23 C
Padang
Kamis, April 22, 2021
Beritasumbar.com

Didampingi Unand, Payo Akan Kembangkan Jeruk Dan Konservasi Bunga Bangkai
D

Kategori -

Padang,BeritaSumbar.com,- Pandemi Covid19 yang terjadi di akhir tahun 2019 telah menyebabkan berbagai masalah baik di sektor kesehatan, sosial, pendidikan, ekonomi, pariwisata dan banyak sektor lainnya. Hingga saat ini lebih dari 75.5 juta orang telah terinfeksi dengan total kematian 1.6 juta jiwa diseluruh dunia. Krisis dan resesi akan terjadi jika pertumbuhan ekonomi tidak kunjung mengalami peningkatan.

Pariwisata menjadi sektor terdampak cukup besar di Sumatera Barat. Dimana beberapa kawasan wisata mengalami penurunan kunjungan wisatawan. Keadaan ini mungkin akan tetap bertahan hingga pandemi covid19 berakhir.

Berbagai upaya harus dilakukan agar laju ekonomi dapat terus berjalan. Pengembangan keunggulan potensi wilayah di Sumatera Barat dapat menjadi salah satu solusi perbaikan perekonomian di masa yang akan datang. Kawasan-kawasan wisata harus dipersiapkan sebaik mungkin agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Bentang alam Sumatera Barat yang bervariasi mulai dari pesisir, lembah,  perbukitan dan pergunungan menyimpan potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan ekowisata/agroekowisata

Pengembangan kawasan agroekowisata akan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui alternatif sumber penghasilan yang beragam. Selain sebagai wahana rekreasi, kawasan agroekowisata akan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat khususnya pelajar. Beberapa kawasan yang mungkin dapat dikembangkan untuk agroekowisata misalnya Geopark Harau, Mandeh, Lembah Anai, Payo dan lainnya.

Pengelolaan kombinasi antara wisata dengan konsep ekologi dan pertanian akan meningkatkan nilai jual kawasan tersebut. Beberapa daerah di Indonesia telah mengkonsep agroekowisata dengan sangat baik, misalnya melalui budidaya tanaman buah di lokasi wisata.

Sejak tahun 2019 Fakultas Pertanian Universitas Andalas telah melakukan kajian tentang tingkat kesesuaian lahan dan kondisi lingkungan untuk budidaya tanaman Jeruk di daerah Payo Kota Solok.

Profesor Zulfadly Syarif yang merupakan guru besar bidang tanaman hortikultura Faperta Universitas Andalas mengatakan dahulu Solok ini terkenal dengan Limau (jeruk) Kacang yang banyak dibudidayakan di daerah Kacang dekat pinggir Danau Singkarak. Namun sangat disayangkan, saat ini keberadaan limau kacang sangat sulit untuk ditemukan karena tidak dibudidayakan lagi.

“Umumnya jeruk yang ada di Kota Solok sekarang berasal dari Kabupaten lain di Sumatera Barat (50 Kota dan Pasaman) serta dari Berastagi Sumateta Utara “, Ujar beliau.

Hasil kajian tim peneliti Faperta Unand bersama dengan Balitbang Kota Solok mengatakan bahwa kondisi curah hujan, suhu dan ketinggian tempat sangat mendukung untuk pertumbuhan tananam jeruk, namun tingkat kesuburan tanah di Payo cenderung rendah pada beberapa jenis unsur hara. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan kesuburan tanah melalui pemberian bahan organik, pemupukan, dan aplikasi Amelioran sebagai bahan pemantap tanah serta kultur teknis lainnya.

“Tanaman Jeruk berpotensi besar untuk dikembangan di Payo. Satu hektar lahan bisa ditanam lebih 300 pohon tergantung jarak tanamnya.  Jika satu pohon menghasilkan buah 20-40 kg buah/pohon/tahun sudah dapat dibayangkan berapa keuntungan dan penghasilan yang diperoleh masyarakat. Hasil panen jeruk selain dapat dijual secara langsung  ke pusat perbelanjaan juga menjadi objek alternatif di Payo melalui wisata petik buah” , ungkap Prof Zulfadly yang kerap juga disapa bang Del.

Selain melakukan pembuatan demplot tanaman jeruk, tim Faperta Unand juga mengajak masyarakat Payo melakukan Konservasi Bunga Bangkai dalam rangka pelestarian sekaligus pengembangan ekowisata untuk menambah objek alternatif di Payo.

Bunga bangkai spesies Amorphophallus titanum merupakan tumbuhan endemik yang hanya ditemukan di Indonesia. Spesies ini ditemukan pertama kali oleh Ilmuwan asal Italia bernama Odoardo Becchari pada tahun 1878 di kawasan hutan Lembah Anai Provinsi Sumatera Barat. Redlist IUCN (International Union for Conservation of Nature) tahun  2020 melaporkan populasi bunga bangkai mengalami penurunan dan diduga hanya tersisa sekitar 71 – 999.303 pohon dengan daerah penyebarannya di Pulau Sumatera. Berdasarkan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, dilaporkan bunga bangkai termasuk ke dalam flora yang dilindungi karena rentan terhadap kepunahan

Saat ini kami sedang menjajaki kerjasama dengan pemerintah Kelurahan Tanah Garam untuk membangun areal konservasi bunga bangkai dikawasan agrowisata Payo di Kota Solok. Untuk tahap awal kami akan memberikan 100 bibit bunga bangkai untuk ditanam di Payo”, Ungkap Dr. Yusniwati salah seorang dosen di Faperta Unand

“Pengembangan kawasan konservasi yang dipadukan dengan konsep Agroekowisata tidak hanya bertujuan untuk melestarikan bunga bangkai, namun juga menjadi sarana edukasi untuk masyarakat, pelajar, mahasiswa dan peneliti, menambah spot wisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Sangat disayangkan jika kita tidak berfikir untuk menjadikan Bunga Bangkai sebagai icon unik Sumatera Barat mengingat Spesies ini pertama kali ditemukan di Sumatera Barat. Jika Bengkulu terkenal dengan Rafflesia arnoldii nya, lantas kenapa kita Sumatera Barat tidak “membranding” Bunga Bangkai ini sebagai icon daerah?”,Ujar beliau

Tim Fakultas Pertanian Unand bersama dengan pemerintahan Kelurahan Tanah Garam Payo telah sepakat untuk bersama-sama membangun kawasan agroekowisata berbasis tanaman jeruk dan bunga bangkai untuk menambah spot wisata baru.

“Kami sangat senang dan terbuka dengan program demplot jeruk dan Konservasi Bunga Bangkai yang digagas oleh Faperta Unand melalui “Program Membantu Nagari Membangun” ini. Semoga Program ini dapat terlaksana dengan baik dan berkesinambungan”, ungkap Bapak Asril, SE selaku Lurah Kelurahan Tanah Garam.

“Kami siap menerima program apapun dari Universitas Andalas yang berkaitan dengan pengembangan kawasan agrowisata di Payo,  kami dan masyarakat berharap program ini memberikan angin segar untuk kemajuan kawasan agrowisata dan pendapatan masyarakat di Payo”, tambah beliau.

Oleh : Ryan Budi Setiawan SP M.Si
(Dosen Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas)
HP: 082171993486

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...
- Advertisement -

5 Bangunan Tak Berizin Di Segel Tim Penertiban Bangunan PUPR Kota Payakumbuh

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Sebanyak lima bangunan tak berizin dan melanggar peraturan perundang-undangan disegel oleh Tim Penertiban Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh, Senin (19/04).

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...
- Advertisement -

Satlantas Polres Pariaman Amankan pelaku Balap Liar

Pariaman, beritasumbar.com,-Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pariaman kembali amankan puluhan kendaraan roda dua yang ditunggangi para Anak Baru Gede (ABG) yang hendak melakukan aksi balap liar di kawasan By Pass Kota Pariaman,Sabtu (malam) 17/4/2021.

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Semangat Kalaborasi Anggota DPR, DPD RI Asal Sumbar Majukan Pembangunan Daerah

Jakarta - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dalam kesempatan itu mengapresisasi terhadap semangat sinergitas dan kalaborasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) asal pemilihan Sumbar untuk ikut berperan serta memajukan pelaksanaan pembangunan di Sumatera Barat.

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Padang,BeritaSumbar.com,-Anggia Erma Rini Wakil ketua Komisi IV DPR RI melaksanakan sosialisasi 4 pilar kebangsaan bertempat di Hotel Pangeran Beach. Padang, Minggu (11/04).

SIKOCI Helat Festival Mentari

Hari ini Selasa (6/4) sekitar pukul 10.00 WIB, Festival Mentari yang ditaja oleh Serikat Koreografer Cinta Indonesia (Sekoci) akan dibuka di Taman Budaya Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Padang. Sepuluh koreografer muda Sumbar siap menampilkan karya terbaik mereka dalam iven tersebut

Boy Rafli Lakukan Orasi Kebangsaan di Malam Anugerah Padang TV Award 2021

Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kerukunan antar warganya. Agar selalu terjaga, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar diminta melakukan orasi kebangsaan untuk kemajuan Sumatera Barat saat menghadiri Malam Anugerah Padang Tv Award 2021 yang digelar pada Jumat, 26 Maret 2021 dari pukul 19.00 - 24.00 WIB di Ballroom - Hotel Pangeran Beach, Jalan Ir. H. Juanda No. 79, Padang.

Gema Keadilan Sumatera Barat Ajak Pemuda Bergerak Bersama Membangun Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,- Bertempat di Kupi Batigo, Gema Keadilan Sumatera Barat mengadakan kegiatan talkshow dengan tema Bergerak Bersama Membangun Sumbar dan Indonesia. Kegiatan ini di hadiri oleh Organisasi Kepemudaan (OKP) dan aktivis mahasiswa yang ada di Sumatera Barat. Adapun pembicara pada kegiatan ini Yanuar Arif Wibowo Pembina DPP Gema Keadilan, Reido Deskumar Ketua DPW Gema Keadilan Sumatera Barat, dan Marta Suhendra Sekretaris KNPI Sumatera Barat.

DPN LPPKI Teken MoU Dengan Universitas Slamet Riyadi

Padang,BeritaSumbar.com,- Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (DPN-LPPKI) yang berkantor pusat di Kota Padang Sumbar menandatangani perjanjian kerjasama (MOU) dengan Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta Propinsi Jawa Tengah, pada hari Rabu 24 Maret 2021

Para Penerima Beasiswa Cendikia Baznas Gelar Pertemuan Dengan Gubernur Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,-Dalam rangka pelaksanaan program temu tokoh Beasiswa Cendekia BAZNAS, para penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS aktivis muda Universitas Andalas bersama Reido Deskumar sebagai mentor mengadakan pertemuan dengan orang yang sangat berpengaruh di Sumatera Barat yaitu Buya Mahyeldi yang sekarang menjabat sebagai Gubernur Sumatera Barat.

DPN LPPKI Menandatangani Perjanjian Kerja Sama Dengan Universitas Nadhlatul Ulama Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,-Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (DPN-LPPKI) melakukan Perjanjian kerjasama dengan Fakultas Sosial dan Humaniora Univerisitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat dalam Bidang pendidikan pengajaran dan pelatihan tentang pemberdayaan dan perlindungan konsumen. Penandatanganan MOU Kerjasama tersebut berlangsung di Kota Padang Sumbar, Pada hari Sabtu 13/3/ 2021 kemaren.

Gubernur Mahyeldi Minta ASN Dukung Konversi Bank Nagari Menjadi Syariah

Padang,BeritaSumbar.com,-Dalam rangka percepatan konversi Bank Pembangunam Daerah Sumatera Barat (Sumbar) atau Bank Nagari menjadi bank syariah, Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, meminta dukungan kepada seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar.
- Advertisement -