Kepala Basarnas Pontianak Slamet Riyadi memaparkan proses pencarian pesawat AirAsia QZ8501 di Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (28/12). (Antara/Jessica Helena Wuysang)

TK Pembina Kota Payakumbuh yang mewakili Provinsi Sumatera Barat dalam Lomba Usaha Kesehatan sekolah (UKS) 2013, masuk nominasi enam besar nasional. Kemungkinan menjadi yang terbaik di Indonesia, masih terbuka lebar. Pihak Kemendikbud RI, baru akan mengumumkan pemenang lomba ini dalam acara Festival Kreatif Siswa Tentang UKS Nasional dan Penganugerahan Pemenang UKS di Sentul, Bogor, 17-19 September 2013.

Staf Ahli Walikota Payakumbuh Drs. Edvianus, didampingi Kasubag Pendidikan dan Kebudayaan Dra. Hj. Adriati, selaku Pembina UKS Kota Payakumbuh, di Balaikota di Bukik Sibaluik, Kamis (12/9), menginformasikan, keinginan untuk menjadi yang terbaik itu cukup tinggi. Pasalnya, saat tim pusat berkunjung ke TK Pembina di Kelurahan Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat, Juni lalu, signal untuk itu cukup kuat.

 

Payakumbuh akan mengirim tiga utusan dalam kegiatan Festival Kreatif Siswa Tentang UKS Nasional dan Penganugerahan Pemenang UKS. Mereka adalah Kepala TK Pembina Yulisumarni, S.Pd, Aud, dan dua Pembina UKS Payakumbuh Edvianus dan Adriati.

Tim Penilai Pusat, menurut Edvianus, cukup bangga melihat langsung kemampuan guru dan bocah TK dalam mengaplikasikan seluruh mata pelajaran di sekolah TK tersebut. Selain itu, dukungan masyarakat setempat terhadap pembinaan TK Pembina sangat tinggi, sebutnya.

Dikatakan, gelar juara merupakan incaran seluruh kompetitor. Tapi, selain itu, tujuan pemko bersaing dalam UKS, menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, bersih atau berwawasan lingkungan yang berkelanjutan. Makanya, sedari dini, kesehatan murid TK dan lingkungan sekolah harus tertata rapi dan sehat. Kebiasaan hidup yang sehat sejak kecil, akan menjamin kehidupan yang lebih sehat ke depan. Dampaknya, di tubuh yang sehat akan tumbuh jiwa dan fisik yang kuat dalam menciptakan pendidikan berkualitas.