Berkedok Konsultan LPG, Marketing Ini Semakin Meresahkan

Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com – Aksi sekelompok orang yang mengaku sebagai konsultan gas LPG 3 Kg, semakin meresahkan warga. Pasalnya, mereka datang ke rumah – rumah mengaku akan memberikan penyuluhan mengenai penggunaan gas LPG 3 Kg, padahal sebenarnya mereka adalah marketing dari perusahaan regulator tabung gas.

Beberapa kali redaksi menemukan aksi mereka di beberapa Nagari di Kabupaten Limapuluh Kota, diantaranya Kecamatan Situjuah Limo Nagari dan Kecamatan Payakumbuh. Mereka datang berpasangan, mengaku konsultan atau sekedar meminta izin untuk memberi penyuluhan.

Namun dalam aksinya, mereka seolah menakut – nakuti orang kampung, mereka cari – cari kesalahan regulator resmi yang berstandar SNI dan akhirnya menawarkan produk mereka. Yang sangat meresahkan adalah mereka memberi kabar petakut bagi orang kampung, prediksi berbahaya dan akan segera meledak bila tak diganti dengan regulator miliknya.

Dalam praktek mereka juga ditemukan beberapa dokumen palsu, seolah – olah dari perusahaan resmi. Tetapi sebenarnya bodong. Penampilan mereka saja tidak selayaknya seorang konsultan, walau pun mereka memakai seragam berlogo gas LPG.

Pembaca diharapkan lebih berhati – hati bila rumahnya didatangi kelompok seperti ini, kalau perlu jangan diizinkan masuk. Ikutilah petunjuk resmi dari pemerintah dan gunakan regulator berstandar SNI.

Waspada Sales Regulator Selang !!!!

Berita serupa sudah pernah ada sebelumnya di pulau jawa yang mana di jajalkan barang dagangan berupa regulator selang yang katanya dari Elpiji.

Sasaran utama sales adalah masyarakat yang Notabene takut akan pemasangan Regulator pada tabung Gas ataupun kawatir dengan tabung Gas tersebut.

Perlu kita semua ketahui untuk fungsi dari semua Regulator dan selang baik yang di jual oleh sales yang katanya dari elpiji tersebut dan yang di jual di toko itu semua sama, elpiji atau Pertamina sendiri TIDAK ADA mengeluarkan Regulator dan selang khusus, tapi yang diajajakan oleh sales ini berdalih kalau apa yang mereka bawa dan yang di jual di toko-toko berbeda karena katanya aman dan langsung dari Elpiji.

Apa yang di praktekkan si sales di rumah-rumah masyarakat setempat yang katanya otomatis adalah semacam trik karena mereka mengetahui lebih fungsi dari regulator tersebut dibangdingkan dengan masyarakat awam yang kurang tau fungsi dari regulator tersebut.

Permasalahannya barang yang di jual di bandrol seharga 500 Ribu satu paketnya padahal jika di telusuri fungsi dari regulator yang mereka jajali sama dengan regulator yang di jual dipasaran seharga 120 Ribu satu paketnya.

Untuk melancarkan aksinya penjual mendemontrasikan pemakaian regulator dan selang tersebut, mengatakan regulator yang terpasang di rumah tidak aman, patut di ganti dan dimintai KTP serta KK agar masyarakat PERCAYA bahwa mereka memang dari Elpiji dan yang mereka bawa memang asli dari Elpigi.

Fungsi dari KTP/KK yang mereka minta adalah modus agar membeli produk mereka dengan dalih dijadikan anggota aman Elpiji, Santunan, garansi dan kontrol ulang sekali 3 bulan yang sebenarnya itu tidak akan pernah dilakukan, hanya sebagai pendorong ataupun minat agar consumen membeli dagangan mereka.

Memang sales ini dilengkapi dengan ID card (kartu pengenal) dan surat tugas sebagai pedukung ataupun cara agar dagangan mereka dibeli.

Catatan : jika ibu-ibu di rumah atau siapapun yang mereka temui di rumah Masyarakat yang memang ingin mendapatkan regulator dengan bentuk yang sama persis, itu bisa didapatkan di toko-toko yang memang menjual regulator tentunya dengan harga yang lebih murah dan fungsi yang sama. Kemudian soal regulator tanpa karet shield yang mereka sampaiakan itu memang sudah dimodifikasi dengan tambahan karet di dalam regulator. Karet yang didalam regulator tersebut seharga 10 Ribu dan bisa didapatkan di semua toko yang menjual regulator, dan untuk merek Elpiji pada regulator itu bisa diganti dengan merek yang lain. Semisalnya merek regulator Miyako, merek tersebutpun bisa di cabut dan diganti dengan merek elpiji. (frp)

loading...