27 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Beredar Informasi Ada Pulau di Jual, Ini Komentar LIMAPIA
B

Kategori -
- Advertisement -

Pariaman, BeritaSumbar.com,- Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan sebuah gabungan dari ribuan pulau yang menghampar dilintasan Khatulistiwa. Masing Sangat banyak pulau pulau kecil yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pemasukan masyarakat sekitar. Dengan kata lain mampu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Dalam beberapa hari belakangan ini kembali beredar informasi ada pulau di Kabupaten Kepulauan Mentawai dijual. Informasi itu beredar di website https://www.privateislandsonline.com/ , Seperti dikutip dari media online kumparan,

Penawaran dijualnya pulau yang berlokasi sekitar 25 kilometer sebelah utara Tuapejat itu ditampilkan dalam situs https://www.privateislandsonline.com/Dalam deskripsi penawaran di situs, Pulau Pananggalat salah satu pulau paling cantik untuk olahraga surfing di dunia. Dan juga menjadi rumah bagi hampir seluruh peselancar terkenal di dunia.Situs itu juga menuliskan bahwa jarak tempuh menuju pulau dengan mengendarai kapal cepat membutuhkan waktu 25 menit. Pulau itu bersebelahan dengan Pulau Karangmajat yang terdapat resort dan Villa Kandui.

Pulau A-Frames (nama asli, “Pulau Panangalat”) terletak 25 kilometer sebelah utara ibu kota Mentawai (Tua-Pejat) yang kita sama-sama tahu pulau tersebut sangat indah dan menarik bagi masyarakat yang mempunyai hobi berselancar dan selain itu pulau tersebut mampunya menjadi pulau yang menarik wisata dalam negeri maupun luar negeri untuk income daerah yang dikelola pemerintah dan dikembali kepada masyarakat sesuai Undang-undang 1945 pasal 33 ayat 3. Ujar Rahman dari LIMAPIA kepada BeritaSumbar.Com pada Rabu 10/2 pagi.

Rahman selalu sekum Lingkaran Mahasiswa Piaman (LIMAPIA) mengatakan UU 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil hanya memberikan masyarakat atau perusahaan diberikan kekuasaan untuk mengelola potensi-potensi alam tersebut bukan menjual karena itu semua akan berlawanan dan melemah konstitusi yang kita junjung tinggi dalam berbangsa dan bernegara.

Lalu ia menambahkan ketika pulau satu persatu mulai di bolehkan untuk diperjual belikan maka ada kemungkinan masyarakat yang tinggal baik di daratan dalam suatu pulau ataupun masyarakat yang tinggal di dekat pesisir pantai akan terkena dampak yang sangat merugikan baik cepat atau lambat. ” Ujarnya.

Aldino ketua LIMAPIA pun mengatakan sebaiknya pemerintah pusat dan pemerintah daerah melakukan upaya hal-hal untuk mengelola potensi pulau-pulau yang ada dibangsa ini dan bekerjasama dengan masyarakat sekitar untuk mengelola dan mempromosikan pulau tersebut menjadi banyak wisatawan yang berkunjung dan yang berujung mendapatkan keuntungan baik masyarakat maupun pemerintah daerah bukan dengan dijual pulau tersebut baik kepada warga negara asing ataupun kepada pihak swasta.

Rahman menutup statement memohon kepada bapak Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan bersama stahakeholder pemerintah pusat, menteri-menteri terkait. Serta pemerintah daerah dan dinasnya untuk mengelola dan mengembangkan potensi pulau yang ada di Indonesia khususnya pulau Frames (nama asli, “Pulau Panangalat”) terletak 25 kilometer sebelah utara ibu kota Mentawai (Tua-Pejat) bersama masyarakat untuk menghasilkan income pada masyarakat dan pemerintah. Rahman juga meminta kepada lembaga hukum segera memproses usut tuntas oknum yang diduga ingin menjual pulau tersebut baik untuk kepentingan pribadi maupun kelompok hal ini jelas telah melangkahi konstitusi kita dalam berbangsa dan bernegara.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img