Tradisi menyambut bulan suci ramadhan

warga jorong koto gadang, nagari simawang, kecamatan rambatan, kabupaten tanah datar, sumatera barat, mengadakan pengajian setiap tahunnya.

Sabtu 04 Mei 2019, Dalam Rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan Tahun 1440 H. Pengurus mushola nurul iman talago pulai dan pengurus remaja mengadakan pengajian dan sekaligus makan bersama

Pengajian ini dilakukan setelah sholat magrib, di isi oleh ustad Rio Saputra yang berasal dari batu taba. Masyarakat memanfaatkan momen sehari atau dua hari sebelum memasuki bulan puasa untuk berkumpul dan berbondong bersama sama ke mushola untuk mendengarkan pengajian

Syafrizal, salah seorang pengurus remaja mushola mengatakan 5 tahun sebelum ramadhan ini makan bersama tidak lagi diadakan di mushola karena kebanyakan pemuda pemudi banyak yg merantau sehingga budaya dari nenek moyang terputus begitu saja, perkembangan dan semangat pemuda pemuda pun sudah hilang, makanya dari itu kami bersama pengurus remaja memberikan usulan kepada pembina untuk mengadakan nya lagi, alhamdulillah kami tetap mengadakan makan bersama dengan masyarakat untuk meneruskan kembali tradisi nenek moyang kami, ujar syafrizal

Acara makan bersama ini bukan hanya di lakukan bersama keluarga saja namun juga bisa dilakukan dengan pemuda pemudi atau di sebut dengan remaja masjid.

Di dalam makan bersama ini biasanya ada satu momen untuk saling meminta maaf untuk mempersiapkan diri menuju bulan puasa yang suci.

Hampir semua ibu-ibu membawa hidangan dari rumahnya masing-masing dengan menu yang berbeda-beda. Ada ayam, ikan, daging serta sayur dan masakan kampung lainnya.

Chairuddin Rasyid, salah seorang pengurus mushola nurul iman talago pulai, jorong koto gadang mengatakan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang dinanti-nantikan oleh para umat Muslim di seluruh dunia. Meskipun harus puasa selama sebulan penuh, Ramadhan adalah momen dimana begitu banyak pahala yang akan didapatkan bagi mereka yang mampu menjalaninya. Acara tersebut bertujuan untuk memperkokoh hubungan silaturahmi antar sesama warga

Laporan irsad