26.3 C
Padang
Wednesday, September 23, 2020

Harimau Terkam Ternak Warga Di Lubuk Basung

Agam,BeritaSumbar.com,-Inyiak Balang alias harimau buat geger warga Kampung Melayu Jorong II Balai Ahad Nagari Lubuak Basung Agam pada senin 20/1. Diduga Inyiak balang memangsa ternak warga daerah ini karena habitatnya terganggu oleh aktifitas manusia.
Diduga aksi harimau hutan itu berlangsung Senin pagi, dimana warga menemukan induk sapi lokal berumur 7 tahun tersebut ditemukan tergeletak tak bernyawa dengan beberapa bagian tubuh terkoyak kuku tajam cakaran harimau.

Informasi yang diperoleh kaba12.com di Lubukbasung Senin, sapi peliharaan itu ditemukan pertama kali oleh pemiliknya Wir (37) dalam seadaan sekarat terpisah dari kelompoknya, sapi yang sudah berdarah-darah itu sedang lari sempoyongan, diduga baru diserang harimau tersebut.
Karena kuatir sang raja hutan masih berada di sekitar kawasan itu, Wir kemudian lari sambil berteriak minta tolong warga namun saat kembali ke lokasi kejadian bersana warga, Wir menemukan sapinya tersebut telah mati.
Mendapati kejadian tersebut warga langsung gempar dan melaporkan kasus itu pada pihak terkait.
Menurut Dodi Raswandi, petugas veteriner Dinas Pertanian Agam yang terjun ke lokasi kejadian, kepada wartawan di Lubukbasung, menyebutkan, dari jejak yang ditemukan di lokasi kejadian, diperkirakan yang memangsa ternak sapi warga tersebut adalah Harimau Sumatera yang diduga berjumlah dua ekor.
Pasalnya, Dodi Raswandi menyebut, sesuai temuan jejak disekitar lokasi kejadian ditemukan dua jejak kaki harimau Sumatera dengan ukuran berbeda.

Dijelaskan Dodi, pada bagian tubuh sapi tersebut juga ditemukan luka bekas cakaran dan gigitan pada pangkal leher sebelah atas dan paha kiri sebelah belakang dengan ukuran yang berbeda.
Kasus munculnya harimau yang menerkam ternak warga itu sudah ditangani pihak BKSDA Agam, dimana langkah-langkah antisipasi dilakukan termasuk himbauan pada warga untuk waspada.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, kemunculan harimau di perkampungan warga di wilayah Lubukbasung itu, sudah beberapa kali terjadi, termasuk akhir tahun lalu diduga harimau Sumatera menerkam ternak sapi peliharaan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Jorong Cumateh, nagari persiapan Sungai Jariang, yang hingga kini keberadaan harimau tersebut masih tak jelas karena usai memangsa ternak warga, langsung menghilang ke belantara hutan di wilayah Lubukbasung.(HARMEN/kaba12.com)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

BERSAMA BANTU ARSAD

"luangkan waktu untuk membaca"BERSAMA BANTU ARSAD Setelah saya membaca di medsos kepedulian TIM Piladang Peduli terhadap remaja yang menderita...

Agar Tidak Diblokir, Begini Cara Lapor Ponsel yang Dibeli dari Luar Negeri

Aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui identifikasi nomor IMEI telah resmi berlaku mulai 15 September 2020 kemarin malam. IMEI...

Dadung Hari Setyo: KUP Suta Nusantara Gagas Terbentuknya PERBUMMA Adat Nusantara

JAKARTA – Gagasan / ide terbentuknya Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat (Perbumma) Adat Nusantara, adalah buah dari hasil diskusi dengan tokoh masyarakat...

Panaskan Mesin parpol, DPC.PPP. Pessel Gelar Konsolidasi internal

Pesisir Selatan,-Untuk memanaskan mesin partai Partai Persatuan Pembangunan ( PPP), pasca jatuhnya surat tugas (ST) dari DPP. PPP dan DPW. PPP mengusung...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

BPSDA Wilayah Utara Sumbar Survey Aliran Batang Sianok

Agam,- BPSDA Wilayah Utara Provinsi Sumatera Barat melakukan survey aliran Batang Sianok, yang akan diusulkan untuk pembangunan dam dan pemasangan bronjong kepada...

Sabar AS, Kearifan Lokal Harus Terus Dijaga

Pasaman,-Bakal calon Wakil Bupati Pasaman SABAR AS beserta rombongan hadiri tradisi buka ikan larangan di Jorong 5 Pertemuan Pasaman, Minggu, 30/8/2020

Irwan Prayitno: Satu Intinya Patuhi Protokol Kesehatan

Seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat beberapa hari belakangan, bahkan telah mencapai angka 90 orang per hari. Hal ini...

Syarat Kepala Daerah Menurut Rugawa LNT

TANAH DATAR, Menyikapi suasana politik menjelang pilkada kabupaten Tanah Datar pada Desember tahun 2020 mendatang, dinilai masih stagnan. Orasi yang didengungkanpun masih...
- Advertisement -