25 C
Padang
Sabtu, April 17, 2021
Beritasumbar.com

Bumerang Microplastic Di Masa Pandemi
B

Selama masa pandemi virus Corona sejumlah negara mengalami permasalahan dalam mengolah sampah plastik, hal ini disebabkan terjadinya peningkatan yang signifikat pada penggunan produk dengan bahan plastik pada masa pandemi ini.

Oleh : Annisa Vitri, Arin Simatupang
(Mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Andalas, Padang)

Seperti yang kita ketahui dunia sedang dilanda bencana wabah Covid-19 atau disebut juga sebagai corona virus yang berasal dari Wuhan, China. Persebarannya yang begitu cepat menyebabkan negara-negara di dunia termasuk Indonesia mengalami masalah yang sama. Hal tersebut telah berdampak terhadap segala aspek yang ada di dunia, mulai dari aspek ekonomi, politik, sosial, pendidikan, pariwisata hingga berdampak pada meningkatnya permasalahan lingkungan.

Selama masa pandemi virus Corona sejumlah negara mengalami permasalahan dalam mengolah sampah plastik, hal ini disebabkan terjadinya peningkatan yang signifikat pada penggunan produk dengan bahan plastik pada masa pandemi ini. Di Indonesia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menyebutkan bahwa sampah plastik domestik meningkat dari 1-5 menjadi 5-10 gram per hari per individu karena pandemi Covid-19. Selain itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat kenaikan produksi limbah medis saat ini sebanyak 290 ton limbah medis per hari.

Peningkatan ini sejalan dengan berubahnya cara hidup masyarakat dimana saat ini masyarakat harus menjalankan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang menyebabkan masyarakat bergantung pada layanan pengiriman makanan dan belanja online ditengan pandemi. Dibidang kesehatan penggunaan produk dengan bahan plastic juga tidak dapat dihindari, alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan lateks masker dan baju hazmat yang kebanyakan terbuat dari bahan plastic banyak dibutuhkan oleh bidang kesehatan selama bekerja, plastik seperti bungkus camilan, pemesanan lauk pauk yang pasti memelurkan plastik untuk membungkus, dan hanya sekali pakai serta limbah barang rumah tangga.

Umumnya sampah limbah rumah dari masyarakat akan di buang ke tempat pembuangan akhir (TPA), namun faktanya hanya 10% dapat didaur ulang selebihnya akan dibiarkan begitu saja juga banyak yang membuang sampah ke aliran sungai dan akan berdampak pada pencemaran lingkungan perairan terutama lautan karena sampah pada akhirnya akan bermuara ke laut, plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat terurai bahkan memerlukan waktu hingga ratusan tahun lamanya. Kasus yang sedang banyak dibicarakan ialah mikroplastik yang ditemukan di permukaan perairaan, sedimen dan pada ikan. Kebanyakan masyarakat belum mengetahui apa itu mikroplastik sehingga bahaya akan mikroplastik ini terhadap manusia belum dipahami.

Mikroplastik merupakan partikel plastik yang memiliki diameter kurang dari 5 milimeter hingga 330 mikron. Mikroplastik berasal dari pecahan-pecahan sampah plastik yang sangat kecil yang masuk kedalam resapan tanah dan terbawa aliran air hingga bermuara ke laut, di lautan mikroplastik dapat merusak terumbu karang, meracuni biota laut karena mengandung racun karsinogenik jika masuk kedalam rantai makanan dan pada akhirnya berdampak kepada kesehataan manusia. Proses rantai makanan ini dapat dimulai dari mikroplastik dimakan oleh plankton kemudian plankton dimakan ikan kecil lalu dimakan ikan lainnya seperti tuna akhirnya tuna dikonsumsi oleh manusia dengan zat mikroplastik yang masih ada didalam ikan tuna dan efek jangka panjang yang dapat menimbulkan penyakit berbahaya seperti kanker.

Banyak masyarakat menggunakan cara membakar sampah plastik untuk mengurangi timbunan sampah di lingkungan sekitar cara ini memang efektif untuk menghilangkan sampah. Namun jika dibakar ini patut untuk diwaspadai, secara kimiawi bahan yang dibakar di udara terbuka dengan temperatur 150°C dimana pada proses ini bahan-bahan plastik yang dibakar tersebut akan mengalami penguraian oksidasi tidak sempurna dengan menghasilkan produk senyawa karbon monoksida (CO) dalam sebuah penelitian CO yang dihirup oleh manusia lebih tinggi pengikatannya oleh hemoglobin dari eritrosit dalam darah dibandingkan dengan karbon dioksida (CO2) sehingga jika banyak terhirup dapat mengakibatkan keracunan hingga berakibat pada kematian. Beberapa jenis plastik itu jika terbakar akan menghasilkan senyawa dioksin yang bersifat karsinogenik (penyebab sakit kanker), penyebab gangguan syaraf dan kesehatan reproduksi. Oleh karena itu sangat tidak dianjurkan membakar sampah plastik. Edukasi pencegahan perilaku ini sangat penting untuk dilakukan. Terdapat pula cara lain yang biasa digunakan masyarakat dalam menangani masalah ini dengan cara mengubur didalam tanah cara ini lebih banyak menimbulkan penguraian plastik menjadi lebih kecil kemudian masuk kedalam resapan tanah hingga masuk ke perairan menjadi dalam bentuk mikroplastik .

Walaupun pengurangan sampah plastik dengan cara dibakar maupun ditimbun tetap tidak akan mengurangi secara keseluruhan dampak atau efek dari plastik tersebut, sehingga cara lain untuk mengurangi timbulnya sampah plastik ini dengan kesadaran penuh mengurangi penggunaan plastik secara efisien, mengganti kantong plastik dengan bahan ramah lingkungn seperti sainbag yang terbuat dari singkong, kemudian selalu memegang prinsip R3 (Reduse, Reuse dan Recycle), penyuluhan kepada masyarakat tidak kala penting untuk mengurangi penambahan sampah plastik tersebut.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Sarang Tawon Di Depan SPBU Ngalau Dibasmi Damkar Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Keberadaan sarang tawon di pohon pelindung tepatnya di depan SPBU Ngalau, Jalan Soekarno Hatta sangat meresahkan warga. Hal itu diketahui berawal dari postingan di grup facebook Informasi Payakumbuh dan Limapuluh Kota, ada warga yang mengingatkan pengendara untuk hati-hati dengan adanya keberadaan sarang tawon tersebut pada Sabtu, 10 April 2021 sore.
- Advertisement -

Diusia 180 Tahun Usung Perwujudan Limapuluh Kota Yang Madani,Beradar dan Berbudaya Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu dari sembilan belas Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 3.354,30 Km² . Kabupaten Lima Puluh kota terdiri dari 13 Kecamatan, 79 Nagari, dan 401 Jorong.

Sarang Tawon Di Depan SPBU Ngalau Dibasmi Damkar Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Keberadaan sarang tawon di pohon pelindung tepatnya di depan SPBU Ngalau, Jalan Soekarno Hatta sangat meresahkan warga. Hal itu diketahui berawal dari postingan di grup facebook Informasi Payakumbuh dan Limapuluh Kota, ada warga yang mengingatkan pengendara untuk hati-hati dengan adanya keberadaan sarang tawon tersebut pada Sabtu, 10 April 2021 sore.
- Advertisement -

Pariwisata Nagari Batu Taba Semakin Bersolek, Laksma TNI Angkasa Dipua Resmikan Mushalla Fii Sabilillah

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,-Rangkaian kegiatan terpadu yang terdiri dari peresmian mushalla fii sabilillah, sunat masal, kegiatan bernuansa alek nagari berupa 'maarak galundi', makan bajamba, dan atraksi seni budaya lainnya telah berhasil dilaksanakan di Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan, Minggu (11/04).

Lagi Patroli, Polsek Pancung Soal Temukan Warga Asyik Main Judi

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Anggota Polsek Pancung Soal saat itu sedang melaksanakan patroli mendapatkan beberapa orang sedang asik bermain judi song atau remi disebuah warung. Tiga pelaku berhasil kabur sedangkan 2 pelaku ditangkap
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

Kukuhkan Pengurus Lokal Orari, Wako Sawahlunto: Solusi Sulitnya Jaringan Telekomunikasi

Sawahlunto, beritasumbar.com - Walikota Sawahlunto Deri Asta mengukuhkan pengurus lokal Organisasi Radio Amatir (Orari) Sawahlunto Sijunjung, Camping Ground Kandi, Minggu (14/3). Walikota berjanji akan membantu...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...
- Advertisement -