24 C
Padang
Jumat, April 23, 2021
Beritasumbar.com

Anak, Bukan Pelampiasan Kemarahan Tapi Aset Masa Depan!
A

Kategori -

BeritaSumbar.com,-Anak adalah tunas, potensi dan generasi penerus cita-cita bangsa, memiliki peran strategis dalam menjamin eksistensi bangsa dan negara dimasa mendatang. Diharapkan mereka kelak dapat memikul tanggung jawab itu, maka
mereka perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara fisik, mental, sosial maupun spiritual, mereka perlu mendapatkan hak nya dengan baik.
Sebagian besar orang tua memilih sistem reward dan punishment, bila anak berbuat nakal maka orang tua akan menghukumnya. Akan tetapi hukuman yang sering kali dipilih adalah berupa hukuman fisik ketika anak melakukan kesalahan. Pengaruh media massa pada saat ini sangatlah
berperan pada terjadinya tindak kekerasan, yaitu mulai dari audio visual dan cetak, menyusupkan berbagai macam tindak kekerasan dalam sajian mereka. Dulu, masyarakat hanya dapat menyaksikan kekerasan ketika mereka dapat menonton televisi yang menayangkan tindak kekerasan.
Namun saat ini, setiap orang dapat menyaksikan tindak kekerasan dalam tayangan seperti berita kriminalitas, sinetron yang menayangkan adegan-adegan kekerasan dari orang tua yang menyiksa anaknya sendiri dalam mendidik anak maupun istrinya. Tayangan sinetron ini membuat masyarakat berkecenderungan untuk meniru apa yang mereka tonton untuk mendisiplinkan seorang anak melalui cara kekerasan.
Disamping pengaruh media massa, ada fenomena istilah pewarisan antar generasi sering ditemui di masyarakat. Dimana orang tua yang melakukan kekerasan terhadap anaknya, dimasa lalu pernah mengalami didikan seperti itu dari orang tua hingga didikan melalui kekerasan itu tertanam dalam dirinya dan kemudian dilakukan ketika mereka menjadi orang tua. Terjadinya kekerasan terhadap anak
dalam rumah tangga atau keluarga, akibat dari rapuhnya tatanan keluarga. Karakteristik tatanan keluarga yang rapuh diantaranya adalah ketidakmampuan orang tua dalam mendidik anak dengan sebaik-baiknya, yaitu tidak muncul nya perhatian, kelembutan dan kasih sayang orang tua terhadap anak. Ruang keluarga yang dihiasi oleh suasana pertengkaran, perselisihan dan permusuhan adalah sumber terjadinya kekerasan.
Laporan “Global Report 2017: Ending Violence in Childhood” mencatat 73,7 % anak Indonesia berusia 1–14 tahun mengalami kekerasan fisik dan agresi psikologis di rumah sebagai upaya pendisiplinan (violent discipline). Angka ini menunjukkan kekerasan pada anak di Indonesia masuk pada tahap memprihatinkan.
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Ratna Dewi Anggraini di Situbondo Jawa Timur, kekerasan terhadap anak memiliki dampak yang begitu menakutkan. Dampak kekerasan terhadap fisik, dampak kekerasan terhadap psikis dan sosial.
Dampak kekerasan terhadap fisik diperoleh temuan bahwa, dari kekerasan yang dialami seorang anak dampak yang dirasakan bisa berupa rasa sakit secara fisik yaitu luka-luka, benjolan ditubuhnya, memar, dan ada juga dampak yang dirasakan anak yaitu malu bertemu dengan orang lain. Dampak kekerasan terhadap psikis anak berupa sikap anak yang menarik diri dari lingkup rumah tangganya, kata-kata kasar yang selalu diterimanya itu menjadi kebiasaan sendiri untuk berbicara seperti itu. Yang paling menakutkan adalah anak memiliki rasa ketakutan yang tinggi sehingga akan mengasingkan diri dari orang banyak, jika kondisi ini dibiarkan terus menerus maka anak secara perlahan akan mengalami gangguan kejiwaan.
Masalah ini tentu memerlukan perhatian yang serius dalam menghadapi nya. Bagi orang tua diharapkan untuk lebih menahan diri tidak melakukan kekerasan terhadap anak. Banyak cara yang lebih manusiawi untuk mendidik generasi penerus yang menjadi harapan bangsa. Buang persepsi bahwa kekerasan terhadap anak bisa membuat anak lebih disiplin. Persepsi ini salah besar. Pemikiran primitif ini harus dihilangkan. Anak bukan peliharaan yang bisa dipukul untuk mengajarinya. Tetapi anak adalah aset masa depan keluarga. Pemerintah diharapkan juga melakukan sosialisasi pada masyarakat tentang pola asuh pada anak, sehingga dalam pengasuhan dan pendidikan tidak dikenal lagi yang namanya kekerasan!
Penulis: M. Ariful Fikri (Ketua PC Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Kota Payakumbuh)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Di Pimpin Dandim, Tim Safari Ramadhan Padang Pariaman Kunjungi Mushola At Taubah

Padang Pariaman, beritasumbar.com, Hari pertama pelaksanaan SR (Safari Ramadhan) Kabupaten Padang Pariaman secara serentak dilepas keberangkatannya menuju Masjid dan Mushola yang telah ditetapkan yang tersebar di 17 Kecamatan yang ada di Padang Pariaman.
- Advertisement -

Dipimpin Rektor UIN Imam Bonjol TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Muttahiddin

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Hari ke lima Ramadhan, Tim Safari Ramadan (TSR) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang dipimpin oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Eka Putra Wirman mengunjungi Masjid Muttahiddin Parambahan yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz, Sabtu (17/04).

Hadiri Vaksinasi Kedua, Wawako Erwin Yunaz Ajak Warga Selalu Patuhi Prokes

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Setelah dilaksanakan vaksinasi covid-19 pertama pada tanggal 23 Maret 2021 yang langsung disaksikan oleh walikota Riza Falepi, tepat pada hari Selasa (20/4/2021) kembali dilaksanakan proses vaksinasi kedua yang bertempat di gedung Himpunan Bersatu Teguh (HBT), kelurahan Nunang Daya Bangun, kecamatan Payakumbuh Barat.
- Advertisement -

Bersama Pertamina, Pelaku UMKM Payakumbuh Ikuti Workshop Digital

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wakil Wali Kota Erwin Yunaz membuka secara resmi kegiatan UMKM Rendang Go Digital dalam Rangka Workshop Re-Branding Product Berbasis E-Commerce yang berlokasi di Sentra IKM Randang Kota Payakumbuh, Selasa (20/4).

Pengurus Karang Taruna Se-Kota Padang Panjang Sepakat Laksanakan Pesantren Leadership Ramadhan

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,- Permasalahan sosial yang muncul di tengah masyarakat tidak dapat dipungkiri salah satunya juga disebabkan karena pemuda itu sendiri. Masih banyaknya pemuda yang tidak bisa menentukan arah masa depannya secara jelas, terkadang membuat mereka mengambil jalan pintas yang berujung pada tindakan kriminal, seperti mengonsumsi Narkoba dan prilaku yang mengganggu ketertiban umum lainnya.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -