25.1 C
Padang
Jumat, Januari 22, 2021
Beritasumbar.com

Didampingi Unand, Payo Akan Kembangkan Jeruk Dan Konservasi Bunga Bangkai
D

Kategori -

Padang,BeritaSumbar.com,- Pandemi Covid19 yang terjadi di akhir tahun 2019 telah menyebabkan berbagai masalah baik di sektor kesehatan, sosial, pendidikan, ekonomi, pariwisata dan banyak sektor lainnya. Hingga saat ini lebih dari 75.5 juta orang telah terinfeksi dengan total kematian 1.6 juta jiwa diseluruh dunia. Krisis dan resesi akan terjadi jika pertumbuhan ekonomi tidak kunjung mengalami peningkatan.

Pariwisata menjadi sektor terdampak cukup besar di Sumatera Barat. Dimana beberapa kawasan wisata mengalami penurunan kunjungan wisatawan. Keadaan ini mungkin akan tetap bertahan hingga pandemi covid19 berakhir.

Berbagai upaya harus dilakukan agar laju ekonomi dapat terus berjalan. Pengembangan keunggulan potensi wilayah di Sumatera Barat dapat menjadi salah satu solusi perbaikan perekonomian di masa yang akan datang. Kawasan-kawasan wisata harus dipersiapkan sebaik mungkin agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Bentang alam Sumatera Barat yang bervariasi mulai dari pesisir, lembah,  perbukitan dan pergunungan menyimpan potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan ekowisata/agroekowisata

Pengembangan kawasan agroekowisata akan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui alternatif sumber penghasilan yang beragam. Selain sebagai wahana rekreasi, kawasan agroekowisata akan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat khususnya pelajar. Beberapa kawasan yang mungkin dapat dikembangkan untuk agroekowisata misalnya Geopark Harau, Mandeh, Lembah Anai, Payo dan lainnya.

Pengelolaan kombinasi antara wisata dengan konsep ekologi dan pertanian akan meningkatkan nilai jual kawasan tersebut. Beberapa daerah di Indonesia telah mengkonsep agroekowisata dengan sangat baik, misalnya melalui budidaya tanaman buah di lokasi wisata.

Sejak tahun 2019 Fakultas Pertanian Universitas Andalas telah melakukan kajian tentang tingkat kesesuaian lahan dan kondisi lingkungan untuk budidaya tanaman Jeruk di daerah Payo Kota Solok.

Profesor Zulfadly Syarif yang merupakan guru besar bidang tanaman hortikultura Faperta Universitas Andalas mengatakan dahulu Solok ini terkenal dengan Limau (jeruk) Kacang yang banyak dibudidayakan di daerah Kacang dekat pinggir Danau Singkarak. Namun sangat disayangkan, saat ini keberadaan limau kacang sangat sulit untuk ditemukan karena tidak dibudidayakan lagi.

“Umumnya jeruk yang ada di Kota Solok sekarang berasal dari Kabupaten lain di Sumatera Barat (50 Kota dan Pasaman) serta dari Berastagi Sumateta Utara “, Ujar beliau.

Hasil kajian tim peneliti Faperta Unand bersama dengan Balitbang Kota Solok mengatakan bahwa kondisi curah hujan, suhu dan ketinggian tempat sangat mendukung untuk pertumbuhan tananam jeruk, namun tingkat kesuburan tanah di Payo cenderung rendah pada beberapa jenis unsur hara. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan kesuburan tanah melalui pemberian bahan organik, pemupukan, dan aplikasi Amelioran sebagai bahan pemantap tanah serta kultur teknis lainnya.

“Tanaman Jeruk berpotensi besar untuk dikembangan di Payo. Satu hektar lahan bisa ditanam lebih 300 pohon tergantung jarak tanamnya.  Jika satu pohon menghasilkan buah 20-40 kg buah/pohon/tahun sudah dapat dibayangkan berapa keuntungan dan penghasilan yang diperoleh masyarakat. Hasil panen jeruk selain dapat dijual secara langsung  ke pusat perbelanjaan juga menjadi objek alternatif di Payo melalui wisata petik buah” , ungkap Prof Zulfadly yang kerap juga disapa bang Del.

Selain melakukan pembuatan demplot tanaman jeruk, tim Faperta Unand juga mengajak masyarakat Payo melakukan Konservasi Bunga Bangkai dalam rangka pelestarian sekaligus pengembangan ekowisata untuk menambah objek alternatif di Payo.

Bunga bangkai spesies Amorphophallus titanum merupakan tumbuhan endemik yang hanya ditemukan di Indonesia. Spesies ini ditemukan pertama kali oleh Ilmuwan asal Italia bernama Odoardo Becchari pada tahun 1878 di kawasan hutan Lembah Anai Provinsi Sumatera Barat. Redlist IUCN (International Union for Conservation of Nature) tahun  2020 melaporkan populasi bunga bangkai mengalami penurunan dan diduga hanya tersisa sekitar 71 – 999.303 pohon dengan daerah penyebarannya di Pulau Sumatera. Berdasarkan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, dilaporkan bunga bangkai termasuk ke dalam flora yang dilindungi karena rentan terhadap kepunahan

Saat ini kami sedang menjajaki kerjasama dengan pemerintah Kelurahan Tanah Garam untuk membangun areal konservasi bunga bangkai dikawasan agrowisata Payo di Kota Solok. Untuk tahap awal kami akan memberikan 100 bibit bunga bangkai untuk ditanam di Payo”, Ungkap Dr. Yusniwati salah seorang dosen di Faperta Unand

“Pengembangan kawasan konservasi yang dipadukan dengan konsep Agroekowisata tidak hanya bertujuan untuk melestarikan bunga bangkai, namun juga menjadi sarana edukasi untuk masyarakat, pelajar, mahasiswa dan peneliti, menambah spot wisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Sangat disayangkan jika kita tidak berfikir untuk menjadikan Bunga Bangkai sebagai icon unik Sumatera Barat mengingat Spesies ini pertama kali ditemukan di Sumatera Barat. Jika Bengkulu terkenal dengan Rafflesia arnoldii nya, lantas kenapa kita Sumatera Barat tidak “membranding” Bunga Bangkai ini sebagai icon daerah?”,Ujar beliau

Tim Fakultas Pertanian Unand bersama dengan pemerintahan Kelurahan Tanah Garam Payo telah sepakat untuk bersama-sama membangun kawasan agroekowisata berbasis tanaman jeruk dan bunga bangkai untuk menambah spot wisata baru.

“Kami sangat senang dan terbuka dengan program demplot jeruk dan Konservasi Bunga Bangkai yang digagas oleh Faperta Unand melalui “Program Membantu Nagari Membangun” ini. Semoga Program ini dapat terlaksana dengan baik dan berkesinambungan”, ungkap Bapak Asril, SE selaku Lurah Kelurahan Tanah Garam.

“Kami siap menerima program apapun dari Universitas Andalas yang berkaitan dengan pengembangan kawasan agrowisata di Payo,  kami dan masyarakat berharap program ini memberikan angin segar untuk kemajuan kawasan agrowisata dan pendapatan masyarakat di Payo”, tambah beliau.

Oleh : Ryan Budi Setiawan SP M.Si
(Dosen Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas)
HP: 082171993486

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Wawako Buka Open Turnamen Nusa Bersinar CUP

Masih dalam rangka peringangatan HUT Kota Payakumbuh yang ke 50, secara resmi Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz membuka open turnamen Nusa Bersinar CUP
- Advertisement -

Edward DF Anggota F-PPP Bantu Turnamen Bolavoli Salincam HARMAS

Edward DF anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) DPRD Kota Payakumbuh memberikan bantuan pada panitia Turnamen Bolavoli Salincam HARMAS Balai Panjang Kecamatan Lareh Sago Halaban

Dua Orang Petugas Satuan Pengaman Sentra IKM Randang Dapat Penghargaan

Apel pagi di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh agak sedikit berbeda dari hari biasanya, dua orang petugas pengamanan dipanggil kedepan oleh kepala dinas secara khusus, Senin (18/1).
- Advertisement -

Polri Ambil Langkah Cepat Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera mengambil langkah cepat sebagai antisipasi melonjaknya jumlah kasus terkonfirmasi dan kematian akibat COVID-19 periode 1-14 Januari 2021.

Nagari Koto Tuo Wakili Sijunjung Lomba Kampung Tangguh Tingkat Sumbar

Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung dinilai Tim Kampung Tangguh Provinsi Sumatera Barat, Jumat (15/1). Nagari Koto Tuo mewakili kabupaten Sijunjung dalam penilaian Kampung Tangguh yang akan bersaing dengan nagari lain di Sumbar.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Napak Tilas Nagari Koto Gadang, Tanah Leluhur Boy Rafli Amar

Ketua Umum Gema Santri Nusa KH. Akhmad Khambali, SE, MM bersama elemen Santri, Aktivis, Jurnalis dan Tokoh Intelektual Sumatera Barat Melakukan Napak Tilas di Nagari Koto Gadang yg sdh byk Melahirkan Tokoh Nasional dan salah Satunya adalah Komjen Pol Dr.Drs.H. Boy Rafli Amar Dt Rangkayo Basa Kepala BNPT RI.

Kunjungan Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka Kabupaten Solok ke Padang Disambut Orasi Kebudayaan

Kedatangan Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka tersebut disambut orasi kebudayaan, bertajuk 'Sinergitas Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan Minangkabau' yang digelar di Aula Gedung Museum Adityawarman, Jalan Diponegoro No. 10 Padang.

Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Rilis Website Sekolah Luar Biasa se-Sumatera Barat

Sehubungan dengan diwajibkannya setiap sekolah memiliki website, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat meluncurkan website Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Sumatera Barat Barat pada Senin, 21 Desember 2020 dari pukul 09.00 - 12.00 WIB di Gedung 3 Baltekkomdik Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar.

Sumbar Raih Penghargaan Provinsi Sangat Inovatif

Jelang akhir masa jabatannya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno seakan tanpa henti menorehkan prestasi berskala nasional, khususnya guna meningkatkan daya saing daerah.

Hidroponik 55 siap unggul dalam produksi sayuran sehat dan berkembang menuju kawasan Eco-eduwisata

Sayuran hidroponik adalah sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan yang mengandung mineral yang diperlukan oleh sayuran untuk tumbuh. Berbeda dengan sayuran lainnya yang membutuhkan tanah untuk tumbuh, tanaman hidroponik hanya membutuhkan air bermineral untuk tumbuh. Air yang digunakan untuk menanam sayuran ini pun bisa didaur ulang.

FAPERTA Unand Berhasil Bibitkan Bunga Bangkai

Indonesia dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi didunia (megabiodiversi). Secara biogeografis yang terletak diantara dua samudra dan dua benua menyebabkan Indonesia mempunyai keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, diduga lebih tinggi dibandingkan Brazil jika keanekaragaman hayati indonesia baik di daratan maupun di lautan telah teridentifikasi.

BWS Sumatera V Padang Lakukan Serah Terima Pekerjaan Pelaksanaan P3-TGAI Tahap IV TA 2020

Hari ini BWS Sumatera V Padang kembali melaksanakan serah terima pekerjaan P3-TGAI Tahap IV TA 2020. Kegiatan ini merupakan penyerahan aset berupa saluran irigasi tersier yang diwakili oleh 40 P3A yang terlibat pada tahap IV yang tersebar pada 8 kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.

HRS Ditahan, PMM Minta Jangan Pertontonkan Ambisi Berburuan Kursi Kapolri

Polisi Secara resmi menahan Habib Rizieq Shihab, tersangka kasus dugaan penghasutan dan melawan petugas terkait kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat (Jakpus). Sebelum melakukan penahanan, polisi menyatakan telah memenuhi hak Habib Rizieq di dalam pemeriksaan.

Terkait Penembakan 6 Anggota Laskar FPI HMI Cabang Padang Minta Tegakkan Hukum Seadil-adilnya

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang dalam hal ini disampaikan oleh Almaizet Putra selaku Wakil Sekertaris Umum Bidang Peguruan Tinggi Kepemudaan (PTKP) mengutuk keras atas penembakan yang dilakukan oleh oknum pihak kepolisian Negara Kesatuan Republik Indonesia terhadap enam orang anggota Front Pembela Islam (FPI).
- Advertisement -