Pangkalpinang – TNI dan Polri mengerahkan 1.900 personel untuk mengamankan kunjungan kerja dua hari Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Saat ini sekitar 600 personel TNI-Polri sedang mengamankan kunker Presiden Jokowi di beberapa daerah di Pulau Belitung,” kata Komandan Korem 045 Garuda Jaya, Kolonel (Inf) Murlin Muryadi di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia menyebutkan, sisanya sebanyak 1.300 personel TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan pengamanan di Kota Pangkalpinang, Pulau Bangka.

“Saat ini personel yang disiagakan di Kota Pangkalpinang sedang melakukan simulasi pengamanan di titik-titik yang akan dikunjungi Presiden Jokowi beserta rombongan,” ujarnya menambahkan.

Agenda Presiden Jokowi di Pulau Belitung pada Sabtu pagi adalah meresmikan Pelabuhan Tanjung Batu di Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, dilanjutkan dengan meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kemaritiman juga di Tanjung Batu.

Presiden Jokowi juga diagendakan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bagi 33 orang perwakilan warga di Manggar, Kabupaten Belitung Timur.

“Sekitar pukul 15.00 WIB Presiden Jokowi beserta rombongan dijadwalkan tiba di Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Ia menambahkan agenda kunjungan kerja Presiden Jokowi di Kota Pangkalpinang atau di Pulau Bangka pada Sabtu sore dan malam hari di antara berbuka puasa secara pribadi, shalat Tarawih dan istirahat di Hotel Novotel.

Pada Minggu (21/6) pagi Presiden dijadwalkan membagikan KIP, KIS dan KKS di Kelurahan Tua Tunu, Kota Pangkalpinang dan meninjau sejumlah pabrik pengolahan bijih timah (smelter) di kota itu sebelumnya bertolak ke Jakarta.

“Saat ini pengamanan kunker Presiden Jokowi di Pulau Belitung aman kondusif dan terkendali dan mudah-mudahan pengamanan di Pulau Bangka juga berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.

 

(Ant/rfk)