28 C
Padang
Minggu, Oktober 24, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kamasril CS Tolak Dedi Chandra Ketua DPD Golkar Bukittinggi
K

Kategori -
- Advertisement -

Bukittinggi, beritasumbar.com — Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Golkar Kota Bukittinggi pada Jumat (9/7/2021), bertempat di kantor DPD Golkar Provinsi Sumatera Barat, di Kota Padang, menetapkan Dedi Chandra sebagai Ketua DPD Golkar Bukittinggi yang baru.

Dua hari setelah penetapan Dedi Chandra sebagai ketua, tepatnya Minggu (11/7/2021), sejumlah kader Golkar di Bukittinggi melakukan aksi penolakan, dengan memasang spanduk bertuliskan menolak Dedi Chandra sebagai Ketua DPD Golkar Bukittinggi.

Aksi penolakan sejumlah kader dilangsungkan di kantor DPD Golkar Kota Bukittinggi, Jln. Sudirman. Menurut Kamasril Katik Nan Kayo, penolakan Dedi Chandra sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bukittinggi, memiliki dasar yang kuat.

Penolakan itu, kata Kamasril, pertama, dia (Dedi Chandra, red) bukan kader partai sehingga melanggar ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai golkar.

Kedua, tidak dihadiri Ketua Kecamatan dan Ketua AMPG dan Ketua KPPG selaku pemilik hak suara. Ketiga, muncul dari kader Partai Golkar Bukittinggi, karena Partai Golkar merupakan partai kader, bukan milik pribadi.

Aksi penolakan Dedi Chandra tersebut, hadir diantaranya Ketua Partai Golkar Kecamatan Guguak Panjang Kasmirudin, Ketua Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Permai Deni dan Ketua Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Ismet.

Serta juga Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Bukittinggi, Musafir St Makmur, Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Bukittinggi, Vina Kumala, dan beberapa kader lainnya.

Dedi Chandra Terpilih Sesuai AD/ART

Wakil Sekretaris Bidang Hukum DPD Golkar Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Nisfan Jumadil dihubungi mengatakan, pemilihan Dedi Chandra telah sesuai dengan AD/ART.

Ia menjelaskan, pasca keributan pada Musda Golkar yang berlangsung di Bukittinggi beberapa bulan lalu itu, DPD Partai Golkar Provinsi Sumbar, membuat tim pencari fakta berjumlah lima orang.

“Dari lima orang tim pencari fakta itu, terpilih lah saya sebagai ketuanya,” kata Nisfan.

Menurut Nisfan, dalam keributan itu, Aguswanto salah satu pimpinan sidang yang juga perwakilan provinsi, menskors sidang sampai batas waktu yang tidak ditentukan, lantaran ada dukungan dari dua kecamatan dengan dua calon ketua yang berbeda.

Namun, kata Nisfan, pimpinan sidang perwakilan kecamatan dan perwakilan sayap, tetap menjalankan sidang tanpa pimpinan sidang perwakilan dari DPD Golkar provinsi, maka musda tidak sah atau ilegal.

“Investigasi dilakukan ke lapangan, diperiksa kelengkapan bukti dan kelengkapan surat kepengurusan kader yang ikut musda, ternyata SK-nya telah habis per 20 Desember 2020. Kalau musda itu dipaksakan otomatis ilegal,” paparnya.

“Melihat hal demikian itu, DPD Partai Golkar Provinsi Sumbar mengambil sikap, yakni melalui sidang pleno di DPD Partai Golkar Provinsi Sumbar, semua pihak yang ikut musda dilakukan pemecatan, baik itu SC, OC, kecamatan, termasuk Plt Ketua DPD Partai Golkar Bukittinggi,” ungkapnya.

Ia menegaskan, berdasarkan rapat pleno DPD Golkar Provinsi Sumbar tersebut, ditunjuk Plt Ketua DPD Golkar Kota Bukittinggi yang baru.

“Dalam rapat pleno, ditunjuklah saya sebagai Plt Ketua-nya. Lalu diangkat lah Plt ketua untuk tiga kecamatan di Bukittinggi. Mengingat supaya tidak ada lagi terjadi keributan seperti yang terjadi pada musda di Bukittinggi, musda digelar di kantor DPD Golkar Provinsi Sumbar,” ucapnya.

“Pengurus kecamatan di Bukittinggi yang SK-nya telah habis per 20 Desember 2020, dipilihnya ketua Plt itu secara aturan diperbolehkan. Kemudian pada Musda ke X Golkar Bukittinggi di kantor DPD Partai Golkar Provinsi dua hari yang lalu, terpilih Dedi Chandra sebagai ketua DPD Golkar Bukittinggi yang baru,” tegasnya.

Dedi Chandra Dipilih Sikap Diskresi DPP

Nisfan kembali menegaskan, mengenai informasi tentang Dedi Chandra bukan kader partai golkar, di DPP Partai Golkar itu punya kebijakan diskresi namanya.

“Diskresi itu kewenangan DPP menunjuk siapa yang pantas dan layak. Partai Golkar harus mencari orang yang mapan dan mampu di lingkungannya, maka dari itu kami nilai sikap Kamasril CS secara etika tidak tepat,” ungkapnya.

Ajak Kamasril CS Bersama Besarkan Partai

Dedi Candra, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bukittinggi terpilih hasil Musda ke X Golkar Bukittinggi di kantor DPD Partai Golkar Provinsi Sumbar, mengatakan, penolakan dirinya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bukittinggi merupakan hal yang wajar, sebagai bentuk kekecewaan mereka.

Dedi mengatakan, dirinya terpilih sebagai ketua DPD Golkar Bukittinggi, mengajak Kamasril CS dan kawan-kawan yang lainnya, agar bersama-sama membesarkan partai Golkar. (adil)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img