Padang – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Sumatera Barat (Sumbar) akan memfokuskan pengawasan terhadap keselamatan para pemudik lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintahan kota maupun kabupaten untuk mengawasi keselamatan para pemudik,” kata Kepala Dishubkominfo Sumbar, Amran di Padang, Rabu.

Menurutnya, hal yang perlu diperhatikan dan diawasi saat mudik lebaran adalah keselamatan para pemudik, karena ramainya pemudik membuat tingkat kecelakaan lalu lintas meningkat.

Ia mengatakan, Dishubkominfo bekerja sama dengan pihak kepolisian akan merazia travel liar dan angkutan umum, jika ada pelanggaran akan langsung disidang.

“Sejak beberapa hari ini kita sudah melakukan razia untuk menertibkan travel liar dan angkutan umum yang tidak layak, ini akan terus berlanjut,” katanya.

Terkait rambu-rambu lalu lintas seperti lampu jalan yang hilang atau diduga telah dicuri, Dishubkominfo akan melakukan perbaikan dan penggantian yang diprioritaskan di kawasan rawan kecelakaan.

Ia mengatakan, sebenarnya lampu jalan sudah lengkap, tetapi banyak yang hilang diduga dicuri. Hingga saat ini, masalah tersebut masih diselidiki.

“Jika kita mengganti semua lampu jalan yang hilang saat ini, takutnya lampu tersebut hilang lagi,” katanya.

Untuk masalah transportasi, ia yakin masing-masing operator akan mempersiapkan armadanya dengan baik, tetapi pihak Dishubkominfo kota maupun kabupaten akan tetap mengawasinya.

Ia menyebutkan, hingga saat ini jumlah kendaraan di Sumbar untuk bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) sebanyak 1.908 unit dengan 108 perusahaan.
Sedangkan untuk Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sebanyak 353 unit dengan 44 perusahaan.

(Ant/Oleh Junisman)
loading...