27 C
Padang
Minggu, Januari 24, 2021
Beritasumbar.com

Jangan Terlalu Banyak Memuji
J

Kategori -

Penulis: Irma Shalimar

Kita semua tahu bahwa anak-anak perlu dipuji bila mereka melakukan sesuatu yang baik. Pujian memberi mereka dorongan supaya terus berbuat baik. Namun pujian yang berlebihan, yang terlalu sering, dapat membuat pudar tujuannya. Beberapa saran di bawah ini menunjukkan bagaimana cara memuji yang tepat dan pada saat yang semestinya.

Beri pujian atas usahanya

Tampaknya aneh, tetapi memuji sesuatu yang alami, seperti bakat atletik, ketrampilan musik atau kecerdasan otak, sering menjadi bumerang menurut Carol Dweck, Ph.D., seorang profesor psikologi dan penulis buku Mindset: The New Psychology of Sucess.Risetnya, yang diadakan bersama rekan-rekannya di Universitas Columbia, menunjukkan bahwa anak-anak yang dipuji karena kecerdasannya menjadi terlalu fokus untuk berhasil. Sesudah salah menjawab beberapa pertanyaan dalam tes IQ, mereka berkurang kegigihannya dan makin jeblok ketika mengerjakan tes berikutnya yang lebih gampang. Menurut profesor Dweck, “Jika Anda memuji anak-anak karena kecerdasannya, mereka akan obses dengan kesuksesan.” “Mereka takut dengan tantangan, karena mereka menyamakan kegagalan dengan kebodohan.” Tetapi bila Anda menyadari dan memuji usaha mereka, dampaknya akan sebaliknya, mereka terdorong untuk berusaha lebih keras, meraih sasaran yang lebih tinggi dan menikmati keberhasilannya.

Rincikan secara tepat

Pikirkan sejenak, tujuan utama memuji ialah memberi dorongan kepada anak-anak untuk selalu berbuat dengan cara yang mendatangkan hasil positif. “Jika Anda tidak merinci tentang apa dan bagaimana mereka telah melakukan sesuatu yang baik, sulit bagi mereka untuk mengulangi perilaku mereka,” kata pakar psikologi Richard Weissbourd, penulis The Parents We Mean to Be.

Penelitian menunjukkan betapa pentingnya untuk tidak memuji secara umum. Anda hendaknya menyatakan secara tepat tindakan mereka, bukan perasaan Anda sendiri, misalnya “Kamu sudah berlatih mati-matian untuk pertandingan bola di sekolah,” atau “Ayah lihat kamu begitu fokus dalam permainan catur tadi.” Sebutkan hal-hal yang dapat dikendalikan atau dapat diperbaiki untuk meraih cita-cita mereka, antara lain disiplin, kegigihan, kebaikan, kemurahan hati dan rasa hormat.

Ketulusan

Remaja khususnya dapat membedakan apakah pujian Anda tulus atau hanya sekedar cacap-cuap. Misalnya Anda berkata, “Sayang, kau baik sekali kepada nenek hari ini.” Anak Anda akan merasa dia sedang dimanipulasi atau digurui. Sebaiknya katakanlah sambil lalu bahwa Anda melihat dia membantu nenek berjalan keluar kamar dan tanyakan pendapatnya tentang kesehatan nenek.

Pujian atas prestasi

Jangan memuji anak Anda karena melakukan tugas yang mudah seperti membuang sampah atau melipat baju. Pujian ini terlalu berlebihan, melaksanakan kewajiban adalah bagian dari kehidupan keluarga. Dampaknya juga bisa merusak, remaja Anda mungkin berpikir Anda tidak sadar bahwa tugas itu begitu sederhana. Atau anak Anda akan merasa Anda menganggap dirinya rapuh sehingga perlu dipuji untuk melakukan tugas rumah tangga. Simpanlah pujian Anda untuk usaha yang benar-benar patut dipuji.

Diam itu emas

Kadang-kadang strategi yang paling efektif adalah menahan pujian. Anak-anak tahu bila mereka membuat pilihan yang bijak. Dan perasaan puas yang mereka dapat adalah upah tersendiri bagi usaha mereka. Dengan mempercayai anak-anak untuk menyadari bahwa mereka bertindak benar, kita membentuk siklus di mana mereka tidak bergantung kepada orang lain untuk merasa puas terhadap prestasi mereka. Ketika mereka duduk di perguruan tinggi dan jauh dari Anda, Anda tidaklah mungkin memuji setiap kali mereka bertindak benar.

Saya pernah berpikir apakah anak-anak saya mampu berbuat seperti anak-anak lain dalam cerita dongeng yang mengharukan di mana mereka menyumbangkan hadiahnya untuk anak-anak lain yang kurang beruntung. Suatu kali di hari Besar Agama anak saya memutuskan untuk menyumbangkan rambutnya yang panjang bagi anak-anak yang menderita kanker. Selain rambutnya dia juga menyumbangkan uang hadiah Hari Besarnya. Saya tidak merasa perlu memberikan pujian terhadap perbuatan amalnya. Dia tahu apa yang diperbuatnya adalah benar dan dia tahu kami, sebagai orang tuanya, bangga atas kebaikan hatinya. Semua itu merupakan upah tersendiri yang memberinya perasaan puas dan senang karena mampu membagi sedikit “harta” yang dimilikinya.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Tidak Terima Aliran Listrik Diputus Sepihak, Warga Datangi PLN UPP Lintau

Tanah Datar, beritasumbar.com Dugaan pemutusan sementara secara sepihak oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) unit pelayanan pelanggan Lintau terhadap satu unit rumah miliki SE (65)...
- Advertisement -

IMM Pariaman dan Padang Pariaman Peduli Korban Banjir Solok

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Pariaman dan kabupaten Padang Pariaman melaksanakan aksi sosial peduli terhadap korban banjir Solok. Kegiatan aksi sosial itu dilaksanakan di jalan protokol Kota Pariaman, Senin, 18 Januari 2021.

Darurat Gempa Majene! Segera Bantu Saudara Terdampak!

Dilansir laman resmi BNPB, Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.
- Advertisement -

Pemko Payakumbuh Ikuti Meeting Zoom Dengan Kemendagri

Menindaklanjuti Surat Edaran Mendagri Nomor 903/145/SJ TGL 12 Januari 2021 tentang percepatan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, Pemerintah Kota Payakumbuh mengikuti kegiatan Webbinar yang digelar melalui via zoom meeting, Rabu(20/1).

Sopir 2 Dan Kernet Bus ALS Dibekuk Jajaran Polres Sijunjung

Jajaran Satreskrim Polres Sinjujung akhirnya berhasil ungkap kasus kematian salah seorang warga Tanjuang Gadang beberapa hari Lalu. Dua orang Pelaku pembunuh OK (40) berhasil dibekuk. Sementara dua lainnya masih masuk daftar pencarian orang.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Mimpi bertemu sang Ayah, “Sang Datuk” nya anak-anak; Ceracau soal Wanita hingga Virus Corona

Lama tak berjempa dengan beliau, seingat kami sejak kasus Aksi Panas 4 Maret 2004 bersama Forum Aksi Demokrasi Arus Bawah Univ. Negeri Padang yang berujung di tahannya 20 aktivis UNP oleh sang Rektor waktu itu, beliau mangkat pas seminggu sebelum usai kami dibebas tahankan tepatnya 4 Mei 2004; baru sekali beliau datang dalam mimpi panjang. Entah apa hikmahnya gerangan, hanya Allah SWT yang lebih tahu.

Darurat Gempa Majene! Segera Bantu Saudara Terdampak!

Dilansir laman resmi BNPB, Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.

Melahirkan Kepercayaan Masyarakat Untuk di Vaksinasi

Untuk lahirkan Kepercayaan Masyarakat Pada Vaksin Covid-19 pemerintah perlu lebih transparan soal vaksin Covid-19, terutama pada aspek keamanan dan biaya.

Waspadai ! Perbudakan Intelektual dibalik Akreditasi Perguruan Tiggi

Perguruan Tinggi / Kampus adalah salah satu wadah pendidikan yang sangat berperan penting untuk kemajuan peradaban bangsa dengan mencetak para intelektual yang berkualitas. Melalui keilmuan yang dimilikinya mereka akan terjun kemasyarakat untuk menyelesaikan berbagai problem yang dihadapi.

Menkes: Bantu para Tenaga Medis dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Upaya keras pemerintah dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 di sisi hilir tidak akan lengkap bila tanpa dibarengi dengan upaya di sisi hulu atau pencegahan. Maka itu, kesadaran seluruh pihak untuk melakukan upaya proaktif mencegah penyebaran Covid-19 amat diharapkan.

Keuntungan Berbisnis Kotoran

Mungkin agak tekesan jorok istilah keuntungan berbisnis kotoran ini kita dengar. Tapi hal ini sangat membantu meningkatkan ekonomi para petani. Kotoran disini yang dimaksud adalah kotoran binatang ternak seperti sapi, kambing, kerbau atau lainnya yang banyak di pelihara masyarakat.

Universitas Bung Hatta Padang Tekan MoU dengan Yayasan Madani

Kamis 17 Desember 2020, bertempat di ruang Rektorat Universitas Bung Hatta Padang telah ditanda tangani kesepakatan atau MOU antara universitas Bung Hatta Padang dengan Yayasan Madani yang mempelopori gerakan Kembalikan Marwah Minangkabau.

Politik Dinasti dan Gerbang Meritokrasi

Bagi banyak individual, tata aturan kekerabatan tidaklah secara teoritis mengesampingkan aturan politik. Menurut definisi morgan terdahulu, kekerabatan megatur keadaan socitas dan yang kedua mengatur civitas. Atau menggunakan terminologi yang sering digunakan sekarang ini yang pertama merujuk pada struktur-struktur respositas dan kedua merujuk pada dikotomi yang jelas.

Simalakama Pandemi: Liburan atau Stay at Home?

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih - Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas Corona sudah menjadi beban dunia sejak pertama kalinya China melaporkan adanya penyakit...

Budidaya Sri Rejeki, Pilihan Bisnis Santai Namun Menjanjikan Saat Pandemi

Oleh: Iga Permata Hany & Jelita Putri Adisti Mari mengenal salah satu jenis tumbuhan yang sedang marak dibudidayakan dikalangan ibu-ibu saat ini, siapa lagi kalau...
- Advertisement -