Agam,BeritaSumbar.com,-Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri mengimbau masyarakat agar melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah. Ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

“Kita minta masyarakat tidak menggelar salat Idul Fitri di masjid atau lapangan. Di rumah saja,” kata Indra Catri saat meninjau pos pam Ramadhan dan lebaran, Rabu (20/5).

Kalau ada masyarakat yang ingin melaksanakan salat di lapangan atau masjid, sesuai intruksi Pemprov Sumbar, maka bupati/wali kota terlebih dahulu berkoordinasi dengan organisasi keagamaan dan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut. Kemudian harus memastikan aman dari COVID-19 dan daerah tersebut tidak ada wargannya yang pernah terinfeksi COVID-19.

Bagi yang tinggal di zona hijau dan tetap melaksanakan salat Idulfitri, panitia harus mensosialisasi protokol kesehatan kepada jamaah salat Ied. Menyiapkan tempat cuci tangan, pakai masker, bawa sajadah sendiri, khutbah tidak panjang, salatnya cukup ayat-ayat pendek.

“Meski demikian, sebaiknya salat di rumah saja agar kita bisa saling melindungi dan menjaga,” ulasnya.

Indra Catri berharap, dalam waktu dekat rantai penyebaran COVID-19 terputus tuntas di Agam .

“Hari ini 8 orang pasien positif Covid-19 di Agam kembali dinyatakan sembuh. Hingga sekarang sudah 10 orang yang sembuh. Semoga 7 pasien yang masih dirawat juga sembuh,” ujar Bupati Agam dua periode itu.

Indra Catri menginginkan, kerja keras yang dilakukan semua pihak tidak sia-sia hanya karena masyarakat tidak disiplin dan tidak merubah kebiasaan.

“Kita sudah lelah kalau ada lagi PSBB Jilid 3. Kita upayakan PDP, OTG dan ODP menuju nol menjelang akhir PSBB jilid 2,” terangnya.

Selain itu, masyarakat diminta tetap mematuhi anjuran pemerintah dan ulama. Terapkan social dan physical distancing, pakai masker, tidak berkumpul dan beraktivitas di luar rumah. Jika terpaksa, tetap terapkan protokol kesehatan.

“Kapada masyarakat diimbau bersabarlah sedikit hari lagi. Tetaplah waspada, patuhi protokol kesehatan,” tutup Indra Catri.(humas)

loading...