25.1 C
Padang
Wednesday, October 28, 2020

Etape Tiga Peserta TDS Hadapi Etape Terpanjang dan Asap

Sijunjung – Peserta kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TDS) 2015 dijadwalkan menghadapi etape terpanjang dari Sijunjung menuju Dharmasraya, Sumatra Barat, Senin, dan selama perjalanan diperkirakan akan berhadapan dengan asap.

Etape ketiga kejuaraan yang diprakarsai oleh Kementerian Pariwisata ini akan menempuh jarak 184,5 km dan lintasan balap didominasi dengan lintasan datar dan panjang. Kondisi ini bakal menjadi tantangan sendiri bagi pebalap.

Karakter lintasan balap etape ketiga ini berbeda dengan etape sebelumnya dan ditandai dengan tanjakan panjang dan tinggi. Bahkan tanjakan yang di Panorama ini masuk kategori satu atau paling tinggi pada TDS 2015.

Melihat kondisi lintasan dan ditambah dengan asap, para pebalap sebenarnya tidak mempermasalahkan kondisi tersebut. Jika panitia pelaksana memutuskan tetap berjalan maka semua pebalap akan mengikuti aturan yang ada.

“Bagi saya asap tidak masalah karena di tempat tinggal saya (Teheran) jauh lebih buruk. Mungkin pebalap lain yang mengalami masalah dengan asap,” kata juara etape kedua TDS 2015 Amir Zargari saat dikonfirmasi sebelumnya.

Menurut dia, asap secara umum bisa mengganggu pebalap karena untuk menjalani perlombaan harus menggunakan tenaga yang besar dan akan bernafas jauh lebih banyak dibandingkan tidak mengikuti perlombaan. Kondisi ini terkadang bisa menjadi masalah.

Bagi pebalap lainnya seperti Aiman Cahyadi, asap diharapkan tidak bakal mengganggu jalannya perlombaan. Pebalap dari Pegasus Continental Cycling Team ini mengaku akan berusaha menunjukkan hasil yang terbaik meski kondisi Alam kurang begitu mendukung.

“Kami akan bertahan saja. Memang persaingan akan berat. Bagi kami mempertahankan posisi lebih susah dari pada mendapatkannya,” kata pemegang orange jersey dan red and white jersey TDS 2015 itu.

Selama beberapa pekan terakhir, sebagian wilayah di Sumatera Barat seperti Solok, Sijunjung maupun Dharmasraya diselimuti asap hasil dari kebakaran hutan. Kondisi ini diperparah dengan kiriman asap dari wilayah Sumatera Selatan maupun Jambi. (Ant/rfk)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Kasi Ops Dishub Payakumbuh Sambut Kadisnya Yang Baru Dilantik

Payakumbuh - Selamat bergabung Di Dishub Bapak Kadis, itulah ucapan seorang Roker Andi Malaway saat membawakan sebuah lagu untuk menghibur Kepala Dinas...

Kamis, 18 Warga Payakumbuh Positif Corona

Payakumbuh, - Kasus positif covid-19, di Kota Payakumbuh terus membumbung. Kamis (22/10) ini, terjadi kenaikan positif virus corona disease sebanyak 18 orang....

Pokdarwis Pesona Pangian Bangun Kembali fasilitas Objek Wisata Ngalau Indah

Tanah Datar, Beritasumbar.com- Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pangian,kembali bangun objek pariwisata Ngalau Indah dengan menyediakan beberapa fasilitas guna menarik pengunjung lokal maupun...

Terkejut Langsung Sidang,Tergugat Perdata Merasa Di Jebak Pengadilan Negeri Batusangkar

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Tergugat dalam sengketa perkara perdata Nomor 20/Pdt.G/2020/PN Bsk Tanggal 09 Oktober 2020,terkejut langsung di sidangkan laporan Pelapor atas gugatan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Cuaca Ekstrim, Pemko Tata Pohon Pelindung Yang Berpotensi Tumbang Dan Patah

Payakumbuh --- Petugas kebersihan dinas lingkungan hidup Kota Payakumbuh tampak membenahi beberapa pohon pelindung yang ada di sepanjang Jalan Soekarno Hatta. Upaya...

Menteri PPN Soroti Ketersediaan Air Bersih di Pulau Jawa Pada Acara International Workshop on Coastal Reservoir

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas menjadi narasumber dalam acara International Workshop on Coastal Reservoir: “Water Availabilty, Coastal Security and Sustainability” yang...

Polres Inhil Ungkap Narkoba, 50 KG Sabu Berhasil Diamankan

Riau, - Sat Narkoba Polres Inhil patut diapresiasi karena berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis shabu seberat 50 kilo, di Perkebunan milik PT...

Sekolah Online Ditengah Pandemi, Masyarakat Sungai Salak Tanjung Emas Terhalang Jaringan

Tanah Datar,- Wabah virus covid 19 masih terasa efeknya hingga saat ini, bahkan kepelosok desa/ nagari sekalipun. Ditengah kasus...
- Advertisement -