24.4 C
Padang
Rabu, Desember 1, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Dinas Pertanian Sijunjung Cegah Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis
D

Kategori -
- Advertisement -

Sijunjung,BeritaSumbar.com,-. Dinas Pertanian Sijunjung melakukan Rakor anatar lembaga untuk mencegah terjadinya Penyakik Hewan Menular dan Zoonosis. Rakor ini sangat penting dan urgen bagi Para Peternak dan Masyarakat. Penyakit hewan menular baik hewan peliharaan, maupun hewan liar.

Sijunjung adalah perlintasan Hewan beberapa Provinsi. Pasar ternak Sijunjung sebagai pusat perdagangan hewan lintas sumatera. Buru babi juga hobi dan olah raga yang paling banyak diminati masyarakat. Maka sebelum terjadi, Dinas Pertanian mengantisipasi terjadinya penularan penyakit hewan tersebut.

“Sijunjung merupakan daerah perlintasan hewan Sumatera. Kita sangat Apresiasi langkah pencegahan Penyakit Hewan Menular yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Sijunjung. Ke depan kita juga sangat berharap kepada Pemerintahan Nagari untuk melakukan Rakor dengan masyarakat di Nagari dalam menindak lanjuti Rakor hari ini. kita sgt berharap kepada masyarakat utk tidak melepaskan hewan peliharaannya seperti, Anjing, Kambing, Sapi, Kerbau atau hewan lainnya. Ini tidak hanya sebagai bentuk pencegahan penyakit hewan menular, tapi juga mencegah terjadi konfik sosial antara peternak dengan masyarakat lainnya. Apalagi Kabupaten Sijunjung akan menjadi Daerah Destinasi Wisata Geopark Silokek”, Sambut Sekretaris Daerah Sijunjung, Zefnihan.

Sijunjung juga sebetulnya sudah membuat PERDA tentang Hewan ternak. Pemerintah Daerah sangat berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk saling bekerjasama dalam melakukan pencegahan. Harapan itu juga tidak lupa disampaikan kepada Wali Nagari dan Persatuan Buru Babi(PORBI).

“Kita berharap kerjasama semua pihak untuk melakukan pencegahan penyakit hewan menular. Mari kita lakukan Vaksinasi terhadap Hewan Peliharaan kita. Dan kepada kawan-kawan PORBI untuk mensosialisasikan urgensi acara Rakor kita ini. Dan juga kepada masyarakat yang punya hewan peliharaan lainnya. Karena kalau penyakit hewan menular dan juga rabies sudah sangat kritis, hampir tidak ada obatnya. Sebelum itu terlambat mari kita lakukan pencegahan bersama”, harap Ir Ronaldi, Kadis Pertanian Sijunjung.(harbi)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img