Hanafi, Pelukis Internasional asal Purworejo, Jawa Tengah, saat menyampaikan materi di Workshop Artistik. (Dok. Istimewa)

PADANG – Hanafi, Pelukis Internasional asal Purworejo, Jawa Tengah, diundang ISI Padangpanjang untuk memberikan Workshop Artistik. acara bertepatan dengan Dies Natalis kampus seni itu.

“Kami ingin meningkatkan kemampuan mahasiswa. Artistik sudah menjadi peminatan tapi perlu didukung sentuhan dari orang yang berkompeten di bidangnya,” komentar Dekan Seni Pertunjukan ISI Padangpanjang, Dr. Erlinda di Studio Teater kemarin (14/11).

Workshop diikuti oleh 40 mahasiswa. Mereka merupakan mahasiswa jurusan teater.

“Kita ingin mahasiswa menyadari pentingnya artistik dalam meningkatkan level pertunjukan,” ujar Kepala Prodi Jurusan Teater Meria Eliza, S.Sn, M.Sn. di tempat yang sama.

Hanafi melakukan simulasi pengajaran dengan menggunakan properti yang ada. Ia ingin peserta bisa pentas dalam situasi apa saja.

“Seni yang baik itu berfungsi untuk apa saja. Kalau hanya untuk satu hal saja, itu propaganda,” ujar perupa yang mendirikan Studi Hanafi di Depok Jawa Barat ini.

Ia memperlihatkan bagaimana mengolah panggung di dalam dan luar ruang. “Tugas kita sebagai creator mengagetkan penonton bahkan sebelum pementasan dimulai,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung sampai hari ini (15/11). Para peserta terlihat semangat mengikuti workshop ini karena langsung melakukan praktek membuat cetak biru. Termasuk, membuat proposal dengan bentuk panggung yang lengkap apabila pertunjukan diadakan di luar ruang.

“Kami akan lanjutkan ini di workshop berikutnya,” ujar Enrico Alamo S.Sn, M.Sn, Sekretaris Jurusan. Bahkan, bukan tidak mungkin Hanafi akan kembali diundang. “Cara memberikan pelajaran menarik minat peserta,” tambahnya.

Dalam workshop itu, Hanafi didampingi S Metron Masdison dalam memberikan materi.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)