24.5 C
Padang
Tuesday, November 24, 2020
Beritasumbar.com

Keluarga Rentan dan wanita Rawan Sosial Ekonomi dapat bantuan dan bimbingan teknis
K

Limapuluh Kota,Beritasumbar.com-Penanganan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sudah seharusnya menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Hal ini sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.

Dalam UU tersebut dijabarkan bahwa kesejahteraan sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya.

Sementara dalam faktanya, masih begitu banyak masyarakat Limapuluh Kota yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasarnya, sehingga untuk mencapai hidup layak sangat susah.

“Karena itu, pemerintah memiliki kewajiban untuk melakukan langkah-langkah rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial dan perlindungan sosial bagi para PMKS,“ ujar Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Limapuluh Kota Husin dalam membuka acara Bimbingan Teknis Bantuan Usaha bagi Keluarga Rentan dan wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) bertempat di Gedung IPHI Center Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (4/8/2016). Kegiatan ini merupakan kerjasama dengan Dinas Sosial Propinsi Sumatera Barat

Di Lima Puluh Kota, Wanita Rawan Sosial Ekonomi Dibimbingan Teknis dan Dapat Bantuan Usaha
Di Lima Puluh Kota, Wanita Rawan Sosial Ekonomi Dibimbingan Teknis dan Dapat Bantuan Usaha

Sementara, Kasi Pemberdayaan Keluarga Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Elvita dalam materinya menyatakan bahwa Program Pemberdayaan keluarga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial bagi keluarga rentan, keluarga bermasalah sosial psikologis, dan wanita rawan sosial ekonomi dan terwujudnya ketahanan sosial keluarga, melalui beberapa kegiatan antara lain lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga (LKKK), pemberdayaan perempuan, dan bimbingan Kesejahteraan sosial keluarga dengan sasarannya adalah keluarga wanita rawan sosial ekonomi untuk menciptakan peluang usaha dalam rangka memenuhi kebutahan dasar, yang termasuk dalam penanggulangan kemiskinan,” ujar Elvita.

“Kegiatan bimbingan teknis bantuan usaha bagi wanita rawan sosial ekonomi di ikuti oleh 50 orang peserta dan dalam kesempatan ini juga diberikan pelatihan cara membuat makanan ringan selesai pelatihan peserta akan diberikan bantuan dalam bentuk berupa barang kebutuhan dalam pengembangan usahanya  senilai Rp.1.400.000,- termasuk pajak, dengan harapan semooga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha sehinga memberikan nilai tambah yang dapat meningkat pendapatan ekonomi keluarga,“ tukuk Elvida.

Kemudian nara sumber Erlinda dari SMKN I Luak Limapuluh Kota, memberikan materi motivasi dalam usaha agar sukses adalah mengatakan dalam memulai usaha harus berani mengambil risiko. Kalau tidak berani mengambil risiko, jangan buka usaha.

“Setiap usaha yang akan dijalankan harus miliki konsep dari awal bahwa kepuasan konsumen merupakan prioritas, bukan cuma ladang profit semata. Untuk itu, setiap usaha harus menjaga kualitas, mempunyai inovasi baik dalam produk maupun dalam program, dan harus bisa membangun strategi penjualan yang tepat serta mampu membaca pasar untuk meningkatkan penjualan,“ ujar Erlinda.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Limapuluh Kota H Saiful dalam materinya mengatakan  bahwa kebijakan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kabupaten Limapuluh Kota yang merupakan amanah dari misi ke-3 yang tertuang dalam RPKMD 2021 dengan tujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui revitalisasi perekonomian dan reformasi kelembagaan berbasis masyarakat dengan pemanfaatan potensi daerah.

“Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Masyarakat, dengan sasaran-sasaran pembangunan sebagai berikut: menurunnya angka kemiskinan,meningkatnya pelayanan pembinaan PMKS. Meningkatnya pelayanan kesejahteraan sosial dan meningkatnya pelayanan terhadap lansia,“ ujar Saiful.

Lebih lanjut dijelaskannya Jumlah Penduduk Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2015 adalah  365.389 jiwa dan berdasarkan data  yang telah terkumpul dimana jumlah wanita rawan sosial ekonomi   4.281 jiwa atau (1,17 persen).

Bimbingan Teknis Bantuan Usaha bagi Keluarga Rentan dan wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) dilanjutkan dengan praktek pembuatan kue kering  yang diikuti oleh 50 orang peserta dari 7 Kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Lurah Setu Buka Diskusi Aspek Hukum Bisnis dan Pengenalan E-commerce yang dimotori oleh Dosen FH Unpam

TANGSEL- Ditengah kondisi masih dalam masa pandemi tidak menyurutkan semangat dosen FH- Unpam (Fakultas Hukum Universitas Pamulang) dalam mengadakan kegiatan Tridarma Perguruan...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Launching TRD Holding, H Suherman TRD Lahirkan Peradaban Baru Dari Silabuak 5 Kaum

Tanah Datar, BeritaSumbar.com,- TRD Holding merupakan group bisnis terbaru H Suherman TRD untuk membangun kampung resmi diluncurkan selasa ( 17/11/ 2020) kemarin.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Mempererat Silaturrahmi, Wartawan Tanah Datar Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Perwakilan wartawan yang bertugas di Kabupaten Tanah Datar, mendatangi Balai Wartawan Luak Limopuluah pada Senin (23/11) sore. Kedatangan insan...

Dukung PBM Tatap Muka, DPRD Payakumbuh: Terapkan Prokes Secara Ketat

Payakumbuh, beritasumbar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh, mendukung rencana pemerintah kota setempat yang akan melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM)...

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Sudah Zona kuning, Kegiatan PBM Tatap Muka Di Payakumbuh Mulai Rabu Ini

Payakumbuh, beritasumbar.com - Setelah ditetapkan kembali sebagai daerah zona kuning atau daerah dengan zona penyebaran rendah, Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat akan...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...
- Advertisement -