LimapuluhKota,BeritaSumbar.com,- Jalur lalu lintas Sumbar menuju Riau di Limapuluh Kota Semenjak Senin 9/12 malam sampai Selasa 10/12 pagi sempat terganggu. Beberapa ruas jalan tertimbun material longsor.

Dari Laporan personil Polres Limapuluh kota dilapangan ada beberapa titik longsor malam tadi. Dan kejadian dengan waktu berbeda. Sekira jam  19.00 wib longsor terjadi di Km 164 Simpang Tiga Nagari Koto Alam, Longsor menimbun sebahagian badan jalan sepanjang 8 meter dengan ketinggian 5 meter. Sekira pukul 21.30 wib jalan sudah bisa kembali dilalui dengan sistem buka tutup.

Sekira pukul 23.00 Wib terjadi Longsor di Jl Negara Sumbar Riau KM 156 JR.Sp.tiga Nag Koto Alam Kec Pangkalan Koto Baru .Badan jalan tertimbun Longsor Sepanjang 7 M dan tinggi 5 M dan merobohkan Tiang listrik diatas badan jalan. Tiang listrik tumbang melintang badan jalan. Setelah dilakukan pembersihan badan jalan dengan alat berat dan di bantu pihak PLN membenahi jaringan listrik yang tumbang,jalan kembali bisa dilewati.

Namun guyuran hujan yang tidak ada henti sebelum pagi menjelang berakibat longsor kembali terjadi sekira jam 02.00 wib. Titik longsor di Jl.Negara Sumba-Riau Km 158 .Jr Sp Tiga Nag Koto Alam Kec Pangkalan Koto Baru Kab 50 Kota tanah menimbun Badan jalan sekitar sepanjang 7 M dan tinggi 4 M.

Baru usai pembersihan material longsor di titik ini, sekira jam 04.30 wib longsor kembali terjadi di KM 160. Material menimbun Badan jalan sepanjang 50 M.dengan tinggi 2 M.dan Menimbun 1 Mobil Truk Nisan,1 Mobil Truk Colt Diesel dan 1 Unit Mobil Minibus APV. Arus lalulintas tertutup total.

Sampai pagi Selasa petugas membersihkan jalur dan membantu evakuasi kendaraan tertimpa material longsor tersebut. Menurut informasi yang didapat beritasumbar ada 2 orang penumpang mobil APV menjadi korban longsor subuh tadi.

Ardi. 56 th, suku tanjung, tani, kayu pontong kecamatan  Matur kab Agam, mengalami bahu sebelah kanan sakit, dan Maulud Nasution, 24 th, batak, alamat jl pipa air bersih Duri, Kabupaten Bengkalis Riau hp 085214952031, mengalami mata lembam kabur, korban sudah dibawa ke puskesmas Tanjung Pati kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota untuk mendapatkan perawatan.

Saat ini kondisi jalan sudah kembali bisa dilalui. Dari pantuan awak media Luak Limopuluah dilapangan jalan diberlakukan buka tutup karena alat berat masih terus membersihkan sisa sisa material longsor di badan jalan.

Untuk itu Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo melalui Kanit Turjawali, Ipda Ariman Sural menghimbau pengguna jalan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di jalan terutama di lokasi rawan bencana. (*)

loading...