23 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Hidroponik 55 siap unggul dalam produksi sayuran sehat dan berkembang menuju kawasan Eco-eduwisata
H

Kategori -
- Advertisement -

Padang,BeritaSumbar.com,-Sayuran hidroponik adalah sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan yang mengandung mineral yang diperlukan oleh sayuran untuk tumbuh. Berbeda dengan sayuran lainnya yang membutuhkan tanah untuk tumbuh, tanaman hidroponik hanya membutuhkan air bermineral untuk tumbuh. Air yang digunakan untuk menanam sayuran ini pun bisa didaur ulang.

Keunggulan dari produk sayuran hidroponik ini adalah bebas pestisida kimia, rasa sayur renyah dan manis, bersih, dan ramah lingkungan. Namun pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait dengan sayuran hidroponik ini masih sangat sedikit dan tidak merata disemua kalangan, sehingga pemasaran sayuran hidroponik hanya terbatas pada kalangan tertentu saja.

Hidroponik 55 merupakan usaha sayuran hidroponik yang memproduksi sayuran sehat bebas pestisida kimia diantaranya Sawi Pakchoy, sawi Chaisin, Kangkung, Daun Mint dan Selada. Hidroponik 55 didirikan oleh Brian Permana, SP (alumni Fakultas Pertanian UNAND) pada tahun 2017 di Dharmasraya dengan nama awal Kakek Hidroponik.

Setelah berjalan lebih kurang 1 tahun Kakek Hidroponik mengikuti program PWMP (Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian) di Kampus Pertanian Unand dan lolos seleksi. Pada bulan  Oktober 2018 resmi Kakek Hidroponik berubah nama menjadi Hidroponik 55. Lokasi Hidroponik 55 saat ini di Jln. Sungai Balang Cupak Tangah, Kec. Pauh, Kota Padang, lokasi tapat di belakang sekretariat Pasar Rabu Tani.

Seiring berjalan nya waktu, ditemukan beberapa kendala yang dihadapi oleh Hidroponik 55 dalam mengembangkan usaha nya.  Ditambah dengan kondisi pandemic Covid-19 yang mempengaruhi proses pemasaran dan penjualan sayuran yang diproduksi yang mengakibatkan omset menurun.

Oleh karena itu, tim dosen pengabdian masyarakat Universitas Andalas yang terdiri dari, Ns. Fitri Mailani, M.Kep, Donny Eros, S.S., M.A, Jauharry, SE., MM, Ns. .Mulyanti Roberto Muliantino, M.Kep, Mera Juwita, SP, dan Windy Aulia (Mahasiswa Fakultas Pertanian) melakukan kegiatan pendampingan pada usaha berkembang Hidroponik 55 agar menjadi unggul dalam produksi sayuran sehat dan mengembangkan kawasan Hidroponik 55 menjadi tujuan Eco-Eduwisata.

Setelah berdiskusi dengan mitra ada beberapa permasalahan yang prioritas untuk diselesaikan yaitu ketidak pastian pasar dalam menampung hasil produksi dan keterbatasan pasar yang terbentuk baru untuk masyarakat menengah ke atas saja. Yang kedua adalah masalah hama yang menyebabkan kualitas sayur yang dhasilkan menurun. Dan yang ketiga adalah mengembangkan usaha hidroponik 55 seperti mengolah makanan sehat dan menjadi kawasan Eco-Eduwisata. Kegiatan pengabdian ini direncanakan akan berlangsung selama 3 tahun (2021-2024).

Dengan rencana kegiatan sebagai berikut: 1) merancang pembuatan green-house di kawasan pertanian, 2) meningkatkan promosi dan edukasi secara online dan offline, 3) mengajukan proposal kerja sama dengan restaurant, café, rumah sakit, dan swalayan di kota Padang, 4) mengembangkan usaha Hidroponik 55, dalam mengolah makanan sehat yang berasal dari sayuran hidroponik, 5) mengembangkan kawasan pertanian menjadi kawasan Eco-Eduwisata.

Sebagai langkah awal kegiatan ini, telah dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu FGD (Focus Group Discussion) yang dihadiri oleh tim pelaksana, mitra dan ketua Koperasi Majelis Dosen Muda (KMDM) Universitas Andalas  yaitu Bapak Virtuous Setyaka, SIP, MSi dan Ibu Eli Ratni, S.Pt, MP sebagai direktur Pasar Rabu Tani. Kegiatan selanjutnya, Kamis 10 Desember 2020 tim pengabdian mengundang Arif Abdul Putra, yang merupakan penggiat hidroponik dan telah berhasil membuat green house sendiri dikawasan pertanian miliknya, untuk membantu mitra dalam persiapan pembangunan green-house.

Selanjutnya kegiatan FGD terkait persiapan hidroponik 55 menjadi  kawasan Eco-Eduwisata hidroponik dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2020 dan materi disampaikan langsung oleh tim pelaksana pengabdian yaitu Bapak Donny Eros, SS, MA yang sudah berpengalaman mendampingi pengembangan daerah wisata di Sumatera Barat. Kegiatan FGD diakhiri dengan penyampaian materi mengenai pemasaran sayuran hidroponik oleh Bapak Jauharry, SE., MM.

Kegiatan pengabdian masyarakat berkelanjutan membantu usaha berkembang ini di dukung langsung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas. Kegiatan ini sebagai kontribusi nyata dosen Universitas Andalas dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi khususnya dalam pengabdian masyarakat.

Penulis: Ns. Fitri Mailani, M.Kep (Ketua Tim Pelaksana, Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Andalas).

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img