Padang Panjang – Dinas Pertanian Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) akan memberikan bantuan bibit cabe kepada masyarakat untuk 20 hektar lahan pertanian di daerah itu.
“Bantuan tersebut dalam rangka menanggulangi inflasi yang disebabkan oleh cabe selama ini,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Panjang, Candra, Rabu.
Dia mengatakan, inflasi perekonomian di Padang Panjang lebih banyak disumbangkan oleh harga cabe yang jauh melambung dan bertahan cukup lama.
Selain menanggulangi inflasi, bibit cabe yang diberikan kepada masyarakat tersebut kata dia, nantinya akan ditanam pada lahan pertanian yang kosong oleh petani setelah masa panen.
“Dari pada kosong, kita akan memaksimalkan lahan pertanian tersebut dengan tanaman palawija dan holtikultura untuk menambah pemasukan bagi petani,” kata dia.
Ia mengatakan, optimalisasi lahan pertanian merupakan langkah yang tepat untuk mendukung program pemerintah pusat dalam hal ketahanan pangan, sehingga tidak ada interval waktu dengan mengosongkan lahan pertanian tersebut.
Kalau ada interval di lahan pertanian dengan mengosongkannya beberapa bulan dengan alasan tertentu petani sebut dia, akan rugi dalam segi waktu yang seharusnya bisa dimaksimalkan dengan tanaman yang berbeda.
“Bercocok tanam bisa bertambah dari yang sebelumnya dalam setahun, sehingga kondisi tanah yang menjadi lahan pertanian-pun bisa pugar,” jelasnya.
Ia menyebutkan, selama ini lahan pertanian masyarakat masih ada yang dikosongkan pasca panen, karena kendala diberbagai hal.
“Kendala masyarakat selam ini ada dari segi irigasi dan ada juga dari paradigma petani itu sendiri,” katanya.
Untuk mengatasi masalah tersebut, optimalisasi lahan yang direncanakan Pemkot Padang Panjang tersebut akan berjalan dengan memperbaiki sejumlah sarana dan prasarana pertanian serta bantuan kepada petani, tremasuk bibit cabe.
Petani Kota Padang Panjang, Marsal, menyambut baik upaya Pemkot Padang Panjang melalui Dinas Pertanian dengan bantuan bibit cabe tersebut dalam rangkan mengoptimalkan lahan pertanian.
“Selama ini, kami kurang inovasi, maka dengan adanya program pemerintah ini, apalagi dibantu dengan bibit tanaman akan bisa menambah produktivitas dari lahan pertanian itu,” ujarnya.
Antara / **/ben



