28.4 C
Padang
Rabu, Agustus 4, 2021
Beritasumbar.com

Amir Roez feat Ocka Sampaikan Pesan Perdamaian untuk Dunia Lewat Rilis Lagu Seperti Waktu
A

Kategori -

Jakarta (BeritaSumbar.com) – Pandemi Covid-19 masih terjadi hingga saat ini, wabah tersebut juga menimbulkan prasangka dan rasa saling curiga yang berujung pada caci maki, baik antara individu maupun kelompok tertentu. Tak ingin kondisi tersebut memberi efek negatif pada psikologis masyarakat, Amir Roez featuring Ocka memberi pesan perdamaian melalui lagu terbaru berjudul Seperti Waktu, dirilis pada Rabu, 7 Juli 2021 di kanal YouTube Sembilan Production Official.

Amir Roez saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Rabu (7/7/2021) mengatakan, “Salah satu cara untuk menyerukan perdamaian adalah melalui kesenian yang tak jemu-jemu untuk mengajak saling memahami perbedaan dan menerima kenyataan bahwa kita tengah bernasib sama saat ini dengan adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Satu andil seniman adalah dengan karya seninya. Lagu Seperti Waktu saya tulis dan nyanyikan bareng Ocka, putri kandung saya, Sarjana Filsafat dari Universitas Indonesia. Lagu tersebut sudah tersedia di berbagai platform musik digital sejak 26 Juni 2021.”

“Proses kreatif penggarapan lagu Seperti Waktu dengan membuat melodi lagunya terlebih dahulu, sebelum liriknya ditulis. Setelah melalui revisi lirik beberapa kali, baru kami merasa rasa pas antara pesan lagu dengan musiknya,” kata Amir Roez.

Mendengar nama Amir Roez tentu sudah tidak asing lagi bagi para pecinta musik. Penyanyi Rock dari era 80-an tersebut pernah jadi Juri Karaoke World Championship (KWC) 2020, dan Juri FLS2N Solo Vokal SMA Tingkat Nasional 2013 – 2017. Amir Roez juga pernah jadi pengisi soundtrack beberapa film layar lebar, seperti; Macan Kampus, Catatan si Boy 2, Kristal-Kristal Cinta, dan lainnya. Lagu Goyang Dunia yang dirilis Amir Roez masuk dalam 13 Tembang Unggulan 1990 yang dikompilasi oleh label musik Team. Serangkaian karya lagu lainnya yang pernah dirilis Amir Roez turut jadi sejarah tersendiri bagi perkembangan musik di Tanah Air.

Saat ini Amir Roez dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Divisi Program di Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Provinsi DKI Jakarta, dan juga jadi Staff Ahli Vocal di Gladiresik Music Lab. Amir Roez, serta aktif melahirkan karya-karya lagu terbaru di project pribadinya melalui label musik yang ia dirikan, Sembilan Production. Mantan vokalis Elpamas tersebut baru saja membentuk grup band CRID bersama Toto Tewel (Elpamas) dan Mando (eks GrassRock).

Pada kesempatan yang sama, Ocka mengatakan lagu Seperti Waktu terinspirasi dari musik Falling in Between dari Toto, sedangkan liriknya ter-inflame dari lagu As yang dinyanyikan Stevie Wonder.

“Lagu Seperti Waktu ditulis karena melihat banyaknya isu perbedaan yang disampaikan dengan intensi kebencian, hingga memupuk ‘pendidikan kebencian’, mulai dari kelompok-kelompok terkecil, seperti keluarga. Ketidakadilan dan kejahatan yang dilakukan oleh ‘oknum’ digeneralisir untuk membenci sebuah ras, suku, maupun agama. Hal ini sangat mengkhawatirkan, dimana kita hidup di negara yang masyarakatnya sangat beragam. Hingga muncul banyak pertanyaan ‘Mengapa Kau biarkan mereka saling mencaci memaki?’ Adalah sebuah pertanyaan reflektif kepada diri sendiri,” kata Ocka.

Ocka juga mengatakan, “Oleh karena itu, lagu Seperti Waktu kami tulis untuk mengajak kita semua untuk tidak saling membenci. ‘Hingga hanyalah cinta yang tersisa’ adalah penggalan liriknya yang menyuarakan sebuah tujuan atau misi kedamaian di seluruh penjuru. Walau terdengar sangat utopis namun setidaknya mampu menggerakkan sebagian kecil dari kelompok manusia.”

Seperti dijelaskan Ocka, Seperti Waktu dijadikan sebagai judul lagu tersebut berfilosofi pada waktu, karena waktu mutlak berjalan maju, tidak pernah off-tempo, tidak pula bisa mundur. Waktu yang selalu ikhlas berjalan dan ‘mengerti kapan ia harus berganti’ adalah yang ia pahami sebagai pesan untuk memupuk kedamaian secara sadar dan ikhlas di setiap hati manusia.

Selanjutnya Amir Roez mengatakan, “Lagu Seperti Waktu bergenre musik rock dengan sedikit sentuhan progresif, agar pesan lagunya bisa lebih tersampaikan dengan balutan musik genre tersebut. SemangArt-nya lebih terasa. Sudah menjadi darah daging saya di genre rock, juga saya dedikasikan hidup untuk musik rock, khususnya.”

“Saya Aamiin kan dulu ini, semoga lagu Seperti Waktu bisa mendunia, aamiin. Release dengan versi English-nya bisa aja dan selalu relevan di masa apapun sebetulnya,” kata Amir Roez.

Lagu Seperti Waktu dari Amir Roez feat. Ocka ada di video berikut ini:

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Penandatangan Kontrak Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji Padang Panjang Barat Terlaksana

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_ Setelah Sukses Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kelas Baru MTsN Kota Padang Panjang dua hari yang lalu di Mushalla Kampus II MTsN Kota Padang Panjang, kembali dilaksanakan Penandatangan Kontrak Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji Kecamatan Padang Panjang Barat antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kankemenag Kota Padang Panjang dengan Pemenang Tender dan Pengawas yang disaksikan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat,
- Advertisement -

Penandatangan Kontrak Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji Padang Panjang Barat Terlaksana

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_ Setelah Sukses Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kelas Baru MTsN Kota Padang Panjang dua hari yang lalu di Mushalla Kampus II MTsN Kota Padang Panjang, kembali dilaksanakan Penandatangan Kontrak Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji Kecamatan Padang Panjang Barat antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kankemenag Kota Padang Panjang dengan Pemenang Tender dan Pengawas yang disaksikan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat,

Unit Pemberantasan Pungli Kota Payakumbuh laksanakan Sosialisasi Pencegahan Pungli dan Gratifikasi bagi ASN dan Penyedia/Rekanan

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Kota Payakumbuh mengadakan sosialisasi pencegahan pungli dan gratifikasi dalam pengadaan barang dan jasa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta bagi penyedia/rekanan yang bekerjasama dengan Instansi di Pemerintah Kota Payakumbuh yang digelar di Aula Ngalau Indah lantai 3 Kantor Wali Kota Payakumbuh, Rabu(28/7).
- Advertisement -

Qori Lestari Semangati Masyarakat Jalani PPKM Lewat Rilis Lagu Jangan Menyerah

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat Qori Lestari tersentuh dan terinspirasi menulis lagu Jangan Menyerah. Dokter cantik asal Kota Bandung tersebut ingin menyemangati masyarakat Indonesia dalam menjalaninya.

BNPT dan YHPB bersama Pemuda-Mahasiswa Berikan Bantuan pada Mahasiswa Perantauan dan Masyarakat Terdampak Covid-19

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) bekerjasama dengan Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa (YHPB) membuat gerakan bakti sosial, bertajuk ‘Pemuda dan Mahasiswa Bergerak untuk Indonesia Harmoni: Bakti Sosial kepada Mahasiswa Perantauan se-Indonesia di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek), dan masyarakat terdampak pandemi Covid-19’.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Qori Lestari Semangati Masyarakat Jalani PPKM Lewat Rilis Lagu Jangan Menyerah

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat Qori Lestari tersentuh dan terinspirasi menulis lagu Jangan Menyerah. Dokter cantik asal Kota Bandung tersebut ingin menyemangati masyarakat Indonesia dalam menjalaninya.

CRID feat Anto Baret Rilis Lagu Honocoroko, Maknai Kesetiaan Hidup Bernegara Saat Hadapi Pandemi

Asal mula aksara Jawa yang dikenal dengan sebutan Honocoroko terdapat dalam legenda Ajisaka. Kisahnya yang mengharukan bisa menjadi bahan edukasi bagi mental bangsa dalam kesetiaan hidup bernegara, apalagi di situasi pandemi saat sekarang ini. Di momen penyambutan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, grup band CRID feat Anto Baret mengangkat mitologi tersebut di lagu terbaru mereka yang berjudul Honocoroko, soft lauching-nya akan dilakukan di acara tumpengan kecil pada Minggu, 18 Juli 2021 di Jalan Kalipasir No. 16 Cikini, Jakarta Pusat.

AM Kuncoro Rilis 3 Karya Lagu dari 3 Genre Musik di Bulan Juni 2021

Karya lagu biasanya terlahir dalam genre musik tertentu. Setiap genre musik memiliki pangsa pasarnya tersendiri. Seorang penikmat musik bisa saja menyukai lebih dari satu genre musik. Membaca peluang tersebut, AM. Kuncoro, Vokalis grup band Heniikun Bay akan merilis 3 lagu dari 3 genre di bulan Juni 2021 pada stasiun radio berbagai kota di Indonesia.

Prima Founder Records Gelar Jumpa Pers OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno

Kepiting Tapal Kuda dikenal masyarakat Jawa dengan nama Mimi Mintuno. Mereka memfilosofikan Mimi Mintuno sebagai sepasang hewan sejoli yang saling setia sehidup semati. Filosofi tersebut jadi budaya tersendiri bagi masyarakat Jawa, termaktub dalam doa pada saat prosesi pernikahan, "Dadio pasangan koyo mimi lan mintuno", artinya "Jadilah pasangan yang awet dan setia seperti mimi dan mintuno”.

AM Kuncoro bersama Steven & Tege Coconut Treez Siap Lestarikan Bahasa Daerah Lewat Lagu Mimi Mintuno Tresno

Sebuah lagu juga dapat menjadi media dalam pelestarian bahasa daerah untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya. Seperti Mimi Mintuno Tresno, lagu yang ditulis dan dinyanyikan oleh AM. Kuncoro berkolaborasi dengan Steven & Tege, dua personal Coconut Treez, grup musik reggae legendaris Indonesia yang popular dengan lagu Welcome to My Paradise.

The Bungsu Optimis Rilis Single Perdana Setelah 16 Tahun Berkiprah

The Bungsu bukanlah nama baru di peta musik Tanah Air. Grup band tersebut sudah 16 tahun menjajal berbagai panggung hiburan di Bandung, kota asalnya. Berbekal kematangan dari menjalani proses bermusik, The Bungsu optimis merilis single perdananya yang berjudul 'Cinta Sebelah Mata' pada Kamis, 27 Mei 2021 di kanal YouTube Ruangkreasi TV.

Prima Founder Records Buka Casting Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno

Songbanyu, sebuah desa terpencil yang terletak di ujung timur Provinsi Yogyakarta memiliki keindahan alam yang begitu mempesona. Melihat potensi yang dimiliki oleh desa tersebut, Prima Founder Records mengangkat kearifan lokal yang dimilikinya ke dalam web series yang berjudul Mimi Mintuno – The Story of Tresno, casting-nya resmi dibuka dari tanggal 12 - 23 Mei 2021 untuk para pegiat seni peran di seluruh Indonesia.

Alex Yunggun Produseri Sendiri Single Solo Perdananya ‘Painting of Beauty’

Alex Yunggun, remaja berusia 16 tahun asal Kota Yogyakarta punya selera dan imajinasi unik dalam menulis lagu, seperti pada lagu Painting of Beauty yang akan menjadi single solo perdananya. Alex Yunggun akan take vokal lagu tersebut pada pada Senin, 31 Mei 2021 di Yogyakarta.

Andre Gustian Vokalis Lochness Rilis Single Solo Perdana Gadisku, Karya Yoni Dores Penulis Lagu Nike Ardila

Andre Gustian, Vokalis grup band Lochness dipercaya Yoni Dores, adik kandung Deddy Dores untuk menyanyikan karya lagunya yang berjudul Gadisku. Lagu tersebut jadi single perdana Andre Gustian, dirilis pada Kamis, 20 Mei 2021 di channel YouTube Bintang Delapan Production.

AM Kuncoro Vokalis Heniikun Bay feat Steven & Tege Coconut Treez Bakal Rilis Ulang ‘Mimi Mintuno Tresno’

AM. Kuncoro, Musisi asal Kota Yogyakarta makin mendapat pengakuan di industri musik Tanah Air. Karya lagunya yang berjudul Mimi Mintuno Tresno dipercaya jadi soundtrack film serial Mimi Mintuno. Untuk versi soundtrack film tersebut, lagu Mimi Mintuno Tresno digarap ulang oleh AM. Kuncoro bersama dua musisi reggae legendaris Indonesia, Steven dan Tege Coconut Treez, proses recording dan syuting videoklipnya akan dilakukan pada 28 - 30 Mei 2021 di Yogyakarta.
- Advertisement -