Payakumbuh – Pembangunan pelebaran dua jalur Jalan Sudirman Payakumbuh, pengaspalannya direncanakan baru akan tuntas dan rampung di tahun 2016 mendatang. Sementara, pembangunan trotoar berlantai keramik dan saluran drainase pada kedua sisi badan jalan sudah rampung dikerjakan, November lalu. Sekarang ini, kedua jalur badan jalan tersebut sudah lebih lebar, dari kondisi awal 6 meter menjadi antara 8 hingga 10 meter.

Kepala Dinas PU Payakumbuh Marta Minanda, ST, MT didampingi Kabid Binamarga H. Zul Arman, ST, di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, menginformasikan, Kàmis (10/12), pelebaran jalan protokol itu pekerjaannya termasuk cukup panjang, memakan waktu tiga tahun anggaran.

Tahun pertama, dimulai 2013, baru membebaskan sebagian lahan dan bangunàn warga. Waktu itu pemko menggelontorkan dana lebih kurang Rp3 Miliyar untuk kegiatan tersebut.

Di tahun kedua, 2014, Dinas PU memulai pekerjaan pelebaran dari Simpang Kaning Bukik sampai ke Balai Cacang, sepanjang 900 meter. Selain itu, juga membebaskan tanah dan bangunan tersisa. Untuk kedua kegiatan itu, menyedot dana APBD sebesar Rp13 Miliar, dengan rincian Rp9 Miliar pembebasan tanah dan bangunan Rp4 Miliar.

Pada tahun 2015, berlanjut dengan pekerjaan pelebaran jalan, dari Balai Cacang sampai ke Koto Baru Balai Janggo dan di depan eks kantor bupati sepanjang 1,2 Km, dengan dana tersedia Rp7,7 Miliar.

Di depan eks kantor bupati itu, selain dihiasi taman, juga dilengkapi dengan bangku-bangku dan Wifi gratis buat publik yang menikmati keramaian kota sepanjang siang dan malam. Wifi gratis tersebut disediakan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Payakumbuh.

Menurut Kabid Binamarga Zul Arman, tahun 2016, Dinas PU sudah menganggarkan dana Rp2 Miliar lebih, untuk pengaspalan jalan dimaksud. Direncanakan pekerjaannya sudah bisa dimulai Februari mendatang. Sehingga ruas Jalan Sudirman sampai ke Tanjung Anau di batas kota, makin mulus, katanya