spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Jelang Ramadhan, Kabupaten Pasaman Antisipasi Linjakan Harga Kebutuhan Pokok
J

Kategori -
- Advertisement -

Lubuk Sikaping – Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menyatakan, akan terus melakukan pemantauan, terhadap harga kebutuhan pokok di daerah itu, jelang Ramadhan 1436 Hijriah, dan siap melaksanakan operasi pasar jika terjadi lonjakan yang signifikan.

Wakil Bupati Pasaman, Daniel, di Lubuk Sikaping, Sabtu, mengatakan, saat ini kita terus melakukan pemantauan, terhadap kebutuhan pokok di daerah ini, dan dalam waktu dekat semua instansi terkait akan kita kumpulkan, dan rapat, untuk menentukan apakah operasi pasar diperlukan atau tidak.

“Kita akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Koperasi Perindusterian dan Perdagangan di daerah ini, untuk selanjutnya beru menentukan apakah akan dilakukan operasi pasar atau tidak jelang Ramadhan ini, sebab itu pemantauan harga terus dilakukan,” kata Daniel.

Ia menambahkan, hingga saat ini, meski harga kebutuhan pokok sedikit mengalami lonjakan, namun masih dapat dikatakan normal, namun demikian kita juga akan segera melakukan inspeksi mendadak ke semua pasar tradisional yang ada di daerah ini.

Sehubungan dengan itu, berdasarkan pemantauan yang di beberapa pasar tradisional di daerah itu, seperti pasar di Kecamatan Lubuk Sikaping, untuk kebutuhan pokok, diantaranya bawang merah yang tadinya seharga Rp7 ribu per seperempat kilogram, kini naik menjadi Rp10 ribu, bawang putih Rp18 ribu menjadi Rp20 ribu per seperempat kilonya, demikian dengan gula pasir, dari Rp12 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogramnya.

Salah seorang pedagang As (56), mengatakan, kenaikan banyak terjadi di harga-harga sembako seperti bawang merah, bawang putih, cabe merah, tomat, telur, ayam dan lain-lain.

Dia menambahkan, kenaikan terjadi pada harga cabai merah, yang sekarang mencapai Rp28 ribu dari harga sebelumnya yang hanya Rp20 ribu per kilogramnya, namun untuk cabe rawit sekarang per kilonya seharga Rp18.000, sedangkan sebelumnya cabe rawit per kilonya mencapai Rp30.000.

Kenaikan juga dialami di kelompok sayur-mayur, kubis naik sampai dua ribuan dari harga awal Rp4 ribu kini mencapai Rp6 ribu per kilogramnya.

“Justru tomat yang mengalami penurunan dari harga Rp10 ribu menjadi Rp8 ribu per kilonya,” jelasnya.

Sementara itu harga daging masih stabil, belum mengalami kenaikan berarti, dimana untuk daging sapi sendiri berkisar Rp120 ribuan per kilogramnya, daging ayam mencapai Rp40 ribu per kilo.

Sementara itu, Jum (25) penjual ikan air tawar seperti ikan mas biasanya satu kilonya seharga Rp28.000, namun kini satu kilonya Rp30.000.

Jum menambahkan, untuk ikan nila atau mujair biasanya satu kilo seharga Rp18.000 dan kini seharga Rp22.000 per kilonya.

 

Sumber: Antara/Oleh: Eko Fajri
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img