Berita Sumbar https://beritasumbar.com Berita Terbaru dan terkini Provinsi Sumatera Barat Thu, 28 May 2020 13:00:51 +0000 id-ID hourly 1 https://beritasumbar.com/wp-content/uploads/2015/04/logo-berita-sumbar-2015-png-55406d73v1_site_icon-150x150.png Berita Sumbar https://beritasumbar.com 32 32 Pasar Ternak Payakumbuh Akan Kembali Berfungsi https://beritasumbar.com/pasar-ternak-payakumbuh-akan-kembali-berfungsi/ Thu, 28 May 2020 13:00:51 +0000 https://beritasumbar.com/?p=37296 Payakumbuh, BeritaSumbar.com,— Setelah ditutup 2 bulan lebih, terhitung Minggu (31/5), Pasar Ternak Kota Payakumbuh, di Kelurahan Kotopanjang Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, dibuka kembali.

Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, menginformasikan, Kamis (28/5), dibukanya pasar ternak tersebut, menyusul diberlakukannya New Normal di Payakumbuh, dan berakhirnya penerapan PSBB Covid-19, Jum’at (29/5).

Keterangan Kadis Pertanian Payakumbuh Depi Sastra, penutupan pasar ternak selama delapan kali pasar itu, sebuah kebijakan yang cukup merugikan bagi pemko dan pengusaha ternak sendiri.

Bagi pemko, ucap Depi Sastra, kehilangan sumber pendapatan asli daerah. Nantinya, tentu akan beresiko tidak tercapainya target penerimaan dari pas ternak. Target PAD Tahun 2020, dirinci Rp411 juta. Tapi, karena pandemi Covid-19, disesuaikan menjadi Rp280.440.000.

Sementara, bagi pengusaha ternak, juga berdampak kepada ekonomi mereka yang stagnan selama dua bulan. Selain itu, imbasnya juga kepada pedagang sektor makanan dan minuman yang juga cukup banyak bergantung di pasar ternak.

Tapi, melalui edukasi yang dilakukan Dinas Pertanian Payakumbuh kepada peternak dan penguaha ternak, semuanya memahami, tujuan penutupan pasar ternak, agar para pelaku pasar ternak, tidak terpapar virus corona yang mematikan itu. Penerapan PSBB melarang orang berkerumun di pasar tersebut.

“Kita lega, ketika diberikan edukasi tentang penutupan pasar ternak itu, semua peternak dan pengusahanya sangat memakluminya. Jadi, kalau direncanakan dibuka kembali Minggu (31/5), diyakini semua peternak dan pengusaha ternak, bakal senang dan gembira ” ucap Depi.

Menurut Depi, sesuai arahan Walikota Riza Falepi, selaku ketua Gugus Tugas Covid-19, semua pelaku pasar ternak harus mematuhi protokol kesehatan tentang Covid-19, di pasar ternak, yaitu wajib pakai masker dan jaga jarak. Yang tidak pakai masker dilarang masuk pasar ternak.

Kemudian, wajib pakai sarung tangan dan memakai pakaian lengan panjang. Pihak Dinas Pertanian, juga menyediakan tempat cuci tangan di beberapa titik. Dan mengajak pedagang menjual masker di kawasan pasar.

Dalam dua hari ke depan, kita akan menyebar informasi melalui berbagai media dan medsos, tentang perencanaan beroperasinya pasar ternak kebanggaan Payakumbuh ini, tegas Depi.

Dikatakan, setiap Minggu, lebih kurang 500 ekor ternak besar (kerbau dan sapi) dan ternak kecil (kambing), memenuhi pasar tradisional itu. Malahan, pengusahanya berdatangan dari berbagai kota dan kabupaten di Sumbar. Selain sejumlah pengusaha dan peternak dari Provinsi Riau dan Jambi.

Tiap pekan itu, lebih kurang uang beredar di pasar ternak mencapai 1,2 miliyar rupiah. Tradisi basirosok dalam transaksi, juga masih berjalan di pasar tersebut, ucap Depi.

DIBUKA LAGI- Pasar ternak Payakumbuh, Minggu (31/5) dibuka lagi, setelah ditutup akhir Maret lalu, akibat PSBB Covid-19. Gambar, pasar ternak sebelum ternak tiba. Foto Distan Pyk.(humas)

Baca juga: PSBB Sumbar Diperpanjang, Kecuali Kota Bukittinggi
]]>
PSBB Sumbar Diperpanjang, Kecuali Kota Bukittinggi https://beritasumbar.com/psbb-sumbar-diperpanjang-kecuali-kota-bukittinggi/ Thu, 28 May 2020 12:37:30 +0000 https://beritasumbar.com/?p=37293 Padang,BeritaSumbar.com,-Gubernur Sumatera Barat, Prof. Irwan Prayitno yang didampingi Wakil Gubernur Nasrul Abit, Forkompimda Provinsi Sumatera Barat akhirnya memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai dengan tanggal 7 Juni 2020. Dari 19 Kabupaten/Kota, hanya Kota Bukittinggi yang keluar dari PSBB sekaligus menerapkan konsep New Normal.

Keputusan ini diambil oleh Gubernur setelah mendengar dan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, diantaranya Bupati Wali Kota se-Sumbar dan kajian dari pakar epidemologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas.

Disamping itu penetapan keputusan ini juga telah dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan RI termasuk dengan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pusat, Letjen Doni Monardo.

“PSBB Sumbar diperpanjang hingga 7 Juni 2020, dengan empat poin penting yang harus dilakukan,” ujar Gubernur Irwan di Rumah Bagonjong ketika mengikuti Video Conference (Vidcon) bersama Bupati Wali Kota se-Sumbar, Kamis (28/05/2020).

Ke-empat poin dimaksud diantaranya melakukan persiapan dan pelaksanaan tahapan-tahapan menuju New Normal dengan mengurangi pembatasan, dimana teknis pelaksanaannya diserahkan kepada masing-masing kepala daerah kabupaten/kota sesuai dengan regulasi yang ada.

“Tatanan baru produktif dan aman dari covid atau yang lebih dikenal dengan istilah New Normal pasti kita hadapi, namun hal ini akan dilakukan secara bertahap dengan berbagai persiapan, juga sembari menunggu Keppres dikeluarkan,” papar Gubernur Irwan.

Yang kedua adalah bagaimana mengoptimalkan upaya-upaya dalam mendisiplinkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

“Hal ini sejalan dengan arahan Presiden kepada TNI-POLRI untuk ikut mendisiplinkan masyarakat pada beberapa titik keramaian,” ungkapnya.

Poin selanjutnya Sumatera Barat tetap mempertahankan kondisi tanggap darurat. Artinya selama Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Status Bencana Nonalam COVID-19 sebagai Bencana Nasional belum diakhiri atau dicabut, secara otomatis Pemprov Sumbar akan tetap dengan kondisi siaga darurat.

“Kita tetap melakukan pengendalian secara maksimal, termasuk upaya tracing dan isolasi kasus positif,” terangnya.

Poin terakhir Gubernur Irwan menyampaikan bahwa tidak ada persoalan jika ada Kabupaten/ Kota yang ingin keluar dari PSBB. “Tetap kita dukung,” kata Gubernur Irwan.

Namun demikian ia menekankan pentingnya mempersiapkan sistem kesehatan secara matang dari hulu sampai ke hilir.

“Kita tentu tidak ingin menggadaikan masyarakat dengan ujicoba,” tegasnya.

Sebelumnya pada Vidcon yang juga dihadiri oleh Forkopimda Sumbar, tiga kepala daerah masing-masing Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang mempresentasikan sejumlah alasan yang mendasari untuk keluar dari PSBB.

Namun setelah mendengar pemaparan Gubernur dan Defriman Djafri, Ph.D yang merupakan pakar epidemologi FKM Unand, hanya Kota Bukittinggi yang tetap keluar dari PSBB dengan berbagai pertimbangan, khususnya terkait sektor perekonomian.(humas)

]]>
Kota Payakumbuh Bersiap Menuju New Normal https://beritasumbar.com/kota-payakumbuh-bersiap-menuju-new-normal/ Thu, 28 May 2020 10:33:36 +0000 https://beritasumbar.com/?p=37287 Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi beserta jajaran mengadakan video conference (vicon) tentang evaluasi penanganan covid-19 di Payakumbuh serta persiapan penerapan new normal di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, Rabu (27/05) .

Vidcon yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten I, II, dan III, seluruh Kepala Perangkat Daerah, camat, dan lurah se Kota Payakumbuh di kantor masing-masing.

Dalam vicon tersebut Wali Kota Riza Falepi membahas mengenai penanganan Covid 19 Payakumbuh serta persiapan penerapan New Normal yang mungkin bisa dilaksanakan di Kota Payakumbuh.

New Normal merupakan perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas secara normal, tetapi dengan ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.

“Prinsip yang utama adalah harus bisa menyesuaikan pola hidup bersih dan kedisiplinan masyarakat. Meningkatkan kesadaran agar tetap produktif dan aman di tengah pandemi Covid-19. Dimana masa new normal nanti ,aktivitas masyarakat haruslah memperhatikan protokol kesehatan di antaranya mengurangi kontak fisik dengan orang lain, menghindari kerumunan, bekerja di rumah, dan sekolah dari rumah,” terang Wako Riza.

Riza meminta agar masing-masing jajarannya menyiapkan terobosan dan inovasi untuk menghadapi kondisi new normal sembari menunggu sosialisasi secara masif protokol tatanan normal baru oleh Kementerian Kesehatan.

“Untuk itu kita masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat dan provinsi tentang penerapan new normal,” pungkas Riza. (Relis)

Baca Juga: 9 Orang mahasiswa Unri Gelar KKN Di Payakumbuh Utara
]]>
9 Orang mahasiswa Unri Gelar KKN Di Payakumbuh Utara https://beritasumbar.com/9-orang-mahasiswa-unri-gelar-kkn-di-payakumbuh-utara/ Thu, 28 May 2020 10:30:22 +0000 https://beritasumbar.com/?p=37286 Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Camat Payakumbuh Utara Desfitawarni terima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan desa lawan Covid 19 dari Universitas Riau, Kamis (28/5/2020) di Kantor Camat Payakumbuh Utara.

Sebanyak 9 orang mahasiswa ini akan melaksanakan KKN selama masa tanggap wabah covid 19 di Kota Payakumbuh. 9 orang mahasiswa ini dibagi penempatannya ke beberapa kelurahan yang ada di Kecamatan Payakumbuh utara diantaranya adalah Kelurahan Ikua Koto dibalai, Taratak Padang Kampuang, Ompang Tanah Sirah, Tigo Koto diateh, Tigo koto dibaruah, Napar, Balai tongah koto, Koto kociak kubu tapak rajo dan Kapalo Koto dibalai.

Salah satu mahasiwa tersebut adalah Wulan Dari, Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan ini sangat bersemangat melaksanakan setiap tahapan kegiatan yang sudah direncanakan dalam KKN kali ini.

Wulan yang direncanakan melakukan KKN di Kelurahan Kapalo Koto dibalai nantinya bergabung bersama para relawan lainnya menjadi anggota satuan tugas (satgas) anti Covid-19.

“Berbagai kegiatan yang akan saya lakukan adalah memberikan informasi kepada masyarakat tentang virus Corona ini, termasuk turut serta melakukan pendataan dan pembagian bantuan kepada warga di daerah tersebut,” ujar Wulan

Camat Payakumbuh Utara Desfitawarni mengatakan dengan hadirnya mahasiswa KKN disini bisa membawa dampak positif diantaranya dapat bekerja sama untuk menghimbau masyarakat mencegah penyebaran covid 19.

Desfitawarni juga menyampaikan bahwa akan melakukan pendampingan agar ilmu mahasiswa bisa diterapkan ke masyarakat.
“Kita akan melakukan pendampingan khusus, agar ilmu yang dimiliki mahasiswa sewaktu kuliah, bisa dibagi dan diterapkan kepada masyarakat”, pungkasnya.(humas)

Baca Juga: Informasi Terbaru Penanganan Covid-19 Sumatera Barat
]]>
Informasi Terbaru Penanganan Covid-19 Sumatera Barat https://beritasumbar.com/informasi-terbaru-penanganan-covid-19-sumatera-barat-2/ Thu, 28 May 2020 10:23:03 +0000 https://beritasumbar.com/?p=37283 Informasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat

Kamis, 28 Mei 2020
Pukul, 15.00 WIB

Total sampai hari ini telah 541 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 4 orang lagi. Sembuh bertambah 8 orang, sehingga total sembuh 244 orang.

Berdasarkan laporan dari Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, bahwa hari ini Kamis 28 Mei 2020, sampai pukul 10.00 WIB, dari 392 sample yang diterima dan diperiksa, terkonfirmasi tambahan warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 sebanyak 4 orang lagi dan semuanya berasal dari Kota Padang (cluster pasar raya). Dengan rincian sebagai berikut:

Kota Padang

1. Anak-anak (laki-laki) 10 th, warga Mato Aia, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Dinkes Kota Padang.

2. Anak-anak (perempuan) 8 th, warga Mato Aia, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Dinkes Kota Padang.

3. Wanita 57 th, warga Rimbo Kaluang, status ex mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Wanita 28 th, warga Rimbo Kaluang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 8 orang dengan rincian:

1. Wanita 22 th, warga Padang Tarok Baso Kab. Agam, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.

2. Wanita 39 th, warga Puruih Kota Padang, status IRT, terinfeksi karena suami sebagai pedagang di Pasar Raya, pasien RSUD Rasidin Padang.

3. Wanita 22 th, warga Kampuang Baru Lubeg Kota Padang, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

4. Pria 58 th, warga Pakan Rabaa Tangah Kab. Solok Selatan, pekerjaan ASN, terinfeksi karena pulang dari Padang, pasien RSUD Solok Selatan.

5. Pria 25 th, warga Veteran Kota Padang, terinfeksi katena sebagai pedagang Pasar Raya, pasien Dinkes Kota Padang.

6. Wanita 28 th, warga Banda Buek Kota Padang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

7. Wanita 50 th, warga Flamboyan Baru Kota Padang, pekerjaan Guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

8. Pria 35 th, warga Pagambiran Ampalu Kota Padang, pekerjaan honorer, diduga terpapar dari rumah sakit, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini Kamis 28 Mei 2020 adalah 541 orang, dengan rincian 126 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 53 orang, isolasi daerah 2 orang, Bapelkes 11 orang dan di BPSDM 34 orang, BPP Padang 11 orang, BDK 35 orang, meninggal dunia 25 orang dan sembuh 244 orang.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar yang datanya kami himpun dari berbagai rumah sakit dan gugus tugas Kabupaten Kota se Sumatera Barat, Kamis 28 Mei 2020 pukul 14.00 WIB.

Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9.106 orang.

Proses pemantauan 156 orang, dengan rincian karantina Pemda 9 orang dan 147 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 8.950 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 947 orang.

Dari 947 PDP tersebut, 70 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif, pulang dan sehat sebanyak 877 orang.

Berikut rincian pasien per Kabupaten Kota, kondisi Kamis 28 Mei 2020:

1. Kota Padang
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 62 orang.
Selesai pemantauan 4789 orang.
Total ODP 4.851 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 27 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 342 orang.
Total PDP 369 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 105 orang.
Isolasi mandiri 34 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 9 orang.
Isolasi BPSDM 17 orang.
Isolasi BPP Padang 6 orang.
Isolasi BDK 32 orang.
Meninggal 19 orang.
Sembuh 139 orang.
Kasus Terkonfirmasi 361 orang.

2. Kota Padang Panjang
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian :
Proses pemantauan 1 orang.
Selesai pemantauan 138 orang.
Total ODP 139 Orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 3 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 15 orang.
Total PDP 18 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 1 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 0 orang.
Isolasi BPP Padang 2 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 22 pasien.
Kasus Terkonfirmasi 25 orang.

3. Kota Bukittinggi
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 1 orang.
Selesai pemantauan 219 orang.
Total ODP 220 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 0 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 29 orang.
Total PDP 29 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 3 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 1 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 1 orang.
Sembuh 10 orang.
Kasus Terkonfirmasi 15 orang.

4. Kota Payakumbuah
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian :
Proses pemantauan 0 orang.
Selesai pemantauan 220 orang.
Total ODP 220 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 2 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 17 orang.
Total PDP 19 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 1 orang.
Isolasi mandiri 4 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 4 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 1 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 8 orang.
Kasus Terkonfirmasi 18 orang.

5. Kota Solok
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 5 orang.
Selesai pemantauan 133 orang.
Total ODP 138 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 0 pasien.
Pasien negatif, pulang dan sehat 7 orang.
Total PDP 7 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 0 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 0 orang.
Isolasi BPP Padang 1 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 0 orang.
Kasus Terkonfirmasi 1 orang.

6. Kota Sawahlunto
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 0 orang.
Selesai pemantauan 81 orang.
Total ODP 81 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 2 orang.
Pasien nagatif, pulang dan sehat 6 orang.
Total PDP 8 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 0 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 2 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 0 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 0 orang.
Kasus Terkonfirmasi 2 orang.

7. Kabupaten Pasaman
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 1 orang.
Selesai pemantauan 204 orang.
Total ODP 205 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 1 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 23 orang.
Total PDP 24 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 0 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 2 orang.
Kasus Terkonfirmasi 2 orang.

8. Kabupaten Padang Pariaman
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 7 orang.
Selesai pemantauan 101 orang.
Total ODP 108 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 2 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 51 orang.
Total PDP 53 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 3 orang.
Isolasi mandiri 1 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 1 orang.
Isolasi BPP Padang 1 orang.
Isolasi BDK 1 orang.
Meninggal 1 orang.
Sembuh 3 orang.
Kasus Terkonfirmasi 11 orang.

9. Kabupaten Agam
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 5 orang.
Selesai pemantauan 718 orang.
Total ODP 723 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 3 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 60 orang.
Total PDP 63 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 1 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 1 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 15 orang.
Kasus Terkonfirmasi 17 orang.

10. Kabupaten Limapuluh Kota
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 16 orang.
Selesai pemantauan 301 orang.
Total ODP 317 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 8 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 39 orang.
Total PDP 47 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 1 orang.
Isolasi mandiri 2 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 3 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 4 orang.
Kasus Terkonfirmasi 10 orang.

11. Kabupaten Solok
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 7 orang.
Selesai pemantauan 298 orang.
Total ODP 303 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 5 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 49 orang.
Total PDP 54 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 1 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 1 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 2 orang.
Sembuh 4 orang.
Kasus Terkonfirmasi 8 orang.

12. Kabupaten Tanah Datar
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 9 orang.
Selesai pemantauan 405 orang.
Total ODP 414 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 3 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 33 orang.
Total PDP 36 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 4 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 0 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 1 orang.
Sembuh 6 orang.
Kasus Terkonfirmasi 11 orang.

13. Kabupaten Sijunjung
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 13 orang.
Selesai pemantauan 197 orang.
Total ODP 210 Orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP) total:
Rawat (Menunggu hasil) 1 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 21 orang.
Total PDP 20 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 1 orang.
Isolasi daerah 3 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 4 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 0 orang.
Kasus Terkonfirmasi 8 orang.

14. Kab.Pesisir Selatan
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 7 orang.
Selesai pemantauan 320 orang.
Total ODP 327 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (menunggu hasil) 4 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 70 orang.
Total PDP 74 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 0 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 2 orang.
Isolasi BPSDM 1 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 1 orang.
Meninggal 1 orang.
Sembuh 13 orang.
Kasus Terkonfirmasi 18 orang.

15. Kab. Kep. Mentawai
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 0 orang.
Selesai pemantauan 29 orang.
Total ODP 29 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 1 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 4 orang.
Total PDP 4 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 4 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 0 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 2 orang.
Kasus Terkonfirmasi 6 orang.

16. Kota Pariaman
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 5 orang.
Selesai pemantauan 137 orang.
Total ODP 142 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 0 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 14 orang.
Total PDP 14 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 0 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 1 orang.
Kasus Terkonfirmasi 1 orang.

17. Kabupaten Pasaman Barat
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 13 orang.
Selesai pemantauan 253 orang.
Total ODP 266 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 3 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 18 orang.
Total PDP 21 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif)
Dirawat 0 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 0 orang.
Isolasi BPP Padang 1 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 1 orang.
Kasus Terkonfirmasi 2 orang.

18. Kabupaten Dharmasraya
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 2 orang.
Selesai pemantauan 272 orang.
Total ODP 274 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 2 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 22 orang.
Total PDP 24 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 0 orang.
Isolasi mandiri 9 orang.
Isolasi daerah 0 orang
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 0 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 11 orang.
Kasus Terkonfirmasi 20 orang.

19. Kabupaten Solok Selatan
Orang dalam pemantauan (ODP) dengan rincian:
Proses pemantauan 2 orang.
Selesai pemantauan 135 orang.
Total ODP 137 orang.

Pasien dalam pemeriksaan (PDP):
Rawat (Menunggu hasil) 0 orang.
Pasien negatif, pulang dan sehat 32 orang.
Total PDP 32 orang.

Kasus Terkonfirmasi (kumulatif):
Dirawat 1 orang.
Isolasi mandiri 0 orang.
Isolasi daerah 0 orang.
Isolasi Bapelkes 0 orang.
Isolasi BPSDM 1 orang.
Isolasi BPP Padang 0 orang.
Isolasi BDK 0 orang.
Meninggal 0 orang.
Sembuh 3 orang.
Kasus Terkonfirmasi 5 orang.

Mari kita semua berdoa, semoga wabah pandemik covid-19 segera berakhir.

Aamiin

Wass ww

Tks

Jasman Rizal
Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar

]]>
Satpol PP Kota Padang Terima Bantuan tambahan Nutrisi https://beritasumbar.com/satpol-pp-kota-padang-terima-bantuan-tambahan-nutrisi/ Thu, 28 May 2020 09:58:17 +0000 https://beritasumbar.com/?p=37280 Padang,BeritaSumbar.com,-Personil Pol PP Kota Padang mendapat tambahan Nutrisi dari Walikota Padang berupa Extra Food diyakini mampu meningkatkan daya tahan tubuh Personil Satpol PP yang bertugas di lapangan.

Penyerahan bantuan tambahan suplemen tersebut diserahkan di Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka Padang Pada Kamis, (28/5/2020) melalui kasat Pol PP.

baca juga: Wako Riza Falepi Jawab Desakan DPRD Kota Payakumbuh

Wali kota meminta agar masing-masing personil bisa menjaga kesehatan dan daya tahan tubuhnya mengingat tugas yang di emban oleh Satpol PP sangatlah berat apalagi dalam masa-masa pandemi covid-19. “Saya berterimakasih kepada semua personil yang telah bekerja siang maupun malam untuk kedamaian dan ketentraman Kota Padang, saya tahu tugas kalian amatlah berat namun tetaplah jaga kesehatan kalian,” ucap Mahyeldi ketika pimpin Apel Sidak hari kedua di Mako Satpol PP Rabu (27/5) yang lalu.

Lebih lanjut dalan sidak tersebut Mahyeldi dalam amanatnya juga menyampaikan bahwa Setiap personil diberi asupan suplemen guna meningkatkan daya tahan tubuhnya. sehingga mereka yang menjalankan tugas di lapangan tersebut tetap terjaga kesehatan dan daya tahan tubuhnya.

Dengan penambahan nutrisi serta vitamin mereka akan lebih siap menjalankan tugas kapan pun. Selain diberi asupan Wali Kota juga mengajak setiap personil menerapkan pola hidup sehat namun semuanya jangan lupa di serahkan kepada Allah SWT, ucapnya.

Kasat Pol PP menyerahkan kepada perwakilan Personil dan selanjutnya barulah diserahkan kepada Komandan-komandan pleton untuk dibagikan ke anggotanya

Alfiadi selaku Kepala Kesatuan turut bangga atas apa yang telah diberikan Wali Kota kepada personilnya, tentu ini akan menjadi penambah semangat untuk mereka dalam bekerja, sehingga semakin siap dalam menegakan peraturan daerah (Perda) serta peraturan walikota (Perwako), apalagi dalam masa perang melawan Virus Corona yang sampai sekarang belum hilang sehingga tugas berat masih menunggu kedepannya. ” Terimakasih Pak Wali atas support kepada personil saya, sehingga berharap setiap personil lebih lagi meningkatkan kinerjanya untuk kebaikan Kota Padang beserta masyarakatnya,” Tukuk Alfiadi.

(humas)Baca juga: Yuuk Ikuti Lomba Dendang Dirumah Sajo

]]>
Wako Riza Falepi Jawab Desakan DPRD Kota Payakumbuh https://beritasumbar.com/wako-riza-falepi-jawab-desakan-dprd-kota-payakumbuh/ Thu, 28 May 2020 09:46:16 +0000 https://beritasumbar.com/?p=37277 Payakumbuh,BeritaSumbar.com,– Wali Kota Riza Falepi mengatakan meskipun bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19 dari APBD Kota Payakumbuh belum terelasiasi saat ini, dirinya sebagai kepala daerah komit untuk tetap memberikan bantuan selama 3 bulan itu sesuai anggaran. Dananya sudah dianggarkan, sudah menjadi komitmen untuk dibagikan.

“Besarannya belum kita tentukan sesuai ketersediaan anggaran Covid-19 yang ada, kita belum mencairkan anggaran karena adanya bantuan dari pusat dan provinsi yang harus diakomodir terlebih dahulu agar tidak terjadi over lap (data ganda-red) ,” kata Riza Falepi ketika diwawancara di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota saat menggelar Video Conference bersama Gubernur Sumatera Barat, Kamis (28/5).

Riza menyebut kalau daerah lain sudah lebih dahulu merealiasikannya, dirinya yakin bakal ada persoalan dalam mengantisipasi munculnya data bantuan susulan dari pusat dan provinsi. Tapi tetap Riza mengapresiasi daerah yang lebih dahulu membagikan.

Marii : Yuuk Ikuti Lomba Dendang Dirumah Sajo

“Apa salahnya bersabar, dananya tidak kemana-mana, apalagi sebentar lagi sekolah bakal dibuka kembali, sehingga bantuan ini tentu bisa juga mengakomodir kebutuhan sekolah anak-anak selain kebutuhan sembako, jadi ini semoga bisa meringankan sebagian persoalan warga Payakumbuh,” kata Riza Falepi.

Saat ditanyakan kapan bakal direalisasikan oleh Riza selaku kepala daerah, estimasinya adalah minggu depan.

“Sekarang ada aspirasi dari DPRD untuk memasukkan sebanyak 12.107 KK. Kita bisa saja mengakomodir sebanyak itu, tapi anggaran yang ada tidak mencukupi bila diberikan Rp. 600.000 perbulan, artinya kalau banyak jumlah KK penerimanya, maka BLT yang didapat lebih sedikit per KK, karena anggarannya tidak bisa dinaikkan lagi,” kata Riza.

Terkait komentar DPRD yang menjadikan bantuan belum diberikan itu sebagai alasan kunjungan kerja (kunker) dirasa Riza kurang pas, apalagi menjelang lebaran. Riza sudah tahu, kawan-kawan sudah bekerja keras untuk Covid-19, rasanya dijadikan alasan kunker rasanya kurang pas.

“Malah sekembalinya dari kunker itu dewan apakah sudah di SWAB atau belum? Kalau belum akan memberikan contoh yang jelek kepada rakyat, boleh saja ke luar daerah, tapi harus ikuti prosedur kesehatan dan disarankan mengikuti Swab sekembali dari sana, mereka pergi ke zona hijau tidak menjamin apapun tidak tertular, bahkan bisa menjadi orang tanpa gejala (OTG),” pungkas Riza. (humas)

]]>
Anggota PMI Limapuluh Kota Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan https://beritasumbar.com/anggota-pmi-limapuluh-kota-terima-kartu-bpjs-ketenagakerjaan/ Thu, 28 May 2020 09:24:19 +0000 https://beritasumbar.com/?p=37274 Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-18 orang anggota PMI kabupaten Lima Puluh Kota terima kartu BPJS Ketenagakerjaan (Asuransi kecelakaan dan kematian) yang diserahkan oleh Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi di rumah kerja Bupati Labuah Silang Payakumbuh, Kamis(28/5).

Penyerahan BPJS ketenagakerjaan gratis untuk perlindungan keselamatan kerja relawan PMI kabupaten Lima Puluh Kota/ relawan penaganan Covid 19. Untuk perlindungan selama 3 bulan dari 20 Mei sampai 20 Agustus 2020. Kartu untuk kecelakaan kerja dan kematian.

Melalui BPJS ketenagakerjaan anggota PMI Kabupaten Lima Puluh Kota bisa lebih tenang dalam melaksanakan tugas kemanusiaan, dari risiko sosial ekonomi sesuai dengan risiko sosial ekonomi, kata Irfendi Arbi.

Kegiatan yang telah dilakukan selama ini penyemprotan pasar-pasar, mesjid- mesjid rumah penduduk, terutama rumah pasien positif COVID dan lingkungan sekitarnya.

Palang Marah Indonesia (PMI) Kabupaten Lima Puluh Kota terus melaksanakan promosi kesehatan dan edukasi kesehatan kewaspadaan Covid 19 kepada masyarakat, termasuk Inisiasi pembentukan relawan siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat) di nagari dan kecamatan.

Aksi cepat tanggap ini adalah kepedulian PMI terhadap wabah Covid 19, mereka mau turun sebagai garda terdepan dalam memutus mata rantai Virus Corona.

“Sebagai bagian dari tim gugus tugas, kami siap turun ke lapangan, apresiasi juga kami sampaikan kepada kawan-kawan relawan PMI yang setia telah mau bermandi peluh dalam memerangi Covid-19 ini, semoga menjadi amal ibadah dan dibalas oleh Allah SWT,” ungkap Andi Torang.(rel)

baca dan ikuti: Yuuk Ikuti Lomba Dendang Dirumah Sajo
]]>
Yuuk Ikuti Lomba Dendang Dirumah Sajo https://beritasumbar.com/yuuk-ikuti-lomba-dendang-dirumah-sajo/ Thu, 28 May 2020 09:07:14 +0000 https://beritasumbar.com/?p=37262 Yuk, ngisi waktu luangnya..
Mari ikuti Lomba Dendang #dirumahsajo yang digelar oleh @disparporapayakumbuh

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga mendukung program pemerintah pusat dengan mengajak masyarakat untuk tetap berada di rumah dengan menggelar lomba Dendang #DiRumahSajo.

Lomba ini sendiri juga sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Payakumbuh untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan melestarikan kebudayaan Minang yaitu Dendang dengan melibatkan generasi muda milenial untuk tetap mengenal dan berkreatifitas dalam seni Dendang #DiRumahSajo

Info lengkap bisa cek di poster dan hubungi nara hubung

Lihat juga : Dendang Dirumah Sajo
]]>
RP, Bismillahirrahmanirrahiim, Sekali Layar Terkembang, Pantang Surut Kebelakang https://beritasumbar.com/rp-bismillahirrahmanirrahiim-sekali-layar-terkembang-pantang-surut-kebelakang/ Thu, 28 May 2020 08:39:18 +0000 https://beritasumbar.com/?p=37259 Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Tuanku Rajo Pasisie ( TRP), H.Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie menyatakan diri telah siap untuk menyonsong pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada), sebagai bakal calon Bupati Pesisir Selatan.

“Bismillahirrahmannirrhiim, saya H. Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie, siap maju Calon Bupati Pesisir Selatan,” tegas Tuanku Rajo Pasisie ( TRP), ketika dihubungi media, Rabu (27/5).

Atas do’a dan Ridho Allah SWT,  serta niat nawaitu untuk pulang kekampung halaman ikut membangun kampung halaman tidak bisa ditawar, atau dihadang. Tekat kembali kekampung halaman tercinta telah bulat, berjuang bersama – sama menuju Pessel Emas.

Dikatakan H.Irawan, pergerakan dari bahwa pada nya cukup deras untuk pulang ke kampung halaman. Dan,  Ini adalah motifasi, serta semangat tersendiri bagi dirinya, angkat jangkar kapal untuk berlayar ke kampung halaman, menuju Pessel Emas.

” Kita harus bersama – sama berjuang di tengah laut, menghadapi gelombang tinggi ada di depan mata. Namun, kita harus yakin dengan kekuatan dan kebersamaan semua itu dapat sama – sama kita lewati,” ungkap Tuanku Rajo Pasisie.

Menuju Pessel Emas harus kita lakukan pergerakan bersama – sama, dan tidak bisa dilakukan sendiri, karena kita harus menjadi team yang solit agar hadangan gelombang tinggi bisa kita lewati. Muda- mudahan apa menjadi harapan bersama bisa terwujud. Amin…!

Sekali lagi Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie menegaskan jika Allah SWT yang menciptakan langit dan bumi dengan mengucapkan Kun Fayakun, tidak ada satupun manusi bisa menolak atau menghadangnya.

Ayo bersama – sama berusaha, berjuang, ” Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang,” tukuk Tuanku Rajo Pasisie.(*)

]]>