24.5 C
Padang
Tuesday, December 1, 2020
Beritasumbar.com

DPRD Padang Panjang Pertanyakan Besaran SilPA
D

Kategori -

Padang Panjang – DPRD Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), mempertanyakan besarnya Sisa lebih Pembiayaan Anggaran (SilPA) pemerintah setempat pada tahun anggaran 2014.

“SilPA mencapai Rp150 miliar, kami sudah menanyakan hal itu pada rapat paripurna pemandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Padang Panjang 2014,” kata Anggota DPRD Padang Panjang Hendra Saputra di Padang Panjang, Jumat.

Kota Padang Panjang, kata dia, memiliki SilPA pada Tahun Anggaran 2014 sebesar Rp150 miliar akibat lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah terhadap sejumlah kegiatan pemerintahan.

“Kondisi itu juga berakibat kepada laporan keuangan daerah yang mengalami penurunan predikat Wajar Tanpa pengecualian (WTP) menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan anggota DPRD Padang Panjang lainnya Novi Hendri, membengkaknya SilPA itu, sehingga banyak program prorakyat yang telah disepakati sebelumnya, tidak bisa berjalan sesuai dengan perencanaan.

“Kami sangat menyayangkan hal ini terjadi, sehingga banyak program kemasyarakatan yang tidak terealisasi,” sebutnya.

Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) melebihi target yang di rencanakan. Dimana awalnya sebesar Rp 46,7 miliar dapat di realisasikan sebesar Rp51,6 miliar atau 110,44 persen yang tedapat dari pajak retribusi daerah, hasil pengolahan kekeyaan , dan pendapatan lain-lain yang sah.

Menurut kami apakah perencanaan yang kurang baik atau ketidak tahuan terhadap potensi daerah, sehingga peningkatannya begitu besar karena selalu menetapkan target pendapatan lebih rendah dari potensi yang ada, ujarnya.

Sehubungan dengan belanja darerah Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2014 secara keseluruhan, dianggarkan sebesar Rp544.6 miliar dengan Realisasi Rp 406.6 miliar atau 74,66 persen. Sedangkan belanja tak terduga di anggarkan sebesar Rp1. miliar dengan realisasi Rp 0.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis menanggapi pertanyaan dari anggota DPRD setempat kalau SilPA yang terjadi tersebut karena tidak dapatnya terealisasi beberapa kegiatan.

“Kegiatan yang tidak dapat terealisasi tersebut diantaranya, pengadaan tanah, pengadaan peralatan dan mesin, gedung dan bangunan termasuk rencana penyertaan modal,” katanya.

Langkah untuk mengurangi SilPA sampai batas tertentu jelas dia, dengan menyiapkan perencanaan yang lebih baik, rasionallisasi anggaran dan membangun komitmen dengan seluruh pengguna anggaran.

“Itu bertujuan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan,” katanya.

(Antara/Oleh Agung Pambudi)
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

APBD Kota Payakumbuh TA 2021 Disepakati Dalam 3 Rapat Paripurna

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Ketua DPRD Hamdi Agus memimpin 3 rapat paripurna didampingi Wakil Ketua Wulan Denura, dan perwakilan Fraksi PPP Edward DF di Ruang...

Audy Joinaldy Sanbangi Kantor DPN LPPKI

Padang,BeritaSumbar.com,-Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat Ir.Audy Joinaldy mengunjungi kantor sekretariat Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (DPN LPPKI) Jalan...

Nagari Koto Bangun Wakili Limapuluh Kota Dalam Lomba Transparansi Pengelolaan Dana Desa

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Dalam pengelolaan dana Desa setiap tahun anggaran sangat diperlukan adanya transparansi perencanaan dan pelaksanaan dana Desa/Nagari yang dikucurkan pemerintah pusat...

Wawako Bandung Saksikan Penampilan SPD Band Di Pasar Ekraf 2020

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com--- SPD Band tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 di Agam Jua Art and Culture Cafe, Kawasan Batang Agam pada...

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...
- Advertisement -