Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Polres Limapuluh Kota himbau masyarakat untuk hati hati atau waspada dengan tamu yang tidak dikenal. Modus tindak kejahatan saat ini bermacam macam cara. Salahsatunya mehipnotis korban.Diduga Pelaku mengincar kaum perempuan yang suka memakai perhiasan emas.

Saat ini ada laporan masyarakat pelaku tindak kejahatan dengan hipnotis mengelabui warga dengan memakai seragam mirip Bhayangkari (Seragam istri Polisi, red). Hal ini diduga kuat untuk meyakinkan korbannya.

Sejumlah warga di wilayah hukum Polsek Guguak Polres Limapuluh Kota menjadi  korban tindak kejahatan dengan modus ini. pelaku datang menawarkan program perawatan tubuh seperti lulur.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Haris Hadis melalui Kapolsek Guguak, Iptu. M. Arvi mengatakan bahwa korban dari wanita tersebut adalah sejumlah ibu-ibu memakai perhiasan yang tengah duduk-duduk didepan rumah. Diduga pelaku yang masih diburu tersebut mengincar korban yang lengah dan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal.

”Yang digunakan pelaku bukanlah baju Bhayangkari, hanya mirip, sebab tidak ada lambang Bhayangkarinya. Modus pelaku dengan cara melulur badan korban dengan lotion kemudian melucuti perhiasan yg ada di tangan. ” sebutnya di Grup WhatsApp.

Mantan KBO Reskrim Polres Limapuluh itu juga meminta bantuan sejumlah pihak jika melihat atau mengetahui ada kegiatan yang mencurigakan akan berdampak tindak kejahatan untuk melaporkan ke Polisi terdekat. Dan mengharapkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan di sekitar tempat tinggal masing masing. Jika ada yang mencurigakan segera beritahukan perangkat kampung dan masyarakat sekitar atau pihak kepolisian terdekat(*)