Walikota Padang, Mahyeldi lakukan peninjauan lokasi kebakaran di Pasar Ateh Bukittinggi

Bukittinggi— Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo lahir di Agam. Cukup banyak kisah yang tak terlupakan bagi Mahyeldi di Pasar Ateh. Terbakarnya pasar tersebut membuat Mahyeldi sedih.

Mahyeldi bersekolah di SMA 1 Bukittinggi. Saat di bangku sekolah, Mahyeldi kerap mengunjungi Pasar Ateh. Baginya, Pasar Ateh merupakan tempat melepaskan rasa letih setelah menimba ilmu di sekolah.

“Ketika SMA, Pasar Ateh ini sering kami kunjungi,” ujar Mahyeldi, Senin (30/10).

Pasar Ateh juga menjadi tempat belajar bagi Mahyeldi. Dulu, Mahyeldi kerap bertemu turis asing. Saat itu pula Mahyeldi mengeluarkan kemampuan berbahasa Inggrisnya.

“Kami menemui turis untuk praktek bahasa Inggris,” terangnya.

Tak heran jika Mahyeldi cukup bersedih melihat Pasar Ateh terbakar hebat, Senin (30/10) tadi. Tempat yang dulu selalu ia kunjungi dan mempraktekkan ilmu yang didapatnya di sekolah kini telah menjadi abu. Itu pula sebabnya Walikota Padang langsung meluncur ke lokasi ketika mendengar pasar ini terbakar.

Mahyeldi berharap, setelah ini Pasar Ateh kembali bangkit. Serta kembali menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Semoga ke depan lebih baik,” harap Mahyeldi.rilis/ul