarakat sendiri masih tergolong miskin atau tidak sejahtera,” jelasnya ke padangtoday.com, Kamis (5/12).

Lanjuntya, kebijakan internasional terhadap bangsa Indonesia dan kebijakan terhadap daerah sendiri terutama daerah Sumatera Barat seolah tidak mendukung kesejahteraan masyarakat, lainnya banyaknya perampasan hak masyarakat yang dikuasai asing. Untuk itu tolak WTO, selamat petani bangsa Indonesia, selamatkan aset atau lahan para petani di daerah Sumatera Barat yang telah dikuasai asing. Sementara menurut Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Sumatera Barat, Sukardi Bendang mengatakan, untuk daerah Sumatera Barat mengenai keberhasilan ketahanan pangan mandiri baru mencapai proses akan tetapi belum dikatakan sukses walaupun gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno telah meraih Adhikarya Pangan Nusantara. Bayangkan, sementara saat ini masih banyak masyarakat miskin yang belum sejahtera begitu juga dengan petani Sumatera Barat.

Saat ini komoditi pangan lebih banyak berasal dari luar daerah Sumatera Barat, ini disebabkan karena bebas masuknya bahan pangan di daerah Sumatera Barat. Pemda Sumbar dalam hal ini Dinas Pertanian hanya sukses secara kebijakan akan tetapi tidak sukses dalam menjalankan program kesejahteraan rakyat dalam hal ini petani di Sumatera Barat, “Seharusnya ini menjadi perhatian, sebab yang tampak hari ini kepala dinas pertanian di tiap kabupaten yang ada di Sumatera Barat hanya memikirkan yang namanya proyek, sementara hasil pangan dari petani daerah tidak diperhatikan, ini musti dikaji kembali,” jelasnya ke padangtoday.com.

Kemudian, Indonesia sedang menjadi tuan rumah pertemuan Konfrensi Tingkat Menteri (KTM) ke IX dari organisasi perdagangan dunia atau Wolrd Trade Organizations (WTO) yang dihelat di Bali dan akan berakhir besok 6 Desember 2013, secara tidak langsung kebijakan WTO justu akan memperkaya perusahaan besar dan memiskinkan rakyat, dimana kendali produksi dan pasar produk pertanian diserahkan ke perusahaan besar sehingga kerangka WTO akan mengancam kemandirian pangan negara berkembang dan petani hanya menjadi objek eksploitasi saja.

“Musti diselamatkan kedaulatan pangan, sebab ini merupakan hak setiap orang banyak baik masyarakat dan negara untuk mengendalikan aneka sumber daya produktif, begitu juga dengan sistem yang termasuk di dalamnya produksi, distribusi dan konsumsi pangan yang disesuaikan kondisi ekologis, sosial, ekonomi dan budaya khas masing-masing,” ungkapnya.

Yang kemudian aliansi rakyat tergabung SPI, FMN, GMNI, LAM & PK, Walhi Sumatera Barat, Q-Bar, LBH Padang secara nyata menolak WTO untuk urusan pangan di Indonesia, yang mengakibatkan produk komoditi pangan di Indonesia dan daerah Sumatera Barat dihancurkan oleh produk pertanian negara maju yang saat ini bebas masuk ke Indonesia.(jpnn)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...
- Advertisement -

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Padang,BeritaSumbar.com,-Anggia Erma Rini Wakil ketua Komisi IV DPR RI melaksanakan sosialisasi 4 pilar kebangsaan bertempat di Hotel Pangeran Beach. Padang, Minggu (11/04).

Diusia 180 Tahun Usung Perwujudan Limapuluh Kota Yang Madani,Beradar dan Berbudaya Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu dari sembilan belas Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 3.354,30 Km² . Kabupaten Lima Puluh kota terdiri dari 13 Kecamatan, 79 Nagari, dan 401 Jorong.
- Advertisement -

Diusia 180 Tahun Usung Perwujudan Limapuluh Kota Yang Madani,Beradar dan Berbudaya Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu dari sembilan belas Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 3.354,30 Km² . Kabupaten Lima Puluh kota terdiri dari 13 Kecamatan, 79 Nagari, dan 401 Jorong.

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...

Saat Rampungkam RPJMD, Bupati Minta OPD Sijunjung Himpun Data Ril Ke Lapangan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sijunjung diberi waktu selama dua minggu untuk turun ke lapangan dan menyusun langkah strategis untuk...

Polres Payakumbuh Amankan Tiga Tersangka Terduga Penggelapan Dana Koperasi

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat mengamankan tiga orang tersangka terduga penggelapan dana Koperasi Serba Usaha (KSU) Sutra Ketinggian Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota. Kasat...

Polres Sinjunjung Bekuk Dua Orang Pengedar Narkoba

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepolisian Resos Sijunjung mengamankan dua orang pengedar dan pemakai nakorba jenis yang selama ini beroperasi di wilayah hukum polres tersebut. “Yang bersangkutan berhasil...

Mahyeldi Dukung Pemajuan Kebudayaan Koto Gadang Koto Anau untuk Jadi Destinasi Wisata Dunia

Peninggalan sejarah memiliki potensi besar bagi kemakmuran masyarakatnya. Jika tidak dijadikan cagar budaya, keberadaannya akan mengalami kepunahan. Menyikapi hal tersebut, Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Peneliti di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) memprakarsai Penyusunan Grand Design Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau yang digelar pada 3 - 4 April 2021 di Depan Balai Adat Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kabupaten Solok, Kecamatan Lembang Jaya, Provinsi Sumatera Barat.

Tak Sampai 24 Jam Polres Sinjujung Bekuk Sindikat Pencuri Antar Provinsi, Korban Rugi Puluhan Juta

Sijunjung, beritasumbar.com - Sekitar 12 jam setelah kejadian jajaran Polres Sijunjung berhasil membekuk enam orang pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil. “Pelaku...
- Advertisement -