29 C
Padang
Sabtu, Januari 22, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Diputus PLN ULP Batusangkar, Warga Sumaniak Ini Jalani Ramadhan Dengan Kegelapan
D

- Advertisement -

Tanah Datar,BeritaSumbar.com,-Satu keluarga dengan dua anak yang masih kecil harus jalani ramadhan dengan kegelapan. Hal ini terjadi setelah aliran listrik kerumah mereka diputus PLB ULP Batusangkar. Pelanggan dengan no ID.132211045567 daya 900 Watt, jorong lima Sumaniak Tanah Datar, Sumbar, pada Sabtu (2/05).
“Anak gadis saya biasanya pada ramadhan ini rajin sholat dan mengaji di rumah, namun tadi malam tidak mau tarawiah dan mengaji dia hanya menangis dan sebentar-sebentar keluar rumah, pergi kerumah tetangga, katanya gelap, takut, Sementara anak gadis saya yang berumur 10 tahun tiap sebentar meringis ketakutan “ungkap Mel pemilik rumah yang dicabut PLN.
Lanjut Mel bahwa makanannya yang dalam kulkas banyak yang busuk, karena listrik tak hidup.
“Jangankan membantu bahan sembako pada saat Corona ini, akibat dicabut listrik stok makanan dikulkas jadi busuk. Tagihan yang menunggak sudah kami bayar dan kami laporkan ke PLN, namun sampai hari ini lampu kami belum juga nyala, “tuturnya.
baca juga: Mulai Senin, Pusat Pasar Payakumbuh Ditutup Sampai 5 Hari Kedepan
Ia mengatakan bahwa biasanya setelah tagihan dibayar PLN biasanya akan memasang kembali aliran listrik yang diputus.
“Akan sampai kapan kami akan bergelap-gelap di Ramadhan ini kami serahkan saja pada Allah, beribadah dan tadarus susah, sahur susah, masak nasi susah, cuci baju susah, menstrika tak bisa, berbuka gelap hanya di temani lilin, bahkan saya biasanya mengaji sehabis sholat subuh di ramadhan ini tak bisa pak, “sampai Mel.

Sebelumnya Firdaus salah satu petugas di kantor jaga Sungai Tarab menyatakan bahwa jika pelanggan tak bersedia dilakukan migrasi maka petugas kantor jaga tidak diperbolehkan menyambungkan aliran listrik pelanggan no id.132211045567 daya 900 Watt, jorong lima Sumaniak Tanah Datar.
Sampai kapan keluarga ini akan susah untuk beribadah, sholat mengaji di bulan Ramadhan ini ditengah virus Corona yang merebak di luar sana, mereka dipaksa untuk tetap dirumah yang gelap tanpa listrik karena, PLN ULP Batusangkar membongkar MCB pelanggan dan sampai berita ini naik listrik rumah masih padam walau tunggakan yang 2 bulan telah mereka bayar.(romeo)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img