24 C
Padang
Senin, Januari 18, 2021
Beritasumbar.com

Heniikun Bay Dedikasikan Lagu ‘Pahlawan Wayang’ untuk Dalang Kondang Almarhum Ki Seno Nugroho
H

Kategori -

YOGYAKARTA (BeritaSumbar.com) – Wayang Kulit merupakan salah satu ikon kebudayaan milik Indonesia, jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing untuk datang berkunjung. Wafatnya Ki Seno Nugroho, dalang kondang asal Yogyakarta, membuat Indonesia merasa kehilangan.

Atas jasa dan pengabdian yang telah diberikan Ki Seno Nugroho dalam melestarikan Wayang Kulit, grup band Heniikun Bay mendedikasikan sebuah lagu berjudul Pahlawan Wayang, dirilis pada Kamis 10 Desember 2020 di kanal YouTube Heniikun Bay Official.

Grup band Heniikun Bay di videoklip lagu Pahlawan Wayang yang didedikasikan untuk dalang kondang almarhum Ki Seno Nugroho. (Dok. Istimewa)

Lagu Pahlawan Wayang diluncurkan sehari sebelum mapak, peringatan 40 hari wafatnya Ki Seno Nugroho. Lagu Pahlawan Wayang ditulis oleh AM. Kuncoro, Vokalis Heniikun Bay, grup band di bawah naungan Prima Founder Records. Selain Kuncoro, personal Heniikun Bay juga ada Hening, Ipun, Afrizal (Ijal), dan Bayu Ari. 

Kuncoro dan Hening sangat mencintai kesenian Wayang Kulit, dua bersaudara ini anak dari RB. Kadino (alm), dalang di Lampung, dan ibu mereka Sumiati, seorang sinden, kakek dan nenek dari duo penyanyi, Alex Yunggun dan Bea Serendy. Lagu Pahlawan Wayang jadi single terbaru Heniikun Bay setelah merilis EP Album Hexalogy Yakin Wae.

“Almarhum Ki Seno Nugroho adalah dalang yang memelopori pertunjukan Wayang Kulit secara live streaming, hampir ratusan ribu orang perhari menyaksikan pertunjukkan virtualnya. Lewat lagu Pahlawan Wayang kami berpesan, Wayang Kulit sebagai salah satu seni budaya Jawa yang merupakan kekayaan bangsa Indonesia harus tetap kita lestarikan, karena memuat nilai-nilai luhur dan petuah-petuah bijak yang bisa digunakan sebagai pedoman untuk membentuk kepribadian bangsa Indonesia,” kata Kuncoro yang tinggal di Yogyakarta saat kami wawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Jumat (11/12/2020).

Grup band Heniikun Bay & Friends di videoklip lagu Pahlawan Wayang yang didedikasikan untuk dalang kondang almarhum Ki Seno Nugroho. (Dok. Istimewa)

Kuncoro juga mengatakan, “Melalui lirik lagu Pahlawan Wayang, kami ingin mewakili rasa kehilangan yang dialami bangsa Indonesia secara umum atas kepergian Ki Seno Nugroho. Itulah sebabnya bahasa yang kami gunakan dalam lirik lagu ini adalah Bahasa Indonesia, karena Ki Seno Nugroho bukan hanya milik orang Jawa, tetapi juga milik Indonesia.”

Seperti dikatakan oleh Kuncoro, sebagai seorang dalang, sosok Ki Seno Nugroho sangat unik di mata para personal Heniikun Bay. Ki Seno Nugroho memiliki kemampuan untuk menyesuaikan cerita yang akan dipentaskan, sarat dengan pesan, disampaikan secara fleksibel dan tidak monoton. Dalam dunia seni wayang, Ki Seno Nugroho tidak mengutamakan satu pedoman (gagrak / gaya pertunjukan wayang) dari suatu daerah, baik gaya Jogja ataupun gaya Solo. Bukan berarti Ki Seno Nugroho tidak menghormati pedoman baku tersebut, tapi Ki Seno Nugroho ingin pertunjukkan Wayang Kulit lebih mudah diterima dan dikenal secara lebih luas, daripada berpegang pada aturan-aturan baku yang membuat seni wayang jadi kurang menarik untuk disaksikan.

Grup band Heniikun Bay & Friends di videoklip lagu Pahlawan Wayang yang didedikasikan untuk dalang kondang almarhum Ki Seno Nugroho. (Dok. Istimewa)

Selain itu, pilihan Ki Seno Nugroho dalam mengenalkan posisi Punakawan pun berbeda, biasanya hanya dianggap sebagai pesuruh, bawahan para raja, dan kesatria dalam wayang. Punakawan diangkat sebagai perlambang orang kecil, rakyat jelata yang ternyata memiliki peran penting di balik kesuksesan rencana-rencana besar dalam cerita yang diangkat Ki Seno Nugroho dalam wayang.

Pertunjukan Wayang Kulit yang dibawakan Ki Seno Nugroho sangat mudah dipahami oleh banyak orang, bahkan oleh mereka yang hanya mengerti sedikit mengenai budaya Jawa, sehingga wayang semakin dikenal luas di banyak kalangan. Dalam menampilkan tokoh-tokoh wayang, Ki Seno Nugroho memunculkan personifikasi yang unik, seakan setiap tokoh mempunyai kepribadian masing-masing, meskipun menonton secara tidak langsung, atau hanya dengan mendengarnya saja. Pertunjukkan Ki Seno Nugroho mampu memberikan pertunjukkan yang menghibur, dan sangat dinantikan banyak orang.

Sebagian kalangan ada yang menganggap konsep pertunjukkan Ki Seno Nugroho membuat Wayang Kulit jadi ‘murahan’, mereka khawatir kesenian Jawa akan kehilangan daya tarik akibat mudah melihat pertunjukkannya melalui media online. Akan tetapi, kenyataan yang terjadi malah sebaliknya, seni wayang justru makin dikenal luas, membuat seni Jawa jadi terjaga kelestariannya.

Grup band Heniikun Bay saat rilis lagu Pahlawan Wayang yang didedikasikan untuk dalang kondang almarhum Ki Seno Nugroho. (Dok. Istimewa)

Lebih lanjut Kuncoro mengatakan, “Bagi Heniikun Bay, sosok Ki Seno Nugroho memberikan banyak teladan, seperti konsistensi dalam berkarya, hubungan yang baik dengan semua anggota Wargo Laras (kelompok pengrawit yang mengiringi pertunjukan Ki Seno Nugroho), keberanian dalam menyampaikan kritik-kritik pedas terkait masalah-masalah sosial, kepedulian pada kelestarian budaya Jawa, dan aktif bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh budaya Jawa yang bergiat di dagelan, sinden, gamelan, dan lainnya.”

“Ki Seno Nugroho pantas mendapatkan sebuah penghargaan tinggi sebagai pegiat seni budaya Jawa. Sangat disayangkan bila perjuangan yang telah dilakukan Ki Seno Nugroho tidak mendapatkan penghargaan dari pemerintah Yogyakarta maupun Indonesia, karena budaya Jawa juga merupakan kekayaan bangsa Indonesia. Harapan kami, semoga lagu Pahlawan Wayang jadi pemicu, agar Ki Seno Nugroho yang telah mengabdikan hidupnya untuk kelestarian dan menduniakan Wayang Kulit mendapatkan penghargaan sebagai Pahlawan Wayang,” kata Kuncoro.

Official music video lagu Pahlawan Wayang dari grup band Heniikun Bay ada di video berikut ini;

(Muhammad Fadhli)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Polres Pessel Gelar Giat AYO PAKAI Masker

Anggota Satlantas Polres Pesisir Selatan memasang stiker bertuliskan " Ayo Pakai Masker", di kendaraan roda dua dan roda empat, yang melintas di kota Painan, Jum'at (15/1). Selain stiker, juga dibagikan masker pada warga, juga pengendara di wilayah Hukum Polres Pessel, Jum'at (15/1).
- Advertisement -

Warga Tanjuang Gadang dihebohkan Penemuan Mayat Laki Laki

Masyarakat Jorong Guaguak None Kenagarian Tanjung Gadang kabupaten Sijunjung dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki Minggu (10/1) Sekitar pukul 09.30 WIB.

Turun Tinjau Lokasi Banjir Dan Longsor, Kapolres Pessel Serahkan Bantuan

Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo, S.Ik turun menuju lokasi longsor di Kampung Langgai, Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. Lokasi longsor ini ada sekitar 35 km dari jalan nasional yang melintasi kabupaten ini.
- Advertisement -

Pemko Payakumbuh Gelar Rapat Persiapan Pembentukan Kampung Dan Sekolah Tangguh

Menindaklanjuti hasil rapat Evaluasi Penanganan Covid-19, Pemko Payakumbuh menggelar rapat persiapan pembentukan kampung tangguh dan program sekolah tangguh yang bertempat di Ruang Randang Kantor Wali Kota Payakumbuh, Jumat(8/1/2021).

Melalui Disperkim, Pemko Payakumbuh Lanjutkan Program peningkatan Kualitas RTLH

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Payakumbuh kembali lanjutkan program kegiatan bantuan swadaya peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Payakumbuh untuk tahun 2021.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Cello Elby Rilis Video Lirik Lagu ‘Bebas’ Bersama Chossy Pratama Production untuk Ajak Generasimuda Percaya Diri

Tahun baru 2021 jadi awal bagi Cello Elby dalam memasuki industri musik profesional. Jebolan The Voice Kids Indonesia tersebut merilis video lirik single perdananya yang berjudul Bebas pada Kamis (7/1/2021) di kanal YouTube Chossy Pratama Production.

Dicky Eks Drummer Five Minutes Ukir Sejarah Tahun Baru 2021 dengan Rilis Lagu Egois, Dinyanyikan oleh Nona

Dicky tinggal di Bandung, saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Jumat (1/1/2021) ia mengatakan, "Lagu Egois saya tulis Tahun 2013. Sempat kepending lama, akhirnya ada kesempatan untuk merilisnya di momen Tahun Baru 2021. Egois dijadikan judul lagunya karena terdengar sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia.”

Kerjasama Chossypratama dengan Jendral Rich Selama Tahun 2020 Lahirkan 21 Penyanyi Baru

Chossypratama saat berada di studio musik Promidi Audio Indonesia - Jakarta ketika kami wawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Kamis (31/12/2020) mengatakan bahwa selama Tahun 2020 ia telah merilis lebih dari 30 lagu dengan 28 penyanyi dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Di antaranya, ada 21 penyanyi baru dari berbagai kota di Indonesia yang direkrut lewat program Chossy Pratama Cari Penyanyi (CPCP).

Indonesia Records Rilis Lagu N I Want U dari Revemayuzumi feat Santy, Diputar Serentak 76 Stasiun Radio di Hari Ibu

Lagu N I Want U dari Revemayuzumi feat Santy dirilis Indonesia Records pada Selasa 22 Desember 2020 di 76 stasiun radio di berbagai kota di Indonesia. Lagu N I Want U jadi karya yang memiliki makna tersendiri bagi ibu dan anak, Santy dan Revemayuzumi.

5 Desember 2020 Prima Founder Records Rilis Rung Wani Nembung dari Heniikun Bay di 41 Radio se-Indonesia

Untuk menutup trilogi pertama dari dua trilogi yang terdapat dalam EP (Extended Play / Mini Album), Heniikun Bay merilis lagu Rung Wani Nembung pada Sabtu 5 Desember 2020 di 41 Radio se–Indonesia.

Indonesia Records Rilis Kolaborasi Revemayuzumi, Santy, Arthur Gibrananto, dan Aurel Larasati di Project N I WANT U

Untuk eksplorasi lebih dalam dengan penerapan konsep musik kekinian, kolaborasi Revemayuzumi, Santy, Arthur Gibrananto, dan Aurel Larasati yang dibentuk oleh Indonesia Records merilis ulang lagu N I Want U yang pernah dipopularkan Santy. Lagu N I Want U versi terbaru tersebut dirilis pada Selasa 1 Desember 2020 di kanal YouTube Napak Boemi Indonesia.

Adiba Cahya Angkat Konsep Minimalis Elegan di Videoklip Lagu ‘Kesan di Matamu’ Didukung Beberapa Brand dan Produk

Adiba Cahya, gadis belia usia 14 tahun yang memiliki kecantikan ala putri keraton dan bersuara merdu, optimis meraih kesuksesan dalam meniti karir di dunia musik. Gadis asal Surabaya yang pernah sukses ikut Indonesian Idol Junior dan The Voice Kids Indonesia ini akan merilis videoklip lagu perdananya berjudul 'Kesan di Matamu' pada Selasa 24 November 2020 di kanal YouTube Chossy Pratama Production.

Alex Yunggun & Bea Serendy Rilis Videoklip U Give Me Love, Mengudara di 83 Radio 53 Kota se-Indonesia

Alex Yunggun dan Bea Serendy, dua anak muda asal Yogyakarta yang memiliki jiwa sosial dan pecinta alam, ingin Pantai Krokoh jadi salah satu ikon wisata bagi Yogyakarta untuk dapat mensejahterakan masyarakatnya. Lewat videoklip single perdana yang berjudul U Give Me Love, mereka mengekspos keindahan Pantai Krokoh, dirilis pada Jumat 20 November 2020 di kanal YouTube Chossy Pratama Production, dan Prima Founder TV.

Siap dengan Program Baru, November Jadi Edisi Terakhir Chossypratama Cari Penyanyi

Musisi legendaris Chossypratama sangat serius menjaring para penyanyi berbakat di Tanahair. Program Chossy Pratama Cari Penyanyi (CPCP) yang digelar Chossy Pratama Production sejak November 2019 akan di-upgrade dalam format baru, edisi November 2020 akan menjadi edisi terakhirnya.

Prima Founder Records Rilis Heniikun Bay dari Yogyakarta, Band Jawa Pertama di Indonesia

Kemajuan teknologi telekomunikasi pada saat ini ikut memacu kreativitas dan produktivitas dunia musik di Tanahair. Agar memiliki karakter yang berbeda dengan yang lainnya, Prima Founder Records merilis Heniikun Bay, grup band asal Yogyakarta yang mengusung lagu-lagu dengan lirik berbahasa Jawa karya dari Kuncoro, salah seorang personal grup band tersebut.
- Advertisement -