jambore pkk

Sawahlunto,Beritasumbar.com-Lapangan perkemahan terpadu Kandih Sawahlunto dipadati kaum ibu. Mereka berkumpul di sini dalam rangka jambore PKK se Sumatera Barat.Kamis 4/8 acara jambore resmi di buka oleh Mensos RI Kofifah Indar Parawansa

Hadir pada acara tersebut Wakil Gubernur Sumatera Barat H. Nasrul Abit, Walikota Sawahlunto Ali Yusuf bersama sejumlah kepala daerah, Ketua TP PKK Sumatera Barat Ny. Nevi Irwan Prayitno, para Ketua TP PKK Kabupaten dan Kota se Sumbar.

Kepada para kader PKK se Ranah Minang, Menteri asal Jawa Timur itu itu berpesan, permasalahan sosial seringkali diawali dari keluarga. Jika keluarga tidak menyiapkan anggota keluarganya untuk menanamkan nilai nilai luhur agama, maka kelak anggota keluarganya akan mudah terseret kepada masalah masalah sosial. “Ajarilah anak anak kita shalat, sesungguhnya shalat itu bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar. Jika anak anak kita shalatnya benar, maka Narkoba itu akan jauh dari perilakunya,” kata Ketua DPW Fatayat NU Jawa Timur ini seperti di lansir wartaandalas.com.

Meski sesungguhnya menurut Alquran, tugas menanamkan nilai nilai luhur ini adalah tugas bapak bapak, namun dalam prakteknya justeru menjadi tugas kaum ibu. Oleh karena itu, kepada semua kader PKK Kofifah berpesan agar membangun baiti jannati. Jika setiap keluarga mewujudkan baiti jannati, maka persoalan sosial bakal berkurang. Dan untuk itu, kaum bapak juga harus mendukung dengan sepenuh hati. Jika tidak ada dukungan kaum bapak, tentu baiti jannati sulit diwujudkan dalam sebuah keluarga.

Sementara Wagub Nasrul Abit menyebutkan, Sumbar saat ini darurat Narkoba. Oleh karena itu semua kampung di Sumatera Barat menyatakan perang terhadap Narkoba. Sedangkan Wako Sawahkunto Ali Yusuf menyatakan sikapnya mendukung pariwisata Sumbar melalui pelestarian warisan budaya kota Sawahlunyo. “Kami semua kabupaten dan kota mendukung upaya Pemprov Sumbar untuk mengembangkan sektor pariwisata,” katanya.

Jambore PKK terpadu itu rencananya akan digelar selama tiga hari mulai 4 Agustus 2016. Diikuti oleh 19 TP PKK dari kabupaten dan kota.(WA)