K3L Unit Induk P3BS PT PLN persero gelar kampanye pengurangan sampah plastik di kota pekanbaru

Pekanbaru ,BeritaSumbar.com, – Dihimpun dari laman berita Kompas, Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik ke laut terbesar kedua di dunia. Data yang didapat dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti ini juga menyebutkan total sampah plastik yang dibuang ke laut jumlahnya mencapai 3,2 juta ton.

Angka ini hanya 5% dari total sampah plastik yang dihasilkan Indonesia. Dihimpun dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik yang dihasilkan Indonesia jumlahnya mencapai 64 juta ton per tahun dan selalu ada kenaikan yang signifikan setiap tahunnya.

Dilansir dari World Atlas, Indonesia menjadi negara keempat pengguna botol plastik terbanyak di dunia dengan jumlah penggunaan mencapai 4,82 miliar buah per tahun. Untuk mengurangi dampak lingkungan dari besarnya penggunaan plastik ini, diperlukan langkah nyata dari seluruh lapisan masyarakat.

Bertempat di zona Car Free Day (CFD) Jalan Sudirman kota Pekanbaru, Biro K3L PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera melaksanakan Gerakan Pengurangan Sampah Plastik.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Tim Penggiat Lingkungan PLN UIP3B Sumatera. Setiap tahun, Tim Penggiat Lingkungan PLN UIP3B Sumatera berkolaborasi dengan berbagai organisasi non profit yang bergerak di bidang lingkungan.

Pada momen kali ini, berkolaborasi dengan komunitas Lindungi Hutan Riau, Tim Penggiat Lingkungan PLN UIP3B Sumatera mengkampanyekan pengurangan sampah plastik. Tema ini dipilih untuk menjawab besarnya produksi sampah plastik di Indonesia.

Selain membersihkan zona CFD dari sampah plastik yang berserakan, masyarakat juga diajak untuk menukarkan 5 botol plastik yang mereka bawa atau dapat mereka kumpulkan di zona CFD dengan 1 tumbler secara gratis.

Penukaran ini dimaksudkan agar kedepan, masyarakat membawa air minum sendiri dengan tumbler yang didapatnya. Hal ini jauh lebih baik dibandingkan dengan membeli air minum dengan botol plastik yang sampahnya akan merusak lingkungan.

Kepala Biro K3L PLN UIP3B Sumatera, Soni Irawansjah, yang ditemui di lokasi berharap masyarakat mulai mengurangi penggunaan barang-barang berbahan plastik. “Melalui kegiatan ini, semoga masyarakat terketuk hatinya, terbuka pikirannya, untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mulai menggunakan barang-barang yang reusable,” ungkapnya.

Masyarakat terlihat antusias dengan kampanye ini, terbukti dengan banyaknya masyarakat yang tidak hanya mengumpulkan dan menukarkan botol plastik yang dibawanya, tapi juga mencari botol yang berserakan di sekitar zona CFD.(*)

loading...